Untuk mengukur produktivitas kerja, ternyata tidak hanya dengan angka atau dengan menerapkan standar yang seragam bagi semua karyawan di tim saja. Karena berdasarkan sebuah penelitian psikologi, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap situasi, dan memiliki pendekatan yang bersifat individual untuk menyelesaikannya. Untuk itu, penting bagi setiap perusahaan untuk memahami kebutuhan individu dalam meningkatkan produktivitas tempat kerja.

Sebuah kesalahan apabila perusahaan menggunakan satu pendekatan yang sama untuk seluruh karyawan yang ada. Dengan menyesuaikan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan, maka hal tersebut akan membuat perusahaan lebih mudah dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Baca juga: Efektivitas dan Praktisnya Menyimpan Data Karyawan Melalui HR Software

 

Meningkatkan Produktivitas Tempat Kerja

Sebagian besar bisnis biasanya bergantung pada indikator kinerja utama (KPI) ketika mengukur output dan efisiensi. Dengan demikian, melihat kinerja melalui sisi psikologis karyawan, merupakan cara yang paling mudah dan hemat waktu. Selain itu, ada beberapa cara yang akan membuat perusahaan dapat meningkatkan produktivitas tempat kerja dan mengawasi sekaligus menjaga karyawan agar tetap bahagia. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

1. Mempelajari perbedaan yang ada

Terdapat berbagai kelompok usia dan kelompok lainnya di dalam perusahaan. Kenyataannya adalah apa yang berhasil untuk satu kelompok karyawan, mungkin tidak akan berhasil untuk kelompok yang lainnya. Mengingat generasi milenial sekarang mewakili sebagian terbesar dari tempat kerja, maka penting untuk menetapkan pengaturan tempat kerja yang sesuai.

Misalnya, secara umum generasi milenial dianggap akrab dengan teknologi digital, dan mereka lebih terbiasa untuk menggunakan alat dan platform berbasis teknologi untuk menyelesaikan sesuatu. Selain itu perusahaan juga dapat mengurangi ketergantungan pada meja kantor dengan mendukung pengaturan kerja jarak jauh, dan jam kerja yang lebih fleksibel.

Baca juga: Ketahui Cara Efektif Mengelola Karyawan Remote

2. Pemberian Penghargaan

Harus dipahami bahwa prestasi atau hasil lebih penting bagi karyawan daripada sekadar menyelesaikan tugas. Dalam sebuah survei tahun 2013, menunjukkan sebanyak 83% responden berpendapat bahwa pengakuan atas kontribusi mereka kepada perusahaan merupakan hadiah yang lebih memuaskan daripada hadiah lainnya.

Karyawan yang menerima pujian dan pengakuan atas kinerja yang telah dicapai dianggap dapat meningkatkan produktivitas tempat kerja dan keterlibatan individu di antara rekan kerjanya. Selain itu, mereka juga cenderung lebih loyal pada perusahaan, bahkan dapat mengurangi tingkat kemunduran kinerja karyawan dan turn over.

3. Membuat pekerjaan menjadi berarti

Kompensasi finansial bukan lagi menjadi motivasi utama di antara para karyawan saat ini. Namun kebutuhan manusia untuk bertahan hidup saat ini adalah melakukan sesuatu hal agar terlihat berbeda di mana dia akan menjadi unggul diantara yang lain. Bahkan pemberian tunjangan tempat kerja dari perusahaan tidak lagi sepenting rasa pencapaiannya. Hal ini berarti pihak perusahaan harus menumbuhkan misi, untuk memotivasi karyawan dan membuat mereka supaya tetap terlibat didalamnya.

Pekerjaan akan menjadi berarti jika karyawan yang bersangkutan terlibat dalam setiap keberlangsungan dan memiliki produktivitas yang besar terhadap perusahaan, terutama mempertimbangkan keragaman dalam lingkungan kerja. Ketika karyawan merasa diberdayakan dan memiliki rasa kepemilikan atas pekerjaan mereka, maka keterlibatan mereka secara signifikan lebih tinggi.

Keterlibatan karyawan sangat penting untuk meningkatkan produktivitas tempat kerja. Jenis keterlibatan terbaik adalah bagaimana perusahaan mendorong budaya komunikasi yang terbuka, yang mempromosikan gagasan bahwa karyawan dapat memberi pengaruh secara signifikan pada visi dan arah perusahaan dengan masukan mereka.

4. Fleksibilitas Tempat Kerja

Meskipun mungkin tampak berlawanan dengan instuisi, namun ada penelitian yang telah menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja dari rumah ternyata 13% lebih produktif daripada rekan kantor mereka. Telecommuting, pengaturan kerja jarak jauh muncul sebagai cara yang dianggap lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas tempat kerja. pada saat yang sama juga mengurangi biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.

Baca juga: Perencanaan Pelatihan Kerja dan Jenis-Jenisnya

 

Itu tadi beberapa tips yang bisa Anda terapkan di perusahaan untuk menciptakan tempat kerja yang nyaman, sehingga produktivitas kerja karyawan juga akan meningkat. Bila Anda ingin menerapkan fleksibilitas di perusahaan seperti bekerja secara remote, jangan lupa untuk mempersiapkan tools yang dapat membantu HR mengontrol karyawan.

Misalnya dengan menggunakan software HR Talenta yang memungkinkan karyawan mengajukan izin untuk bekerja di luar kantor dengan mudah secara mandiri. Manajer atau pun tim HR pun dapat dengan mudah menyetujui izin karyawan melalui Talenta, karena Talenta juga dapat diakses melalui handphone. Ketahui fitur-fitur Talenta yang dapat memudahkan perusahaan Anda dalam mengelola administrasi karyawan di sini.

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.