Memberikan kompensasi untuk karyawan yang telah berkontribusi dalam kinerja perusahaan merupakan satu keharusan. Hal tersebut diatur dalam UUK atau Undang-Undang Ketenagakerjaan, agar tercipta hubungan timbal balik yang seimbang antara perusahaan dan karyawan. Lalu apakah yang diberikan hanya sebatas pada upah saja? Bagaimana dengan tunjangan insentif? Apakah tambahan upah tersebut memiliki manfaat untuk kedua belah pihak?

Mungkin secara mudah Anda sebagai pemilik perusahaan dapat menjawab pertanyaan tersebut. Untuk karyawan, tunjangan insentif tentu sangat menguntungkan karena menambah total nominal gaji yang mereka terima. Dengan pendapatan yang meningkat, idealnya tingkat ekonomi dan sosial juga akan meningkat, begitu bukan?

Namun adakah manfaatnya untuk perusahaan? Logikanya, pemberian variabel penambah pada gaji karyawan akan memberikan sedikit beban pada keuangan perusahaan. Padahal biasanya, alokasi untuk gaji karyawan memakan porsi terbesar dalam pengeluaran perusahaan. Ya, ternyata pemberian variabel tambahan gaji karyawan dapat memberikan perusahaan keuntungan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk memberikan penjelasan pada keuntungan masing-masing pihak, simak penjelasan di bawah ini!

Untuk Karyawan

Manfaat paling jelas dan nyata tentunya didapatkan oleh karyawan dengan meningkatnya jumlah total gaji yang didapatkan. Peningkatan manfaat ini praktis akan memberikan karyawan kesempatan untuk mendapatkan hidup yang semakin baik seiring berjalannya waktu. Secara garis besar, manfaat terbesar dari pemberian tunjangan insentif adalah dari sisi ekonomi, baru kemudian dapat diolah oleh karyawan ke sektor lain.

Untuk Perusahaan

Nah, untuk perusahaan sendiri, pemberian tambahan variabel gaji yang meningkatkan nominal totalnya berada pada dua sektor. Pertama jangka pendek, dan kedua jangka panjang. Kedua sektor ini kemudian dapat dilihat dari investasi perusahaan pada sumber daya manusia yang dimilikinya. Jangan salah, peningkatan pengeluaran untuk penggajian karyawan tidak semata mengurangi nilai perusahaan.

Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, peningkatan total gaji dengan pemberian tambahan tunjangan akan memberikan tambahan semangat untuk karyawan. Karyawan mana yang tidak senang ketika mendapatkan apresiasi atas apa yang diberikannya untuk perusahaan, terlebih jika perusahaan memberikan nilai yang ‘pantas’? Rasa senang ini yang dapat membuat kinerja karyawan meningkat, dan memberikan perusahaan performa yang lebih baik.

Kedua untuk keuntungan jangka pendek, karyawan akan merasa nyaman karena perusahaan memberikan rasa keamanan pada karyawan. Pada proyek dengan resiko tinggi, pemberian tunjangan atas resiko kerja benar-benar mampu mempengaruhi kinerja karyawan di lapangan. Ketika merasa nyaman, karyawan akan lebih ‘ringan’ dalam bekerja, sehingga hasil kerjanya lebih baik.

Jangka Panjang

Untuk jangka panjang, investasi yang ditanamkan pada karyawan tadi akan memiliki dampak yang cukup signifikan. Lingkungan kerja yang kondusif akan tercipta karena karyawan tidak akan banyak menuntut kenaikan upah. Stabilitas lingkungan kerja akan membawa karyawan pada tempo kerja yang efektif dan tidak banyak hal yang mengganggu kerja karyawan.

Hubungan baik antara perusahaan dan karyawan juga akan terjalin, sehingga kedua pihak akan sama-sama merasa diuntungkan. Dengan kondisi seperti ini, perusahaan sudah menghilangkan rintangan besar yang biasa terjadi pada hubungan kedua pihak yakni rasa pemanfaatan satu sama lain. Dengan rasa sama-sama diuntungkan, tentu performa kerja perusahaan juga akan meningkat.

Tidak berhenti sampai disitu saja, keuntungan lain bisa didapatkan berupa meningkatnya loyalitas karyawan. Hal ini bisa dilihat dari dua sisi, yaitu menurunnya tingkat turnover dan citra baik yang tertanam pada karyawan yang sudah tidak lagi bekerja pada perusahaan.

Tingkat turnover yang tinggi tidak jarang jadi masalah besar untuk perusahaan. Selain kehilangan SDM yang berkualitas, hal ini juga akan membuat perusahaan harus mengeluarkan tenaga dan dana lebih untuk mendapatkan karyawan pengganti dengan tingkat kinerja yang setara. Ini mengapa pemberian tunjangan insentif disebut sebagai investasi, karena keuntungannya tidak secara langsung dapat dirasakan.

Selain itu, untuk karyawan yang mengakhiri kerjasamanya dengan perusahaan, bisa dipastikan tidak ada isu negatif terkait gaji yang akan diceritakan. Ketika karyawan merasa mendapatkan gaji yang pantas beserta berbagai benefit lain, maka karyawan cenderung akan memberikan cerita positif pada orang lain terkait perusahaan Anda. Daripada harus beriklan tanpa arah dan tujuan, di pasar tenaga kerja cara ini lebih baik untuk meningkatkan citra baik perusahaan Anda.

 

Pengelolaan gaji, lengkap dengan tunjangan dan insentif serta potongan wajibnya, harus dilakukan dengan baik dan efektif. Bagaimana caranya? Salah satunya bisa Anda lakukan dengan menggunakan bantuan layanan pengelolaan HR berkualitas yang memiliki fitur lengkap dan mudah dimodifikasi sesuai keperluan perusahaan Anda.

Salah satu layanan pengelolaan HR yang bisa Anda gunakan adalah Talenta. Dengan berbagai fitur dan kemudahan penggunaan, memungkinkan pengelolaan karyawan mulai dari rekrutmen, pengembangan, gaji, tunjangan insentif, hingga masa penyelesaian tugas bisa dilakukan dengan mudah. Fitur tersebut juga dapat dinikmati karyawan secara langsung melalui Talenta mobile, untuk urusan cuti, pemeriksaan slip gaji, dan berbagai keperluan lainnya.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
  • Indonesia
  • English
loading