Miskomunikasi yang Terjadi di Kala WFH

Miskomunikasi yang Terjadi di Kala WFH

Miskomunikasi sering terjadi di antara pekerja di kala work from home (WFH). Jika dilihat dari kedua sisi, kebanyakan kasus miskomunikasi selama wfh ini bukan tentang salah siapa. Bukan tentang si A tidak pernah bisa memahami kemauan si B, atau si B yang tidak pernah bisa menjelaskan sesuatu dengan baik. Tapi tentang bagaimana miskomunikasi antar kedua sisi dapat dihindarkan. Miskomunikasi sendiri dapat diartikan sebagai proses komunikasi yang berjalan secara kurang atau tidak baik yang menyebabkan informasi yang disampaikan tidak berjalan sesuai dengan harapan.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Miskomunikasi terjadi karena berbagai faktor, seperti perbedaan persepsi antara pengirim informasi dan penerima informasi, perbedaan pengetahuan, pengalaman serta perbedaan gaya bahasa yang digunakan. Seringkali, miskomunikasi ini diselesaikan dengan salah satu diantara kedua orang tersebut lebih berusaha memahami satu orang lainnya.

Jika miskomunikasi terus menerus terjadi, tentu bagi sebuah perusahaan ini akan mengakibatkan hal yang fatal. Pekerjaan tidak berjalan dengan lancar, penerima informasi salah melakukan pekerjaan hingga merugikan keuangan perusahaan jika itu menyangkut pengeluaran. Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan berikut ini.

1. Penyebab Miskomunikasi

penyebab miskomunikasi

Walaupun teknologi sudah memadai, nyatanya miskomunikasi antar pekerja  WFH masih sering terjadi. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal berikut ini.

  • Pengirim Informasi

Pengirim informasi tidak menyusun kata dengan baik dan benar sehingga terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi.

  • Penerima Informasi

Penerima informasi sedang tidak fokus, tidak berkonsentrasi atau kurang pengetahuan tentang informasi yang disampaikan pengirim.

  • Informasi

Informasi berisi hal yang tidak dipahami penerima, tidak enak dibaca, tidak ada tanda baca atau tidak berurutan sesuai kronologi peristiwa atau cara kerja.

Baca juga : Keuntungan Karyawan Gunakan Teknologi Cloud saat Work From Home

2. Hal yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Miskomunikasi Saat WFH

Hal yang Dapat Dilakukan untuk Mengurangi Miskomunikasi Saat WFH

  • Ketahui Apa Harapan Perusahaan

Sekarang Anda bekerja dari rumah, jangan berasumsi Anda selalu mengetahui apa yang jadi tujuan perusahaan. Tanyakan kepada atasan dan teman se-tim apa yang mereka butuhkan dari Anda dan dapatkan informasi tersebut secara jelas dan spesifik. Kapan Anda harus online, kapan jadwal meeting mingguan, serta teknik apa yang dilakukan untuk berkomunikasi. Tentukan dari awal sespesifik mungkin agar lancar di kemudian hari.

  • Temukan Teknik Komunikasi Terbaik untuk Tim Anda

Setiap orang memiliki preferensi yang berbeda dalam hal berkomunikasi. Beberapa orang lebih suka berbicara secara langsung, maka ketika wfh, gunakan video call dan jadwalkan sesuai kebutuhan tim Anda. Beberapa orang lainnya lebih menyukai komunikasi secara tertulis, maka perbaiki cara penyampaian pesan agar dapat diterima dengan baik oleh si penerima informasi.

Anda dan tim dapat meeting secara online minimal seminggu sekali setiap ada informasi terbaru, pekerjaan yang harus diselesaikan maupun hal-hal yang kurang jelas tersampaikan secara tertulis. Anda dapat menggunakan berbagai platform dalam melakukan meeting. Pastikan Anda mengaktifkan tombol mute saat tidak berbicara, gunakan earphone yang masih berfungsi dengan baik, berikan informasi jika Anda ingin ke kamar mandi dan berpakaian dengan rapi.

Sebetulnya, metode apa yang digunakan tidak terlalu penting. Ini tergantung dari bagaimana tim Anda mencari cara terbaik dalam berkomunikasi. Cara paling sederhana adalah tanyakan kepada setiap orang di tim Anda preferensi mana yang lebih efektif digunakan. 

  • Jujur dalam Berkomunikasi

Jujurlah ketika Anda tidak mengerti apa maksud yang disampaikan rekan kerja Anda. Jangan sampai Anda mengerjakan pekerjaan yang salah. Selain merugikan diri sendiri, ini juga dapat merugikan perusahaan. Tanya sedetail dan sespesifik mungkin pekerjaan apa yang sebenarnya harus Anda lakukan. Tapi, jangan langsung bertanya ketika baru saja diberikan informasi. Coba pahami terlebih dahulu apa maksudnya. Jika memang masih tidak mengerti, tanyakan sesegera mungkin agar tidak memperlambat produktivitas perusahaan.

  • Informasi Jelas dan Ringkas

Bekerja dari rumah berarti setiap orang harus belajar menulis dengan jelas dan efektif karena sebagian besar komunikasi akan dilakukan melalui tulisan. Bersikaplah jelas, ringkas sehingga tidak menyebabkan rekan tim Anda harus melewati lautan kata-kata untuk sampai ke titik yang Anda maksudkan. Beri juga contoh jika pekerjaan yang disampaikan merupakan pekerjaan baru bagi tim Anda. Semakin jelas maksud Anda, semakin sedikit ruang yang Anda tinggalkan untuk misinterpretasi, asumsi dan tentu miskomunikasi. 

Pikirkan kembali sebelum Anda memberi informasi tersebut kepada orang lain. Baca ulang, apakah informasi tersebut sudah jelas tersampaikan? 

Baca juga : 4 Tips Agar Bisnis Sukses Menerapkan Work From Home Selama Pandemi Corona

Anda juga dapat menggunakan aplikasi dalam pemberian tugas atau pekerjaan kepada tim Anda. Seperti aplikasi Talenta yang menyediakan fitur Task, fitur ini berfungsi sebagai pemberian tugas antar karyawan se-tim atau dari atasan ke bawahan. Anda hanya perlu mengklik dashboard > add task > create task. Terdapat juga pilihan send email agar dikirimkan ke email yang bersangkutan. Lebih jelasnya, Anda dapat klik di sini.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan gratis 3 bulan dengan melakukan aktivasi di bulan April 2020.

CTA Talenta


PUBLISHED27 Mar 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah