Jaminan Kecelakaan Kerja: Cara Mengurus dan Jenis Iurannya

Masih bingung dengan cara mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan jenis iuran JKK dalam BPJS ketenagakerjaan? Temukan jawabannya di artikel Talenta berikut ini.

Jaminan kecelakaan kerja merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh bagian personalia sebagai bentuk perlindungan kerja kepada karyawan.

Jaminan kecelakaan kerja adalah merupakan manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan untuk karyawan jika mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Dalam hal tersebut, perusahaan dinilai wajib mendaftarkan semua karyawannya dalam jaminan kecelakaan kerja, salah satunya adalah BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, bagian personalia perlu mengetahui cara mengurus jaminan kecelakaan agar pencairan atau klaim dari jaminan tersebut dapat berjalan dengan mudah.

Berikut penjelasan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan, jenis-jenisnya, sampai kapan Anda harus melapor kecelakaan kerja kepada BPJS.

Membaca tulisan ini Anda akan lebih memahami topik dan bisa menjawab pertanyaan seperti:

  • Carilah informasi mengenai syarat-syarat pengajuan bpjs jika terjadi kecelakaan pada saat di lingkungan kerja?
  • Bagaimana cara laporan kecelakaan kerja bpjs ketenagakerjaan?
  • Bagaimana cara klaim asuransi bpjs kecelakaan kerja?

Jaminan kecelakaan kerja adalah merupakan manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan untuk karyawan jika mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja kepada BPJS

Ada beberapa proses yang harus ditempuh untuk mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja kepada BPJS.

Berikut ini adalah beberapa proses cara untuk mengurus JKK.

1. Membuat Laporan Kecelakaan Kerja

Laporan kecelakaan kerja yang dibuat saat terjadi kecelakaan kerja dapat dilakukan secara lisan maupun tertulis di kantor BPJS.

Laporan secara tertulis juga dapat dilakukan dengan cara mengirim email melalui alamat email resmi BPJS.

Tujuan membuat laporan tersebut adalah agar pihak BPJS mengetahui adanya kecelakaan kerja dengan cepat.

Laporan kepada BPJS harus dilakukan maksimal 2×24 jam setelah kejadian kecelakaan tersebut.

2. Membuat Laporan Tahap I

Setelah membuat laporan kepada BPJS, Anda harus mengisi formulir laporan kecelakaan kerja tahap I yang dapat diakses melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Pada laporan tahap I untuk mengurus jaminan kecelakaan kerja, Anda umumnya akan diminta melampirkan surat keterangan sakit karyawan dari dokter ataupun rumah sakit tempat karyawan tersebut dirawat.

Baca Juga : Informasi Lengkap BPJS Ketenagakerjaan bagi Perusahaan

3. Membuat Laporan Tahap II

BPJS akan menunggu waktu hingga karyawan tersebut sembuh sejak laporan tahap I dibuat. Jika karyawan tersebut telah sembuh, maka BPJS akan menghitung dan membayar biaya perawatan karyawan tersebut.

Namun, jika karyawan tersebut ternyata dinyatakan meninggal dunia, maka Anda harus membuat laporan tahap II. Pada tahap ini, Anda harus mengisi formulir 3a.

Formulir 3a tersebut berfungsi sebagai pengajuan permintaan pembayaran jaminan disertai bukti-bukti, seperti:

  • Fotokopi kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Surat keterangan dokter yang merawat dalam bentuk form BPJS Ketenagakerjaan 3b atau 3c
  • Kuitansi biaya pengobatan dan perawatan serta kuitansi pengangkutan karyawan dari tempat kejadian atau ketika karyawan tersebut dipindahkan ke rumah duka.

 4. BPJS Menghitung & Membayar Biaya Kesehatan Sesuai Ketentuan

Setelah ketiga langkah tersebut dilakukan, BPJS akan menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan untuk perawatan karyawan hingga sembuh atau meninggal dunia sesuai jaminan yang berlaku pada jaminan kecelakaan kerja.

Terkait kayawan yang meninggal dunia, BPJS Ketenagakerjaan akan menghitung santunan dan ganti rugi kecelakaan yang nantinya berhak didapatkan oleh keluarga atau ahli waris dari karyawan yang bersangkutan.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan yang dibuat oleh pemerintah.

Baca Juga : Seputar Laporan Absensi Karyawan yang Harus Diketahui

Jenis Iuran Jaminan Kerja Kepada BPJS Ketenagakerjaan

Biaya yang diberikan oleh BPJS tersebut pada dasarnya berasal dari iuran yang selama ini dibayarkan oleh perusahan dan karyawan.

Perincian besaran iuran tersebut berdasarkan kelompok/jenis usaha sebagaimana yang tercantum pada iuran jaminan kecelakaan kerja, antara lain:

  • Kelompok I (tingkat risiko sangat rendah). Perhitungannya, premi sebesar 0,2% x upah kerja per bulan.
  • Kelompok II (tingkat risiko rendah). Perhitungannya, premi sebesar 0,54% x upah kerja per bulan.
  • Kelompok III (tingkat risiko sedang). Perhitungannya, premi sebesar 0,89% x upah kerja per bulan.
  • Kelompok IV (tingkat risiko tinggi). Perhitungannya, premi sebesar 1,27% x upah kerja per bulan.
  • Kelompok V (tingkat risiko sangat tinggi). Perhitungannya, premi sebesar 1,74% x upah kerja per bulan.

Baca Juga : 5 Hal Penting Terkait Laporan Keuangan Yang Dibutuhkan Perusahaan

Waktu Yang Tepat Melapor Kecelakaan Kerja Kepada BPJS

Sejak 1 Juli 2015, BPJS Ketenagakerjaan telah mengatur masa kadaluarsa klaim untuk laporan jaminan kecelakaan kerja.

Masa kadaluarsa tersebut yakni dalam waktu 2 (dua) tahun dihitung dari tanggal kejadian kecelakaan kerja tersebut.

Perusahaan diharuskan tertib membuat laporan baik secara lisan maupun tulisan selambatnya 2×24 jam sejak kecelakaan kerja terjadi.

Perusahaan juga diwajibkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan membuat laporan lanjutan yaitu laporan tahap I dan laporan tahap II.

Selain hal-hal di atas, karyawan dan perusahaan perlu mengetahui manfaat apa saja yang diberikan terkait jaminan kecelakaan kerja, antara lain:

  • Pelayanan kesehatan. Jaminan pelayanan kesehatan yang diberikan dapat berupa biaya pemeriksaan dasar, perawatan tahap pertama, rawat inap, perawatan intensif, ataupun penebusan obat.
  • Santunan. Jaminan kecelakaan kerja santunan umumnya berupa santunan pengangkutan jenazah jika karyawan dinyatakan meninggal dunia, santunan kecacatan, ataupun santunan tidak mampu bekerja dalam waktu tertentu.
  • Rehabilitasi. Bentuk jaminan kecelakaan kerja rehabilitasi umumnya ditujukan bagi karyawan yang bagian organ tubuhnya hilang/tidak berfungsi disebabkan oleh kecelakaan kerja. Rehabilitasi dapat berupa alat bantu atau alat ganti.
  • Beasiswa pendidikan anak. Pemberian beasiswa pendidikan anak ditujukan kepada karyawan yang dinyatakan meninggal dunia karena kecelakaan kerja.
    Beasiswa tersebut umumnya sebesar Rp12.000.000 (dua belas juta rupiah) untuk setiap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja.

Jaminan kecelakaan kerja memang sangatlah penting untuk diurus secepatnya.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan: Informasi Terlengkap bagi Perusahaan

Kelola Administrasi BPJS Karyawan Lebih Mudah Dengan Aplikasi HRD Talenta

Oleh sebab itu, Talenta hadir dengan aplikasi Administrasi HR yang terpercaya dalam pengelolaan data karyawan.

Dengan Talenta, pengelolaan pembayaran dan pencairan jaminan kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan mudah.

Saya Mau Coba Gratis Talenta Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Talenta Sekarang!

Kelola Administrasi BPJS Karyawan Lebih Mudah Dengan Aplikasi HRD Talenta

Yuk, coba Talenta sekarang dan rasakan kemudahannya termasuk untuk proses payroll di perusahaan.

Anda tertarik untuk mencoba Talenta? Isi formulir ini untuk jadwalkan demo Talenta dengan sales kami dan konsultasikan masalah HR Anda kepada kami!

Anda juga bisa coba gratis sistem absensi karyawan dari Talenta sekarang dengan klik gambar dibawah ini.

Coba Gratis Aplikasi HRIS Talenta Sekarang!

Baca Juga : Laporan Penggajian Karyawan, ini Komponen Pentingnya

Nah, diatas adalah seputar informasi tentang jaminan kecelakaan kerja. Setelah membaca Anda akan bisa menjawab pertanyaan seperti:

  • Carilah informasi mengenai syarat-syarat pengajuan bpjs jika terjadi kecelakaan pada saat di lingkungan kerja?
  • Bagaimana cara laporan kecelakaan kerja bpjs ketenagakerjaan?
  • Bagaimana cara klaim asuransi bpjs kecelakaan kerja?

Semoga bermanfaat, dan silahkan untuk membagikannya ke sosial media.


PUBLISHED06 Aug 2019
Fitri
Fitri


Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, siap kembangkan bisnis lebih cepat

Jadwalkan Demo

Jadwalkan Demo

Jadwalkan demo & konsultasi langsung dengan Talenta

Jadwalkan Demo
Coba Demo Interaktif

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi fitur Talenta untuk kebutuhan payroll & administrasi HR

Coba Sekarang