Mudahnya Menghitung Gaji Karyawan dengan Aplikasi

Mudahnya Menghitung Gaji Karyawan dengan Aplikasi

Hadirnya aplikasi gaji merupakan salah satu inovasi tim Human Resources (HR) dalam melakukan proses payroll dengan cepat. Penghitungan gaji melalui aplikasi juga dapat dengan mudah diatur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berikut ini penjelasan Talenta by Mekari.

Note :  Baca artikel Mengapa Aplikasi Gaji Penting saat Hadapi New Normal?

Bagaimana Struktur Perhitungan Gaji di Indonesia?

Definisi Gaji Menurut Undang-undang

UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 mengartikan gaji sebagai hak karyawan yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha/pemberi kerja kepada karyawan yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku dan didalamnya termasuk tunjangan bagi karyawan dan keluarganya atau suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukan.

Kebijakan Struktur Gaji Menurut Undang-Undang

Pada PP No. 78 Tahun 2015 Pasal 3 poin (1) dijelaskan bahwa kebijakan pengupahan diarahkan untuk pencapaian penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi karyawan. Dimana pengupahan atau gaji tersebut diberikan dalam bentuk upah dan non upah.

Yang dimaksud dengan pendapatan upah dan non upah adalah sebagai berikut:

  • Upah, merupakan pendapatan yang telah diatur dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama.
  • Non Upah, adalah pendapatan diluar upah seperti tunjangan hari raya keagamaan, bonus, uang pengganti fasilitas kerja dan/atau uang service pada usaha tertentu.

Note : Baca artikel Seputar Aplikasi Penggajian Karyawan yang Perlu Anda Ketahui

Komponen Gaji Menurut Undang-undang

Pemerintah juga telah menetapkan komponen gaji atau upah pada PP No. 78 Tahun 2015 Pasal 5 yaitu:

  • Upah tanpa tunjangan
  • Upah pokok dan tunjangan tetap
  • Upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap

Dengan ketentuan besaran upah pokok paling sedikit 75% (tujuh puluh lima persen) dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap, selain itu pengusaha atau pemberi kerja harus memperhatikan upah minimum yang berlaku pada suatu daerah tertentu.

Contoh Informasi Gaji dengan Slip Gaji Sederhana

Bagaimana Cara Menghitung Gaji Karyawan?

Pembayaran gaji karyawan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dikarenakan banyaknya komponen upah dengan berbagai peraturan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Berikut merupakan cara menghitung gaji karyawan:

  • Cara Menghitung Gaji Per Jam

Yang pertama adalah cara menghitung gaji karyawan per jam berdasarkan pada UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Ada beberapa jenis pekerjaan yang menerapkan penghitungan gaji berdasarkan jam kerja yaitu dengan rumus:

Gaji per jam = Jumlah Hari x Jam Kerja

  • Cara Menghitung Upah Lembur

Yang kedua adalah cara menghitung gaji atau upah lembur karyawan. Perusahaan wajib membayarkan upah lembur karyawan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Jumlah upah lembur pada hari kerja adalah 1,5 x upah pada jam pertama lembur dan 2x upah sejam pada jam-jam seterusnya. Sedangkan bila karyawan lembur pada Hari Libur Nasional, maka berlaku ketentuan yang berbeda.

  • Cara Menghitung Gaji Karyawan Masuk Tengah Bulan

Kebutuhan akan tenaga kerja pada sebuah bisnis memang kadang tidak terduga, hingga biasanya ada karyawan yang baru masuk hari pertama kerja pada pertengahan bulan. Cara menghitung hak gaji karyawan tersebut adalah dengan menggunakan metode prorata.

Metode prorata sendiri dapat diartikan sebagai metode perhitungan gaji proporsional berdasarkan jumlah kerja karyawan tersebut, sehingga metode ini dapat digunakan dalam menentukan jumlah gaji karyawan yang masuk pada pertengahan bulan.

Note : Baca artikel Tingkatkan Efektivitas Perhitungan Gaji Karyawan dengan Aplikasi Payroll

  • Cara Menghitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

Perusahaan wajib mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan seperti yang sudah tertuang pada peraturan pemerintah, bila ada perusahaan yang tidak mentaatinya maka perusahaan atau pemberi kerja tersebut akan mendapatkan sanksi.

Pada BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi 4 (empat) komponen, yang pertama adalah JHT dimana besaran iuran yang ditetapkan adalah 5,7% dari upah dengan rincian perusahaan menanggung 3,7% dan 2% dibayarkan oleh karyawan melalui pemotongan gaji.

Lalu JKK yang dihitung berdasarkan tingkat resiko kecelakaan kerja, dimana semakin tinggi tingkat resiko kecelakaan kerja maka semakin besar pula persentase iuran JKK. Persentase terkecil 0,24% dan paling besar adalah 1,74%.

Iuran JKM sendiri seluruhnya akan ditanggung oleh perusahaan, yaitu 0,3% dari upah. Dan yang terakhir adalah JP dimana besaran iurannya adalah 3% dari upah dan perusahaan akan menanggung 2% sedangkan sisanya ditanggung karyawan.

Sedangkan iuran BPJS Kesehatan adalah sebesar 5% dari upah yang diterima karyawan, dimana 4% akan ditanggung oleh perusahaan dan 1% ditanggung karyawan.

  • Cara Menghitung Tunjangan Hari Raya (THR)

Masuk ke dalam komponen non upah, jumlah THR 1 bulan gaji diberikan kepada karyawan yang sudah bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus atau lebih.

Sedangkan karyawan dengan masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan maka diberikan THR dengan perhitungan proporsional sesuai dengan masa kerja karyawan tersebut.

Dengan banyaknya komponen upah yang harus diperhatikan tim HR, penggunaan aplikasi gaji akan memudahkan dan mengefektifkan proses payroll setiap karyawan karena perhitungan gaji dapat dilakukan secara otomatis dan sudah terintegrasi dengan data karyawan yang dibutuhkan.

Note : Baca artikel Permudah Menghitung Gaji Karyawan dengan Cara Berikut!

Payslip Talenta

Apa Saja Keunggulan Perhitungan Gaji Karyawan dengan Talenta?

Dengan sistem HRIS yang mumpuni, Talenta bukan hanya dapat diandalkan untuk melakukan data entry dan database karyawan pada perusahaan tetapi juga dapat diandalkan dalam hal proses payroll karyawan. Berikut merupakan keunggulan yang dimiliki Talenta dalam melakukan perhitungan gaji karyawan:

  • Perhitungan gaji karyawan yang bisa dilakukan dengan lebih efektif dan efisien
  • Memangkas proses administrasi kompleks yang biasanya ditemui pada proses payroll manual
  • Meminimalisir adanya kesalahan karena human error dalam melakukan perhitungan gaji karyawan

Talenta adalah software HRIS dan payroll yang dapat mempermudah Anda dalam menghitung gaji karyawan. Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung.

Note : Baca artikel Panduan Lengkap Penghitungan Gaji Karyawan Sesuai Regulasi Pemerintah

CTA Talenta


PUBLISHED05 Aug 2020
Sely
Sely