Insight Talenta

Pengaruh Penerapan dan Contoh Program Kerja Pada Perusahaan

Contoh Program Kerja seperti apa yang baik untuk keberlangsungan suatu perusahaan? Apa Anda sering diminta untuk membuatnya? Namun tidak mengerti bagaimana langkah untuk memulainya? Tenang saja, pada artikel ini akan dikupas lebih mendalam seputar penerapan program kerja

program kerja perusahaan

Definisi

Jika Anda bekerja di perusahaan atau dikantor pasti tak asing lagi dengan istilah program kerja atau sering disingkat dengan proker. Program kerja adalah rencana sistematis yang ditempuh untuk membuat tujuan tertentu dalam suatu organisasi dengan rentang waktu yang sudah ditentukan dan menjadi syarat utama paling penting dalam keberlangsungan hidup sebuah organisasi. 

Karena program harus berkaitan erat dengan tujuan perusahaan. Saat perusahaan atau organisasi memiliki suatu tujuan, maka akan direalisasikan melalui program kerja. Akan dibuat rencana-rencana strategis dan sistematis sesuai dengan target organisasi. Program dibuat bisa dalam waktu jangka panjang maupun jangka pendek. Melalui program kerja besar maupun sederhana.

Contoh Program Kerja 

Jika Anda kebingungan seperti apa contoh program kerja. Lihatlah organisasi atau instansi disekeliling Anda perhatikan bagaimana mereka bekerja. Apa rencana-rencana yang mereka lakukan. Misalnya contoh terkecil, sebuah cafe yang baru buka di kawasan rumah Anda. Meski sebuah cafe namun mereka tetap memiliki program kerja

Mereka melakukan promosi dengan membagikan brosur ke  siapapun yang melintas di jalan raya depan cafe. Cafe itu juga menulis di brosur ada promo buy 1 get 1 pada periode pembukaan. Nah strategi pemasaran cafe tersebut, merupakan program kerja yang dilakukan pemilik cafe untuk menarik pelanggan saat baru dibuka. Anda bisa memulai melihat contoh lainnya melalui hal disekitar Anda barulah melihat yang lebih besar dan luas.

Apa Tujuan Program Kerja dibuat?

Ada beberapa alasan yang memperkuat alasan pentingnya program kerja bagi kebutuhan instansi diantaranya :

  • Pencapaian Visi dan Misi Organisasi

Seorang CEO tentu memiliki gambaran besar tentang visi dan misi organisasi yang dibuatnya. Visi dan misi itulah yang akan menghantarkan organisasi pada target ataupun goals sesungguhnya. Untuk memastikan visi dan misi tercapai akan dilaksanakan pengeksekusian melalui program kerja yang dibuat. Visi dan misi tentulah sebuah hal yang menjurus pada rencana dengan target jangka panjang. 

Biasanya program yang dibuat untuk visi dan misi adalah program kerja jangka panjang. Jika merealisasikan program jangka panjang, dibutuhkan kesabaran ekstra dan usaha yang keras. Karena program tidak bisa tercapai dalam waktu dekat namun berkembang dan berprogres secara bertahap.

  • Membantu Kerja Organisasi Supaya Lebih Sistematis dan Terstruktur

Program kerja tidak bisa dibuat asal jadi. Sama seperti sebuah organisasi yang memiliki AD ART. Maka program kerja juga dilandasi dengan tahapan-tahapan tertentu sebelum mengeksekusinya. Biasanya juga tak luput dari proses administrasi, dan perumusan masalah serta rencana kegiatan. Kemudian diajukan dan dipresentasikan di depan pimpinan perusahaan. 

Anda tidak dapat membuat program asal jadi, perlu ada riset, memahami visi dan misi serta masalah organisasi. Selain itu pertimbangan lapangan juga sebagai faktor terpenting melihat keberlangsungan dari program yang akan dibuat. Untuk itu diperlukan pemahaman anggota organisasi dalam bekerja secara terstruktur dan sistematis, hal ini selain mendisiplinkan anggota organisasi namun juga mengatur tahapan-tahapan dalam menyusun program kerja agar lebih mudah dan luwes.

  • Menjawab Apa yang dibutuhkan Organisasi

Sesudah membuat organisasi yang terstruktur dan sistematis, program juga diharapkan bisa menjawab kebutuhan organisasi. Akan ada masalah-masalah yang dihadapi dalam perjalanan organisasi untuk mencapai tujuannya. Masalah ini akan dijawab oleh program yang Anda buat. Contohnya saat Anda bekerja pada perusahaan media TV Nasional. 

Perusahaan memiliki masalah terkait rating penayangan yang sedikit di setiap acara. Anda sebagai tim kreatif diminta membuat program yang inovatif. Disanalah Anda harus menunjukkan skill dalam memperlihatkan kemampuan adaptasi. Bekerja sama dan memutar otak memikirkan program acara dan teknik seperti apa yang bisa menaikkan rating penayangan televisi kembali.

Misalnya Anda bersama tim kreatif memutuskan untuk menamatkan suatu program acara. Membuat program kerja baru berupa acara survival di tengah hutan, dengan adventure dan sedikit komedi yang dirasa akan lebih menarik perhatian masyarakat. Selain itu acara seperti itu juga dirasa lebih segar dalam pandangan masyarakat. Karena dilakukan ditengah hutan diberbagai daerah Indonesia.

Pembagian Berdasarkan Target.

Sebelum memulai membuat rencana, pastikan Anda tahu target dari program yang akan dibuat. 

  • Program Kerja Jangka Pendek

Program kerja jangka pendek adalah jenis program kerja yang bisa direalisasikan dalam waktu tertentu. Program kerja dibuat dalam periode 1-3 tahun. Selain itu saat merealisasikan program seperti ini akan dibuat berkelanjutan untuk mencapai tujuan tersebut. Program kerja yang dibuat pun lebih simple, contohnya remaja masjid mengalami kendala untuk membuat acara 1 Muharram karena pendanaan yang belum jelas. 

Maka dibuatlah program untuk memenuhi target bisa menyelenggarakan kegiatan 1 Muharram 1443 H. Program yang dibuat berfokus pada masalah pendanaan untuk kegiatan tahun baru Islam tersebut. Remaja masjid bisa berinisiatif untuk membuat warung jujur di depan masjid. Dari hasil penjualan warung jujur tersebut nantinya pendanaan akan digunakan dalam merealisasikan kegiatan tahun baru Islam.

  • Program Kerja Jangka Panjang

Sesuai namanya, program kerja jenis ini adalah sebuah program kerja yang berasal dari rencana jangka panjang. Biasanya berhubung dengan vidi dan misi organisasi. Misalnya sebuah universitas swasta di Indonesia memiliki visi menjadikan kampusnya sebagai World Class University di tahun 2025. Maka untuk mencapai visi tersebut dibuatlah misi-misi yang mengarah pada menjadikan universitas sebagai lembaga universitas tingkat dunia. 

Dari Universitas bisa membuat program kerja seperti mengharuskan setiap jurusan memiliki akreditasi A. Kemudian gencar melakukan pertukaran mahasiswa, dan mendorong kompetensi dosen dan mahasiswa agar bisa bersaing di kancah internasional. Program seperti dengan terget seperti di atas biasanya akan bercabang. Dimulai dari program kerja jangka panjang dan merambah pada program kerja jangka pendek.

Manfaat dalam Membuat Program Kerja

Setelah memahami pembagian dan tujuan program kerja. Anda harus paham untuk apa dan apa benefit dari program kerja yang dibuat. 

  • Membentuk rasa tanggung jawab atas pekerjaan masing-masing

Adanya program yang dibuat, otomatis akan dibagi pada apa saja tanggung jawab masing-masing pekerja. Atas semua pembagian tugas dari program kerja yang dibuat otomatis tanggung jawab juga dipegang berdasarkan tugas masing-masing. Maka program kerja yang dibuat akan menuntut tanggung jawab setiap anggota yang terlibat dalam pertanggung jawaban mereka menyelesaikan tugas yang dibagi. 

Bisa dibagi perdivisi maupun secara langsung. Disini perusahaan juga melihat bagaimana sikap masing-masing staffnya. Apakah bisa amanah dan bisa memegang janji yang telah dipegangnya atau tidak.

  • Mengikat Rasa Kebersamaan pada Organisasi

Adanya tugas dan target dari program kerja yang dibuat. Akan membawa dampak emosional sedikit banyak. Disinilah peran kerja sama dibutuhkan, hubungan masing-masing anggota tim akan membentuk rasa kekeluargaan sehingga adanya rasa saling memiliki. Saat sudah punya rasa kebersamaan tersebut program kerja akan mudah dilakukan. 

Karena komunikasi dapat dengan mudah terselesaikan, masing-masing anggota lebih luwes menceritakan masalah dari setiap kerja yang dibuat. Kerja sama tim yang baik akan menghasilkan program yang berhasil juga. Sehingga dibutuhkan ikatan emosional dalam mengikat kekeluargaan sehingga memudahkan dalam komunikasi saat merencanakan program kerja.

  • Membangun Citra Baik Organisasi

Program kerja yang kreatif dan inovatif tentu sangat dibutuhkan. Sebab jika berhasil tidak hanya perusahaan saja yang senang dan berdampak baik. Namun persepsi dari orang luar juga membaik dan membangun citra perusahaan lebih positif. Misalnya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti dan transportasi berhasil menghadirkan dan menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta. 

Tidak hanya pembangunan MRT namun dari segi kenyamanan material dan keindahan juga diakui. Proyek yang bekerja sama dengan pemerintah tersebut otomatis akan dinilai oleh khalayak umum. Apabila berhasil memikat hati, otomatis masyarakat akan percaya pada pekerjaan dan membangkitkan trust. Investor juga bisa melirik pekerjaan mereka.

Contoh simple lain bisa kita lihat saat berhasil terselenggaranya EXPO pameran otomotif dari perusahaan otomatif. Maka masyarakat pun akan menilai bahwa perusahaan tersebut sangat profesional dan handal serta produktif dalam membuat kegiatan.

Tahapan-Tahapan dalam Membuat Program Kerja

Tidak boleh sembarangan dalam membuat program kerja. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa program kerja yang dibuat haruslah sistematis dan terkoordinasi dengan baik. Berikut tahapan yang ahrus Anda lakukan saat membuat program kerja:

  • Melakukan Analisis

Tahap pertama adalah melakukan analisis secara mendalam. Analisakan apa permasalahan dan target perusahaaan. Kemudian pisahkan hasil analisa berbagai masalah dan target dinilai dari seberapa besar dampak dan kepentingannya. Pastikan memilih masalah dan target yang paling urgent untuk dibuat program kerja.

Pada tahap analisa Anda dituntut jeli melihat kondisi dan situasi perusahaan. Jangan lupa persiapkan data dan informasi sebanyak-banyaknya. Agar analisis Anda berjalan dengan baik

  • Menetapkan Ide Dasar

Setelah melakukan analisa, tetapkan ide dasar dari permasalahan dan target yang di ambil. Pastikan keduanya saling berhubungan satu sama lain sehingga bisa dengan mudah merancang ide. Ide dasar adalah rencana awal Anda sebelum pergi ketahap yang lebih besar. Persiapkan gambaran umum saat merumuskan ide dasar program kerja dan alasan terkuat mengapa program itu yang harus dilaksanakan.

  • Tujuan Program

Program yang dibuat harus memiliki manfaat dan tujuan. Paling tidak untuk mengatasi masalah perusahaan yang ada ataupun untuk menjawab kendala perusahaan. Tujuan haruslah disusun dengan baik dan aspek realistis juga jangan luput dari pandangan. Jangan sembarang  dalam menentukan tujuan program, tentukan poin-poin dari program yang akan dibuat. Apakah bisa direalisasikan program tersebut dengan kondisi dan situasi yang Anda hadapi atau tidak. 

  • Menetapkan Subyek Sasaran

Pastikan menentukan strategi yang baik ketika melihat subyek sasaran. Perhatikan siapa yang bisa mengerjakan dan siapa yang menjadi target audiens pada progam kerja kita. Jadikan orang-orang berkompeten yang kiranya bisa menyelesaikan tugas dengan baik sesuai target yang telah di tentukan.

  • Mengukur Indikator Keberhasilan

Kita harus paham ada target yang perlu dicapai dari setiap program yang dibuat. Karena itu dibutuhkan indikator keberhasilan untuk melihat bagaimana progres pekerjaan dan mengevaluasi orang-orang yang terlihat demi kemajuan dan pergerakan positif perusahaan. 

Sebagai ketua kita juga bisa menilai kompetensi dari masing-masing karyawan apakah mereka bisa terus di andalkan atau ada masalah sehingga perlu pertimbangan dalam menetapkan mereka sebagai karyawan.

  • Model, Metode dan Materi Program

Ada berbagai jenis model, metode hingga matari program yang bisa kita buat. Untuk bisa maksimal dalam membuat program. Perlu adanya research mendalam supaya mendapatkan model, metode dan materi terbaik dari program kerja yang akan dijalankan. 

Karena itu, jangan sampai salah konsep program kerja dengan model, metode dan materi. Tentukan mana model, metode dan materi program yang paling efisien sesuai dengan kebutuhan program kerja Anda.

  • Tempat dan Waktu

Kelancaran program juga bisa dipengaruhi oleh faktor geografis salah satunya yaitu tempat. Tempat yang baik akan berpengaruh pada persepsi baik juga dari audiens yang berpartisipasi pada program kita. Selain itu waktu merupakan pertimbangan penting, mengingat kita harus menentukan moment paling pas dalam mengeksekusi program yang telah dibuat. 

Waktu yang bervariatif disesuaikan dengan model, metode serta materi atau konsep program yang telah disusun dari awal acara. Pastikan saat memilih tempat mengkoordinasi faktor alam yang bisa saja saat Anda memilih tempat eksekusi acara di outdoor misalnya, faktor cuaca sering menjadi penghalang dari ketepatan waktu pelaksanaan program kerja. Maka kaji ulang seperti apa konsep serta tempat dan waktu paling pas untuk melaksanakannya.

  • Tim Pelaksana

Tim pelaksana atau panitia adalah bagian inti dalam membuat program kerja. Program kerja yang berhasil diikuti oleh cekatan dan bertanggung jawabnya tim yang bertugas. Saat membuat program kerja kita butuh koordinasi dan komunikasi yang baik. Untuk itu tidak boleh sembarangan menunjuk orang yang terlibat dalam rencana proyek kita.

Pastikan memilih orang-orang terbaik karena merekalah yang akan mengeksekusi keberhasilan program kerja yang dibuat. Misalnya jika kita merekrut tim asal-asalan otomatis berdampak pada masalah tanggung jawab peserta. Contohnya saat akan membuat acara peringatan hari pendidikan, sebuah perusahaan menggelar acara seminar akbar yang di isi oleh ekspert dalam bidang pendidikan. 

Di hari H-3 ada masalah dengan ketua tim perlengkapan yang tiba-tiba menghilang entah apa alasannya. Setelah dikomunikasikan ternyata ketua tim perlengkapan pulang kampung karena ada saudaranya yang meninggal. Kejadian yang tak terduga seperti ini tidak bisa kita sepelekan. Maka dari itu ketua pelaksana harus sigap menengahi permasalahan yang bisa saja terjadi bahkan di hari H.

Entah itu menunjuk wakil untuk koordinir permasalahan perlengkapan maupun semua anggota perlengkapan langsung bergerak dan di koordinasi secara virtual oleh ketua perlengkapan. Tim yang bertugas juga harus bisa kompak, dan sigap saat masalah lapangan tidak sesuai dengan apa yang diekspektasikan. Setelah memahami berbagai informasi tentang program kerja diatas Anda bisa memulai untuk mempertimbangkan.

Program kerja yang akan dibuat apakah sesuai dengan tujuan, manfaat dan tahapan-tahapannya atau belum. Pertimbangkan juga ide cadangan, sebagai alternatif saat ada kendala ketika di lapangan merealisasikan program kerja Anda. Karena masalah paling sering ditemukan adalah perbedaan ekspektasi dan keadaan dilapangan yang membuat tim eksekusi sigap.

Atur Program Kerja Karyawan dengan Talenta by Mekari

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan pengelolaan KPI.

Dengan dilengkapi software KPI, HR dapat memastikan aktivitas dan tugas karyawah sudah sesuai dengan tujuan bisnis perusahaan. Selain itu, HR bisa bekerja secara lebih efisien karena berbagai tugas dapat dilakukan secara otomatis melalui Talenta. Kunjungi link berikut untuk lebih lengkapnya https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-penilaian-kinerja-karyawan/manajemen-kpi/.

Selain itu, Talenta juga menyediakan fitur mobile friendly yang disebut mobile employee-self service yang dapat memudahkan karyawan untuk mengakses Talenta melalui smartphone atau gadget masing-masing. Fitur-fitur yang disediakan Talenta juga dilengkapi dengan detail-detail sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan. Misalnya, pada fitur payroll, komponen seperti bonus, tunjangan, pajak, insentif, dan lain-lain ditambahkan. Dengan demikian perhitungan akan menjadi lebih efisien dan efektif.

Kelebihan Talenta by Mekari:

1. Fitur yang disajikan sangat berlimpah

Keunggulan dari Talenta By Mekari ini salah satunya adalah fitur yang dibawakan sangat banyak dan berlimpah. Mulai dari halaman software KPI, halaman recruitment, halaman cuti custom, hingga pengumuman karyawan pun disediakan oleh Talenta By Mekari ini, berikut ini detail fiturnya

  • Fitur payroll, fitur ini membantu perusahaan menghitung dan bisa membayar payroll karyawan secara otomatis setiap bulannya. Proses payroll lebih efektif dan efisien karena tidak harus dilakukan di kantor.
  • Fitur manajemen waktu, maka tim HR perusahaan bisa dengan mudah melakukan otomatisasi proses cuti karyawan dan lemburan yang dilakukan.
  • Fitur absensi mobile, maka seluruh karyawan bisa melakukan absensi dengan mudah kapan dan dimana saja. Dan fitur ini juga memudahkan tim HR dalam melakukan pengawasan pada absensi karyawan sewaktu-waktu.
  • Fitur database karyawan, dapat membantu HR dalam melakukan pengelolaan data dan informasi terkait karyawan. Mulai dari data personal, informasi tunjangan, hingga fasilitas yang berhak diterima karyawan sesuai kontrak kerjanya.
  • Fitur sistem informasi kepegawaian, melalui fitur ini HR akan lebih mudah mengatur dan mengelola karyawan dimulai dari data, kebutuhan, sampai payroll karyawan di manapun dan kapanpun. Selengkapnya kunjungi link berikut: https://www.talenta.co/fitur/aplikasi-simpeg/.

2. Kostumisasi yang sangat terperinci

Semua hal yang diatur di dalam Talenta diatur secara sangat terperinci, Di sini bahkan bisa membuat rumus cuti sendiri dan rumus denda sendiri.

3. Tim Support yang efektif dan responsive

Tidak usah bergelut dengan BOT ketika memberikan keluhan atau komplain, CS dari Talenta akan dengan sigap membantu dalam hitungan menit saja.

Dengan adanya fitur-fitur ini maka tentu saja pengelolaan sumber daya di dalam perusahaan jauh lebih baik dan lebih optimal. Talenta dapat diakses dengan mudah di Talenta.co. Tunggu apa lagi? Coba Talenta sekarang juga.

 


PUBLISHED16 Jun 2022
Guest Guest
Guest Guest