fbpx

Koperasi di Indonesia dan Peranannya dalam Perekonomian

11 Dec 2019

Mungkin kata koperasi sudah tidak asing di telinga Anda. Koperasi sudah hadir sejak bertahun-tahun silam, pertama kali digagas oleh Robert Owen, seseorang berkebangsaan Skotlandia pada tahun 1771-1858. Namun, di Indonesia Patih R. Aria Wiria Atmaja-lah yang memperkenalkan koperasi pada tahun 1986. Patih tergerak selepas menyaksikan banyak buruh yang tersiksa karena meminjam uang dari rentenir dengan bunga yang terlampau tinggi. Saat ini, koperasi juga merupakan salah satu pilar yang berperan penting dalam perekonomian di Indonesia. Sebelum mendaftar jadi anggota koperasi, simak informasi mengenai koperasi dan peranannya dalam perekonomian Indonesia berikut ini.

Mengenal Koperasi

Secara harfiah, koperasi bisa didefinisikan sebagai organisasi atau badan usaha yang dijalankan oleh sejumlah anggota untuk mencapai tujuan bersama. Masing-masing anggota koperasi bakal mengemban tugas dan tanggung jawab, mengacu pada prinsip koperasi yang berasas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang koperasi. Setiap anggota juga memiliki hak suara yang sama untuk mengambil keputusan yang dicapai melalui musyawarah mufakat.

Tujuan Didirikannya Koperasi

Seperti dikutip dari UU Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 3, tujuan koperasi adalah untuk menyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Jika pasal tersebut ditelaah, dapat disimpulkan bahwa koperasi memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Menyejahterakan para anggota koperasi dan masyarakat luas
2. Memberikan kontribusi dalam membangun tatanan perekonomian negara
3. Membantu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur
Oleh sebab itu, dengan menjadi anggota koperasi, artinya secara tidak langsung Anda ikut berperan aktif dalam menaikkan taraf hidup masyarakat.

Lima Prinsip Dasar Koperasi

Koperasi menjunjung tinggi beberapa prinsip dasar yang juga dijelaskan dalam UU Nomor 25 Tahun 1992. Prinsip-prinsip tersebut berfungsi sebagai pedoman dalam menjalankan sebuah koperasi. Berikut prinsip-prinsip dasar koperasi:

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

Bersifat sukarela mengandung arti bahwa menjadi anggota koperasi harus didasarkan atas kehendak sendiri, tidak boleh ada paksaan dari pihak mana pun. Sedangkan terbuka memiliki makna bahwa keanggotaan koperasi bersedia menerima siapa saja sebagai anggota, tidak melegalkan diskriminasi dalam bentuk apa pun.

  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis

Dalam menjalankan koperasi, asas demokrasi harus diterapkan, salah satunya diwujudkan melalui musyawarah dan mufakat untuk bersama-sama mengambil keputusan. Semua anggota dan pengurus koperasi harus ambil bagian.

  • Pembagian sisa hasil usaha secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha anggota

Pembagian Sisa Hasil Usaha atau SHU harus adil dan merata, tidak hanya dilihat dari modal yang digelontorkan seseorang ke dalam koperasi, namun juga harus mempertimbangkan jasa dan usaha masing-masing anggota.

  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal

Pada dasarnya, koperasi memberikan feedback kepada para anggota yang telah menginvestasikan modalnya dalam koperasi. Modal dalam koperasi dipergunakan untuk menyejahterakan para anggota, bukan semata-mata untuk menghasilkan keuntungan, oleh karena itu balas jasa terhadap modal terbatas, dalam arti wajar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Kemandirian

Koperasi merupakan badan usaha yang berdiri sendiri, tidak berada di bawah naungan dan tidak bergantung pada lembaga atau organisasi apa pun. Namun, prinsip kemandirian ini juga harus diiringi dengan kebebasan yang bertanggung jawab dalam mengelola usaha.

Apa Peran dan Fungsi Koperasi dalam Perekonomian Indonesia?

Di Indonesia, koperasi sendiri memiliki sejumlah peranan dan fungsi penting bagi setiap lembaga dan anggota yang menjalankannya, yang diharapkan dapat memajukan tatanan perekonomian di Indonesia.

Berdasarkan Pasal 4 UU Nomor 25 tahun 1992, ada empat fungsi dan peran koperasi, antara lain sebagai berikut:

1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Untuk lebih jelasnya, simak penjabaran singkat mengenai peran dan fungsi koperasi di bawah ini.

Membantu Mengembangkan Kegiatan Usaha Masyarakat

Dengan adanya koperasi, baik anggota maupun masyarakat luas bisa dengan leluasa menggali potensi diri dan mengembangkan usaha-usaha yang bersifat tradisional atau non-tradisional di berbagai bidang. Untuk mengembangkan usaha tersebut, tentu mereka harus memulainya dari nol dengan modal awal yang belum tentu besar. Berkat koperasi, mereka dapat membeli kebutuhan dan peralatan yang diperlukan untuk merintis usaha tanpa perlu merogoh kocek yang dalam.

  • Memajukan Kecerdasan Masyarakat

Selain menyediakan berbagai fasilitas yang dapat membantu masyarakat, koperasi juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan bangsa melalui berbagai kegiatan edukatif yang digelar bagi para anggotanya. Kegiatan tersebut diberikan dalam bentuk pelatihan keterampilan di bidang perkoperasian termasuk manajemen, bisnis, dan keuangan.

  • Menekan Angka Pengangguran

Seperti yang kita ketahui, tingginya angka pengangguran di Indonesia merupakan salah satu permasalahan negara yang cukup sulit untuk ditanggulangi. Eksistensi koperasi diharapkan dapat menjadi titik terang dengan menyediakan sejumlah lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Jika masyarakat ikut ambil bagian dalam mengelola koperasi, maka secara otomatis angka pengangguran pun akan berkurang.

  • Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Kegiatan-kegiatan koperasi dinilai dapat meningkatkan penghasilan para anggotanya. Hal ini berarti koperasi bisa menaikkan taraf hidup masyarakat. Dengan bertambahnya penghasilan, maka masyarakat akan semakin mudah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang kian bertambah dan beraneka ragam.

  • Menciptakan Demokrasi Ekonomi

Demokrasi ekonomi menuntut masyarakat untuk aktif berperan dalam kegiatan koperasi. Kegiatan koperasi dilakukan harus dilakukan berdasarkan keputusan bersama para anggota yang sebelumnya telah dicapai melalui musyawarah. Nah, musyawarah merupakan salah satu bentuk perwujudan demokrasi ekonomi.
Jika peran dan fungsi koperasi telah diimplementasikan dengan baik, maka tujuan koperasi akan tercapai, yang pada akhirnya akan turut menyumbang kontribusi dalam membangun tatanan perekonomian nasional, karena koperasi merupakan salah satu faktor kunci yang cukup memengaruhi perekonomian di Indonesia.

Ragam Koperasi Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya, koperasi dibagi menjadi beberapa jenis, yakni koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi jasa, koperasi simpan pinjam, dan koperasi serba usaha.

  • Koperasi Produksi

Koperasi produksi merupakan koperasi yang bertujuan untuk membantu usaha para anggota dengan cara menampung barang-barang hasil buatan mereka agar dapat diproduksi kembali. Salah satu barang yang dijual di koperasi produksi adalah hasil kerajinan, seperti besek bambu atau barang buatan sendiri yang ditawarkan dengan harga miring.

  • Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi merupakan sebuah koperasi yang menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok untuk para anggotanya. Barang-barang yang dijual di koperasi ini umumnya relatif lebih murah dibandingkan harga barang di pasaran. Keuntungan yang diperoleh atau  SHU-nya akan dibagikan kepada anggota sesuai jumlah transaksi pembelian setiap anggotanya.

  • Koperasi Jasa

Berbeda dari koperasi konsumsi, koperasi jasa merupakan koperasi yang hanya menyediakan jasa atau pelayanan tertentu bagi para anggota. Misalnya, jasa asuransi, pendidikan, angkutan, pelatihan, dan lain sebagainya.

  • Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam juga dikenal dengan koperasi kredit. Pada dasarnya, koperasi simpan pinjam memiliki fungsi yang hampir sama seperti bank, yakni menyediakan pinjaman uang bagi para anggota untuk berbagai keperluan mendadak dan dapat digunakan sebagai tempat menyimpan uang.
Saat ini, koperasi kredit merupakan koperasi yang paling populer di Indonesia karena proses pengajuan dan syaratnya tergolong mudah dan cepat. Jika berminat, Anda juga bisa menabung dan mengambil hasil tabungan dengan aman dan nyaman di koperasi simpan pinjam.

  • Koperasi Serba Usaha

Koperasi serba usaha adalah jenis koperasi yang terdiri berbagai macam bentuk usaha. Bentuk-bentuk usaha yang dilakukan dapat berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.

Keuntungan yang Diperoleh Jika Menjadi Anggota Koperasi

Bagi sebagian orang, koperasi terdengar kuno dan ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan layanan keuangan bersifat modern lainnya. Meski begitu, koperasi memiliki beberapa keuntungan yang sangat bermanfaat bagi anggotanya. Apa saja keuntungan koperasi?

  • Menghemat Uang

Koperasi menjual berbagai barang dan bahan dengan harga terjangkau, tetapi dengan kualitas yang sama bagusnya. Jadi, daripada menghabiskan uang untuk membeli barang atau belanja bulanan di pasar atau supermarket, lebih baik Anda membelinya di koperasi agar bisa menghemat uang. Ingat, hemat pangkal kaya!

  • Menambah Penghasilan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, koperasi memberikan keuntungan bagi para anggota setiap tahunnya melalui apa yang disebut Sisa Hasil Usaha. Besarnya SHU bergantung pada jumlah simpanan dan jasa masing-masing anggota.

  • Pinjam Uang? Gampang!

Koperasi menyediakan fasilitas simpan pinjam bagi para anggota. Untuk mengajukan peminjaman uang ke koperasi, proses dan persyaratannya sangat mudah dibandingkan bank atau lembaga keuangan lainnya. Bunga pinjamannya juga kecil dan tidak memberatkan.

  • Melatih sikap kerja sama

Bergabung bersama koperasi dapat melatih kemampuan untuk berorganisasi dan bekerja sama dengan sesama anggota, pengurus, pengawas, dan seluruh bagian dari koperasi, karena pada dasarnya koperasi menganut asas demokrasi dan kekeluargaan.

  • Memperluas jaringan usaha

Koperasi membantu para anggota yang sudah memiliki usaha pribadi, memperluas dan mengembangkan usahanya, dengan cara berkecimpung secara aktif dalam keanggotaan koperasi agar mendapatkan klien-klien baru.

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk bergabung menjadi anggota koperasi? Dengan menjadi anggota koperasi, pastinya akan ada banyak keuntungan yang didapatkan. Selain itu, Anda juga bisa ikut berkontribusi dalam memajukan tatanan perekonomian di Indonesia.

Mungkin kata koperasi sudah tidak asing di telinga Anda. Koperasi sudah hadir sejak bertahun-tahun silam, pertama kali digagas oleh Robert Owen, seseorang berkebangsaan Skotlandia pada tahun 1771-1858. Namun, di Indonesia Patih R. Aria Wiria Atmaja-lah yang memperkenalkan koperasi pada tahun 1986. Patih tergerak selepas menyaksikan banyak buruh yang tersiksa akibat tingginya bunga dari rentenir yang meminjamkan uang. Saat ini, koperasi juga merupakan salah satu pilar yang berperan penting dalam perekonomian di Indonesia.
Sebelum mendaftar jadi anggota koperasi, simak informasi mengenai koperasi dan peranannya dalam perekonomian Indonesia berikut ini.
Koperasi
Secara harfiah, koperasi bisa didefinisikan sebagai organisasi atau badan usaha yang dijalankan oleh sejumlah anggota untuk mencapai tujuan bersama. Masing-masing anggota koperasi bakal mengemban tugas dan tanggung jawab, mengacu pada prinsip koperasi yang berasas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang koperasi. Setiap anggota juga memiliki hak suara yang sama untuk mengambil keputusan yang dicapai melalui musyawarah mufakat.
Tujuan Didirikannya Koperasi
Seperti dikutip dari UU Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 3, tujuan koperasi adalah untuk menyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Jika pasal tersebut ditelaah, dapat disimpulkan bahwa koperasi memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Menyejahterakan para anggota koperasi dan masyarakat luas
2. Memberikan kontribusi dalam membangun tatanan perekonomian negara
3. Membantu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur
Oleh sebab itu, dengan menjadi anggota koperasi, artinya secara tidak langsung kamu ikut berperan aktif dalam menaikkan taraf hidup masyarakat.
Lima Prinsip Dasar Koperasi
Koperasi menjunjung tinggi beberapa prinsip dasar yang juga dijelaskan dalam UU Nomor 25 tahun 1992. Prinsip-prinsip tersebut berfungsi sebagai perdoman dalam menjalankan sebuah koperasi. Berikut prinsip-prinsip dasar koperasi:
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
Bersifat sukarela mengandung arti bahwa menjadi anggota koperasi harus didasarkan atas kehendak sendiri, tidak boleh ada paksaan dari pihak mana pun. Sedangkan terbuka memiliki makna bahwa keanggotaan koperasi bersedia menerima siapa saja sebagai anggota, tidak melegalkan diskriminasi dalam bentuk apa pun.
2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
Dalam menjalankan koperasi, asas demokrasi harus diterapkan, salah satunya diwujudkan melalui musyawarah dan mufakat untuk bersama-sama mengambil keputusan. Semua anggota dan pengurus koperasi harus ambil bagian.
3. Pembagian sisa hasil usaha secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha anggota
Pembagian Sisa Hasil Usaha atau SHU harus adil dan merata, tidak hanya dilihat dari modal yang digelontorkan seseorang ke dalam koperasi, namun juga harus mempertimbangkan jasa dan usaha masing-masing anggota.
4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
Pada dasarnya, koperasi memberikan feedback kepada para anggota yang telah menginvestasikan modalnya dalam koperasi. Modal dalam koperasi dipergunakan untuk menyejahterakan para anggota, bukan semata-mata untuk menghasilkan keuntungan, oleh karena itu balas jasa terhadap modal terbatas, dalam arti wajar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5. Kemandirian
Koperasi merupakan badan usaha yang berdiri sendiri, tidak berada di bawah naungan dan tidak bergantung pada lembaga atau organisasi apa pun. Namun, prinsip kemandirian ini juga harus diiringi dengan kebebasan yang bertanggung jawab dalam mengelola usaha.
Apa Peran dan Fungsi Koperasi dalam Perekonomian Indonesia?
Di Indonesia, koperasi sendiri memiliki sejumlah peranan dan fungsi penting bagi setiap lembaga dan anggota yang menjalankannya, yang diharapkan dapat memajukan tatanan perekonomian di Indonesia.
Berdasarkan Pasal 4 UU Nomor 25 tahun 1992, ada empat fungsi dan peran koperasi, antara lain sebagai berikut:
1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Untuk lebih jelasnya, simak penjabaran singkat mengenai peran dan fungsi koperasi di bawah ini.
Membantu Mengembangkan Kegiatan Usaha Masyarakat
Dengan adanya koperasi, baik anggota maupun masyarakat luas bisa dengan leluasa menggali potensi diri dan mengembangkan usaha-usaha yang bersifat tradisional atau non-tradisional di berbagai bidang. Untuk mengembangkan usaha tersebut, tentu mereka harus memulainya dari nol dengan modal awal yang belum tentu besar. Berkat koperasi, mereka dapat membeli kebutuhan dan peralatan yang diperlukan untuk merintis usaha tanpa perlu merogoh kocek yang dalam.
Memajukan kecerdasan masyarakat
Selain menyediakan berbagai fasilitas yang dapat membantu masyarakat, koperasi juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan bangsa melalui berbagai kegiatan edukatif yang digelar bagi para anggotanya. Kegiatan tersebut diberikan dalam bentuk pelatihan keterampilan di bidang perkoperasian termasuk manajemen, bisnis, dan keuangan.
Menekan Angka Pengangguran
Seperti yang kita ketahui, tingginya angka pengangguran di Indonesia merupakan salah satu permasalahan negara yang cukup sulit untuk ditanggulangi. Eksistensi koperasi diharapkan dapat menjadi titik terang dengan menyediakan sejumlah lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Jika masyarakat ikut ambil bagian dalam mengelola koperasi, maka secara otomatis angka pengangguran pun akan berkurang.
Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat
Kegiatan-kegiatan koperasi dinilai dapat meningkatkan penghasilan para anggotanya. Hal ini berarti koperasi bisa menaikkan taraf hidup masyarakat. Dengan bertambahnya penghasilan, maka masyarakat akan semakin mudah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang kian bertambah dan beraneka ragam.
Menciptakan Demokrasi Ekonomi
Demokrasi ekonomi menuntut masyarakat untuk aktif berperan dalam kegiatan koperasi. Kegiatan koperasi dilakukan harus dilakukan berdasarkan keputusan bersama para anggota yang sebelumnya telah dicapai melalui musyawarah. Nah, musyawarah merupakan salah satu bentuk perwujudan demokrasi ekonomi.
Jika peran dan fungsi koperasi telah diimplementasikan dengan baik, maka tujuan koperasi akan tercapai, yang pada akhirnya akan turut menyumbang kontribusi dalam membangun tatanan perekonomian nasional, karena koperasi merupakan salah satu faktor kunci yang cukup memengaruhi perekonomian di Indonesia.
Ragam Koperasi Berdasarkan Fungsinya
Berdasarkan fungsinya, koperasi dibagi menjadi lima macam, yakni koperasi produksi, koperasi konsumsi, koperasi jasa, koperasi simpan pinjam, dan koperasi serba usaha.
Koperasi Produksi
Koperasi produksi merupakan koperasi yang bertujuan untuk membantu usaha para anggota dengan cara menampung barang-barang hasil buatan mereka agar dapat diproduksi kembali. Salah satu barang yang dijual di koperasi produksi adalah hasil kerajinan, seperti besek bambu atau barang buatan sendiri yang ditawarkan dengan harga miring.
Koperasi Konsumsi
Koperasi konsumsi merupakan sebuah koperasi yang menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok untuk para anggotanya. Barang-barang yang dijual di koperasi ini umumnya relatif lebih murah dibandingkan harga barang di pasaran. Keuntungan yang diperoleh atau dari SHU-nya akan dibagikan kepada anggota sesuai jumlah transaksi pembelian setiap anggotanya.
Koperasi Jasa
Berbeda dari koperasi konsumsi, koperasi jasa merupakan koperasi yang hanya menyediakan jasa atau pelayanan tertentu bagi para anggota. Misalnya, jasa asuransi, pendidikan, angkutan, pelatihan, dan lain sebagainya.
Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi simpan pinjam juga dikenal dengan koperasi kredit. Pada dasarnya, koperasi simpan pinjam memiliki fungsi yang hampir sama seperti bank, yakni menyediakan pinjaman uang bagi para anggota untuk berbagai keperluan mendadak dan dapat digunakan sebagai tempat menyimpan uang.
Saat ini, koperasi kredit merupakan koperasi yang paling populer di Indonesia karena proses pengajuan dan syaratnya tergolong mudah dan cepat. Jika berminat, Anda juga bisa menabung dan mengambil hasil tabungan dengan aman dan nyaman di koperasi simpan pinjam.
Koperasi Serba Usaha
Koperasi serba usaha adalah jenis koperasi yang terdiri berbagai macam bentuk usaha. Bentuk-bentuk usaha yang dilakukan dapat berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.
Keuntungan yang Diperoleh Jika Menjadi Anggota Koperasi
Bagi sebagian orang, koperasi terdengar kuno dan ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan layanan keuangan bersifat modern lainnya. Meski begitu, koperasi memiliki beberapa keuntungan yang sangat bermanfaat bagi anggotanya. Apa saja keuntungan koperasi?
Menghemat Uang
Koperasi menjual berbagai barang dan bahan dengan harga terjangkau, tetapi dengan kualitas yang sama bagusnya. Jadi, daripada menghabiskan uang untuk membeli barang atau belanja bulanan di pasaran atau supermarket, lebih baik Anda membelinya di koperasi agar bisa menghemat uang. Ingat, hemat pangkal kaya!
Menambah Penghasilan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, koperasi memberikan keuntungan bagi para anggota setiap tahunnya melalui apa yang disebut Sisa Hasil Usaha. Besarnya SHU bergantung pada jumlah simpanan dan jasa masing-masing anggota.
Pinjam Uang? Gampang!
Koperasi menyediakan fasilitas simpan pinjam bagi para anggota. Untuk mengajukan peminjaman uang ke koperasi, proses dan persyaratannya sangat mudah dibandingkan bank atau lembaga keuangan lainnya. Bunga pinjamannya juga kecil dan tidak memberatkan.
Melatih sikap kerja sama
Bergabung bersama koperasi dapat melatih kemampuan untuk berorganisasi dan bekerja sama dengan sesama anggota, pengurus, pengawas, dan seluruh bagian dari koperasi, karena pada dasarnya koperasi menganut asas demokrasi dan kekeluargaan.
Memperluas jaringan usaha
Koperasi membantu para anggota yang sudah memiliki usaha pribadi, memperluas dan mengembangkan usahanya, dengan cara berkecimpung secara aktif dalam keanggotaan koperasi agar mendapatkan klien-klien baru.
Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda tertarik untuk bergabung menjadi anggota koperasi? Dengan menjadi anggota koperasi, pastinya akan ada banyak keuntungan yang didapatkan. Selain itu, Anda juga bisa ikut berkontribusi dalam memajukan tatanan perekonomian di Indonesia.

Email berlangganan

Dapatkan content HR premium langsung di email Anda!

Tinggalkan tugas rutin dan kembangkan bisnis lebih cepat bersama Talenta

Undang ke Kantor

Konsultasi gratis dengan tim kami bagaimana solusi Talenta dapat membantu bisnis Anda.

Undang Konsultasi

Live Demo

Ikuti workshop Meet Mekari untuk mempelajari Talenta lebih lanjut secara langsung.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba gratis Talenta untuk eksplorasi beragam fitur yang memenuhi kebutuhan Anda.

Coba Gratis
Suka dengan ArtikelnyaTalenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan Artikelnya?Talenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!