Konflik karyawan menjadi hal yang umum dijumpai bagi tim HR yang bergelut dengan persoalan karyawan di perusahaan. Mulai dari atasan yang mengeluh tentang kinerja bawahannya, seorang karyawan yang bermasalah dengan karyawan lainnya, karyawan yang kerjanya tidak optimal karena masalah personal, dan sebagainya. Beberapa permasalahan tersebut mungkin terdengar sederhana, namun bagaimana mengatasi adanya konflik kerja tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim HR. Selain itu, konflik-konflik tersebut tentunya akan memengaruhi produktivitas kerja karyawan.

Oleh karena itu, sebagai tim HR, perlu bagi Anda untuk mengetahui konflik yang sering terjadi di perusahaan serta mencari tahu solusinya. Jangan sampai dengan konflik yang terjadi tersebut banyak pekerjaan karyawan yang terbengkalai dan karyawan menjadi tidak nyaman bekerja. Berikut konflik-konflik karyawan yang sering terjadi di perusahaan dan bagaimana cara mengatasinya.

Konflik Antar Atasan dan Bawahan

Latar belakang dan kepribadian yang beragam membuat konflik atau masalah dalam hubungan kerja menjadi hal yang sangatlah wajar. Contoh yang paling sering dijumpai adalah konflik antar atasan dan bawahan. Alasan yang diberikan pun beragam, mulai dari bawahan yang tidak memberikan kinerja memuaskan, atasan gagal memberikan feedback terhadap kinerja bawahan, atau sekedar kesalahan berkomunikasi.

Mungkin konflik ini terdengar sepele, namun satu hal yang menyebabkan masalah ini bisa menjadi berbahaya pada perusahaan adalah ketika konflik tersebut memengaruhi kinerja karyawan. Jika hal tersebut terjadi, pencapaian tujuan seperti yang telah direncanakan untuk produktivitas perusahaan akan terhambat.

Dengan demikian, penting bagi perusahaan untuk bisa mengatasi konflik antar atasan dan bawahan tersebut secara bijaksana. Salah satu contoh solusi yang tepat adalah dengan menjadikan tim HR sebagai pihak penengah yang akan membantu keduanya memilah permasalahan profesional dan pribadi. Penting bagi tim HR untuk netral dalam membantu dan menyikapi masalah dengan lebih bijak dan tepat.

Konflik Antar Karyawan

Perlu diketahui bahwa tidak semua masalah karyawan melibatkan atasannya. Pada beberapa hal, konflik pun bisa terjadi antara sesama karyawan. Misalnya, saat mereka memiliki perbedaan pendapat tentang bagaimana melakukan sesuatu, atau saat seorang karyawan merasa direndahkan karyawan lainnya. Konflik tersebut bisa menjadi serius apalagi jika mengakibatkan rusaknya kerja sama dalam perusahaan. Dampaknya, lingkungan kerja tidak lagi kondusif dan mungkin akan mengganggu karyawan lainnya yang awalnya tidak terlibat.

Solusinya, tim HR perlu melakukan mediasi dan menjadi mediator agar konflik tersebut tidak menjadi lebih besar. Mediasi menjadi proses dengan beberapa langkah spesifik yang dapat Anda lakukan untuk mencapai hasil yang solutif dan diterima semua orang.

Konflik “Beda Gaya Kerja”

Konflik lain yang sering terjadi adalah perbedaan gaya kerja, baik antara sesama karyawan ataupun antara atasan dan bawahan. Sebagai contoh, atasan menginginkan pekerjaan yang diselesaikan membuahkan hasil secara cepat. Sedangkan bawahan adalah pribadi yang berhati-hati dalam bekerja dan mengambil keputusan sehingga terkesan lambat dalam menyelesaikan pekerjaan. Konflik umumnya muncul karena perbedaan ini. Maka, pemahaman akan perbedan ini menjadi bagian penting dalam operasional sebuah perusahaan.

Posisi karyawan harus ditempatkan sesuai dengan profil yang ada pada diri karyawan. Apa yang akan terjadi jika seorang karyawan yang cenderung berhati-hati ditempatkan disebuah posisi yang menuntut pengambilan keputusan secara cepat? Tentu saja, keputusan akan cenderung lambat dikeluarkan, dan mungkin saja target kerja juga tidak akan tercapai.

Oleh karena itu, solusi untuk mengatasinya adalah dengan menempatkan posisi karyawan sesuai dengan karakter dirinya. Setidaknya, tempatkan karyawan dalam posisi yang mampu mengembangkan kemampuan karyawan kedepan.

Konflik Personal Karyawan

Masalah personal karyawan menjadi konflik lain yang sering terjadi di perusahaan. Tim HR memang memiliki batasan untuk masuk ke dalam wilayah privasi karyawan sehingga tidak boleh terkesan ikut campur dalam masalah personal yang ada. Namun, karena tim HR bertugas mengelola urusan karyawan, kinerja sehari-hari hingga proses pencapaian target, maka perlu juga untuk mengamati bagaimana perubahan perilaku karyawan yang mengalami konflik personal tersebut.

Sebagai contoh, saat karyawan yang dulunya rajin berangkat kerja, sekarang mulai sering izin tidak masuk kerja. Atau saat seorang karyawan yang dulunya disiplin dengan jam masuk kerja kini mulai sering terlambat. Perubahan perilaku seperti itu yang perlu diamati. Jika hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka kemungkinan kinerja karyawan tersebut akan menurun dan produktivitas kerja perusahaan akan terganggu.

Tim HR bisa melakukan proses coaching dan counselling sebagai solusi, menjelaskan sudut pandang dari manajemen terkait perubahan karyawan tersebut. Misalnya, karyawan akan dinilai tidak berprestasi dan tidak profesional oleh manajemen. Tak hanya itu, tim HR perlu memberikan solusi yang bijak untuk permasalahan yang ada. Dalam hal ini, memberi solusi bagi pokok masalah yang ada, ataupun sekedar ingin tahu masalah yang ada, akan menimbulkan pemahaman dari karyawan seberapa tim HR mampu bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya.

 

Sumber daya manusia menjadi salah satu aset terpenting dalam perusahaan. Oleh karena itu, mulailah mencari tahu apakah karyawan di perusahaan memiliki konflik seperti yang telah dijelaskan di atas. Mulai memberikan perhatian lebih dan jangan pernah mengabaikan keluhan karyawan agar karyawan merasa dihargai. Dengan demikian, karyawan akan lebih semangat dan produktif dalam bekerja.

Untuk memahami konflik personal karyawan, Anda dapat mengecek perubahan-perubahan seperti jam masuk kerja atau cuti karyawan melalui software HR. Anda bisa mempercayakan hal itu pada layanan software Talenta. Layanan Talenta dapat membantu Anda mengelola proses penggajian, pemotongan pajak, BPJS, pengajuan cuti dan absensi secara online. Ingin tahu lebih lanjut tentang layanan Talenta? Yuk daftarkan perusahaan Anda di Talenta sekarang juga dan nikmati kelengkapan fiturnya!

 

 

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.