fbpx

Pahami Cara Menghitung Upah Kerja Lembur Karyawan

10 Dec 2019

Sebuah perusahaan biasanya sudah memiliki waktu kerja sesuai jam kerja yang sudah ditentukan. Para karyawan juga sudah tahu kapan dia harus bekerja dan kapan harus pulang tepat waktu. Masuk tepat waktu juga menjadi hal yang harus ditaati oleh para karyawan.
Berbeda dengan masuk kantor, jam pulang kantor sendiri kadang banyak yang masih ingin sekedar berbincang dengan rekan kerja lain atau pekerjaan belum selesai. Untuk pekerjaan yang belum selesai dan butuh waktu untuk menyelesaikannya, kadang perusahaan memberikan kebijakan lembur bagi para karyawannya. Biasanya lembur itu untuk beberapa case perusahaan yang kebetulan pekerjaan dikejar deadline. Atau sedang mendatangi acara yang akan dihitung lembur oleh perusahaan. Macam-macam kebijakan suatu perusahaan saat memberikan jatah lembur bagi para karyawannya untuk kepentingan majunya perusahaan.
Dan sebagai karyawan harus tahu tentang upah dan waktu lembur itu sendiri. Termasuk bagaimana cara penghitungan lembur, karena nanti akan menambah pendapatan kita di gaji karyawan setiap bulannya. Dengan memahami penghitungan dan segala sesuatu tentang lembur, maka karyawan akan lebih nyaman saat melakukan lembur di kantor.
Besaran uang lembur itu akan kita terima dari perusahaan sesuai peraturan yang berlaku, dan perusahaan memiliki kewajiban untuk membayarnya. Selain karena sudah diatur oleh undang-undang, uang lembur ini akan meningkatkan produktivitas karyawan agar bisa bekerja lebih giat lagi.

Pengertian Upah Kerja Lembur

Upah kerja lembur adalah upah yang wajib dibayarkan oleh perusahaan untuk karyawan yang sudah melakukan lembur karena pekerjaannya sesuai dengan jumlah waktu kerja lembur yang telah dilakukan.
Adapun waktu kerja lembur yang dapat dilakukan oleh karyawan adalah paling banyak 3 jam setiap hari dan 14 jam dalam satu minggu. Ini di luar libur hari minggu dan hari libur resmi nasional.
Bila kita lihat Kepmenakertrans nomor 102 MEN/VI/2004, waktu kerja karyawan itu sudah ditentukan yaitu 7 jam sehari dan 40 jam seminggu di 6 hari kerja, atau 8 jam sehari 40 jam seminggu di 5 hari kerja dan diberikan waktu libur mingguan dan libur di hari libur nasional.
Bila terjadi urusan pekerjaan di luar jam kerja yang sudah ditetapkan di atas, maka perusahaan wajib untuk memberikan uang lembur bagi karyawannya.
Di Indonesia, para karyawan ini dilindungi oleh Undang-undang Ketenagakerjaan agar para karyawan tidak perlu khawatir lemburnya tidak dihitung oleh perusahaan. Hal ini dilakukan agar tercipta harmonisasi hak dan kewajiban karyawan dalam melakukan pekerjaannya.  Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan, baik karyawan maupun perusahaan.
Landasan hukum tentang upah kerja lembur saat ini yaitu :

  1. Undang –Undang no.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 78 ayat (2),(4), pasal 85 tentang ketentuan waktu kerja lembur dan upah kerja lembur
  2. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Kepmenakertrans Nomor KEP 102/MEN/VI/2004 mengenai Waktu dan Upah Kerja Lembur.
  3. Peraturan Pemerintah no 78/2015 tentang Pengupahan

Bila ada suatu perusahaan yang tidak membayar uang lembur, berarti dapat dikatakan melanggar ketentuan pemberian upah lembur di  Undang –Undang no.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 78 (ayat 2 dan 4) dan pasal 85 tentang ketentuan waktu kerja lembur dan upah kerja lembur. Sesuai Undang-undang Ketenagakerjaan Pasal 187 ayat 1, sanksi yang bisa diberikan pada perusahaan adalah sanksi pidana dengan kurungan paling singkat 1 bulan, paling lama 12 bulan dan atau denda paling sedikit Rp10.000.000 dan paling banyak Rp100.000.000.

Cara menghitung Upah Kerja Lembur

Ternyata, dalam penghutungan upah kerja lembur itu banyak yang harus dipahami agar tidak salah mengkalkulasikan upah kerja lembur yang harus dibayar ke karyawan. Karena biasanya, uang lembur ini dibayarkan sekaligus pada saat gajian atau payroll bulanan.
Untuk membuat laporan waktu kerja lembur, dibutuhkan banyak detail administrasi bagi perusahaannya. Karena agar
Berikut yang biasanya harus dilampirkan untuk menghitung upah kerja lembur

  1. Surat penugasan karyawan melakukan lembur. Tercantum jelas nama karyawan, waktu dan tujuan lembur yang biasanya ditandatangani atasan
  2. Rincian detail waktu lembur saat mulai lembur di luar jam kerja hingga pulang kantor.
  3. Semuanya dibuat dalam formulir lembur sesuai format perusahaan masing-masing, yang ditandatangani oleh karyawan dan disahkan oleh atasan

Penghitungan waktu lembur saat di luar hari kerja dan  di luar waktu hari libur berbeda. Sesuai Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 dan Peraturan Kemenakertrans no KEP 102/MEN/VI/2004 pasal 8 ayat 2, upah lembur sejam ada hitungannya.

Upah lembur sejam = 1/173 x Upah satu bulan karyawan

Jadi 1 jam dihitung dengan rumus 1/173 dikalikan upah satu bulan. Upah satu bulan karyawan ini adalah upah pokok sebulan 100% sekaligus tunjangan tetapnya atau 75% upah pokok untuk yang tidak mendapatkan tunjangan tetap dan tidak tetap.

Perhitungan upah kerja lembur karyawan :

  • Saat lembur di hari kerja

Penghitungannya adalah dengan 1.5 x upah sejam pada jam pertama lembur dan 2x upah sejam pada jam selanjutnya

  • Saat lembur di hari libur mingguan dan hari libur nasional

    • Untuk perusahaan dengan 5 hari kerja, 2x upah sejam untuk 8 jam pertama, 3x upah sejam untuk jam ke-9, dan 4x upah sejam untuk jam ke-10 dan ke-11
    • Untuk perusahaan dengan 6 hari kerja, 2x upah sejam untuk 7 jam pertama, 3x upah sejam untuk jam ke-8, dan 4x upah sejam untuk jam ke-9 dan ke-10
    • Untuk hari libur yang jatuh pada hari kerja terpendek (misalnya Jumat), 2x upah sejam untuk 5 jam pertama, 3x upah sejam pada jam ke-6, dan 4x upah sejam pada jam ke-7 dan ke-8

Contoh menghitung Upah Kerja Lembur

Bila masih bingung dengan cara menghitung upah kerja lembur di atas, mari kita mencoba menghitung langsung pada contoh kasus lembur karyawan di bawah ini agar lebih jelas.
Ada karyawan melakukan lembur di kantornya atas perintah perusahaan. Perusahaan itu menerapkan sistem kerja 8 jam perhari dan 40 jam dalam seminggu. Total gaji karyawan tersebut (gaji pokok dan tunjangan tetap) adalah sebesar Rp4.000.000 setiap bulannya. Setiap malam, selama 3 hari berturut-turut karyawan tersebut melakukan lembut karena ada presentasi yang harus dipersiapkan perusahaannya.
Waktu lembur yang telah karyawan tersebut lakukan setelah dihitung pada hari senin sebanyak 3 jam, selasa 2 jam dan pada hari rabu 1 jam.  Berarti  penghitungannya adalah dengan 1.5 x upah sejam pada jam pertama lembur dan 2x upah sejam pada jam selanjutnya. Berarti penghitungan 1,5 sebanyak 3 kali, 2 sebanyak 2 kali. Total lemburnya adalah 10,5 x upah lembur sejam.

Upah lembur per jam : 1/173 xRp 4.000.000 = Rp 23.131

Dan upah lembur yang karyawan itu dapatkan selama 3 hari berturut-turut lembur adalah 10,5 x Rp 23.131 = Rp 242.774
Sebenarnya mudah dalam menghitung upah kerja lembur ini. Tapi bila ingin dipermudah, Talenta memiliki kemudahan yang membantu perusahaan mengatur kebijakan lembur karyawan sesuai peraturan perusahaan dan pemerintah. Penghitungan upah kerja lembur baik hari libur dan hari kerja semakin gampang. Dan semua penghitungan upah kerja lembur ini akan langsung dimasukkan pada gaji karyawan setiap bulan.


 

Suka dengan artikel ini?
Bagikan ke teman Anda.

Email berlangganan

Dapatkan content HR premium langsung di email Anda!

Tinggalkan tugas rutin dan kembangkan bisnis lebih cepat bersama Talenta

Undang ke Kantor

Konsultasi gratis dengan tim kami bagaimana solusi Talenta dapat membantu bisnis Anda.

Undang Konsultasi

Live Demo

Ikuti workshop Meet Mekari untuk mempelajari Talenta lebih lanjut secara langsung.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba gratis Talenta untuk eksplorasi beragam fitur yang memenuhi kebutuhan Anda.

Coba Gratis
Suka dengan ArtikelnyaTalenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan Artikelnya?Talenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!