Kompensasi Karyawan, Apa Bentuk dan Jenisnya?

Kompensasi Karyawan, Apa Bentuk dan Jenisnya?

Tidak hanya gaji, beberapa perusahaan juga sering memberikan imbalan berupa barang atau kenikmatan bagi karyawannya sebagai pelengkap upah dan tunjangan. Imbalan ini merupakan bagian dari kompensasi manajemen yang diberikan oleh organisasi bisnis kepada karyawan. Tujuannya adalah sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas kontribusi karyawan dalam bentuk waktu, tenaga, pikiran, dan keahlian.

Kompensasi karyawan saat ini juga sering disebut dengan employee benefit

Saat membuat lowongan pekerjaan, HR sering menuliskan tawaran di luar gaji yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada karyawan. MIsalnya saja, perusahaan dapat memberikan tunjangan kesehatan, dokter gigi, keanggotaan gym, parkir gedung, dan lingkungan kerja yang nyaman. Beberapa perusahaan modern sekelas start up juga tidak kalah dalam menawarkan imbalan. Contohnya saja pemberian makan siang gratis, free flow minuman, dan juga fasilitas lain seperti ruang menyusui, dapur, dan lain sebagainya. 

Iming-iming tersebut merupakan nilai lebih yang menjadi nilai tambah perusahaan Anda dibandingkan dengan perusahaan lainnya di mata pencari kerja. Tidak sedikit juga calon karyawan yang tertarik melamar ke perusahaan bukan karena faktor gaji, melainkan juga karena kompensasi karyawan lain yang tidak selalu berupa uang. 

Tujuan Pemberian Kompensasi Karyawan

Pemberian kompensasi terhadap karyawan tentunya memiliki tujuan yang positif. Tujuannya meliputi:

  • Penghargaan terhadap prestasi karyawan;
  • Menjamin keadilan gaji karyawan;
  • Mempertahankan karyawan sehingga mengurangi angka turnover;
  • Memperoleh karyawan yang bermutu;
  • Pengendalian biaya-biaya perusahaan;
  • Memenuhi peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah yang berkaitan dengan bisnis dan ketenagakerjaan. 

Bisa dikatakan, pemberian kompensasi ini merupakan suatu bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan atas loyalitas dalam bekerja. Hal ini tentu saja dapat menjadikan semangat karyawan dalam bekerja menjadi lebih tinggi. Dengan begitu, perusahaan akan lebih mudah dalam mencapai target ke depannya.

Baca juga: Bingung Hitung Gaji Karyawan? Begini Caranya!

Bentuk-Bentuk Kompensasi karyawan

Sebuah kompensasi yang diberikan kepada karyawan oleh perusahaan atau pihak yang terkait dalam proses usaha, bisa berbentuk tunjangan yang sifatnya materi. Bentuk kompensasi terbagi menjadi 4 hal, yaitu:

1. Upah atau Gaji

Gaji yang diberikan perusahaan biasanya berhubungan dengan tarif upah per jam. Di mana perhitungannya semakin lama waktu bekerja, maka semakin besar pula gaji yang didapat. Upah merupakan dasar pembayaran yang sering digunakan bagi pekerja-pekerja produksi dan pemeliharaan. Sedangkan gaji atau salary biasanya berlaku untuk tarif mingguan, bulanan, atau tahunan.

2. Insentif

Insentif adalah tambahan-tambahan gaji di luar gaji pokok atau upah yang diberikan oleh perusahaan. Program insentif disesuaikan dengan memberikan bayaran tambahan berdasarkan produktivitas, penjualan, dan profit. Termasuk juga upaya-upaya pemangkasan biaya yang tergantung dengan kebijakan perusahaan. 

3. Tunjangan

Salah satu bentuk tunjangan dalam perusahaan biasanya meliputi asuransi kesehatan, asuransi jiwa, liburan-liburan yang ditanggung perusahaan. Begitu juga dengan program pensiun serta tunjangan-tunjangan lainnya yang berhubungan dengan kepegawaian. 

4. Fasilitas

Fasilitas yang diberikan perusahaan juga meliputi mobil perusahaan, keanggotaan klub, penggantian biaya parkir atau tempat parkir khusus, dan lain sebagainya. Hal ini tergantung kesanggupan perusahaan dalam memberikan fasilitas bagi karyawannya. Biasanya semua telah tertuang dalam surat perjanjian kerja. 

Baca juga: Infografik: 10 Ide Benefit Unik nan Asyik

Jenis-Jenis Kompensasi Karyawan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, terdapat tiga jenis kompensasi yang lazim diberikan perusahaan kepada karyawannya, yaitu:

1. Kompensasi Finansial Langsung

Kompensasi ini meliputi segala macam imbalan pekerjaan yang berwujud uang. Antara lain adalah gaji, berbagai macam tunjangan, THR, insentif, bonus, komisi, pembagian profit perusahaan, opsi saham, dan pembayaran prestasi. Segala jenis pendapatan yang menambah penghasilan bruto tahunan karyawan dan dikenai PPh 21 juga termasuk kompensasi finansial langsung. 

2. Kompensasi Finansial Tidak Langsung

Misalnya saja perusahaan mendaftarkan karyawan dalam asuransi kesehatan atau asuransi jiwa. Perusahaan membayar premi asuransi setiap bulannya, sedangkan karyawan memperoleh manfaat dari program tersebut berupa biaya pengobatan atau tunjangan hari tua. Berbagai fasilitas dan kenikmatan yang diperoleh karyawan juga termasuk kompensasi tidak langsung. Contohnya seperti mobil dinas dari perusahaan, rumah dinas, voucher, akses internet, dan keanggotaan club.

3. Kompensasi Non Finansial

Kompensasi ini tidak berwujud uang dan tidak ada kaitannya dengan uang. Namun, nilainya positif dan sangat berharga bagi karyawan. Contohnya misalnya perusahaan memberikan pelatihan kemampuan secara berkala, lingkungan kerja yang nyaman, supervisi yang kompeten dan profesional. Tidak ketinggalan juga tim kerja yang suportif, jenjang karir yang pasti, penghargaan terhadap prestasi, cuti lebih banyak, atau jam kerja yang fleksibel. Kredibilitas nama perusahan juga menjadi kompensasi non-finansial bagi karyawan. Hal ini dikarenakan reputasi organisasi bisnis dapat meningkatkan kredibilitas individual.

Kosakata: Apa itu HRIS (Human Resource Information System)?

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kompensasi Karyawan

Besar kecilnya kompensasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Tingkat biaya hidup
  • Tingkat kompensasi yang berlaku di perusahaan lain yang sejenis
  • Tingkat kemampuan perusahaan
  • Jenis pekerjaan dan besar kecilnya tanggung jawab
  • Peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Peranan serikat buruh.

Sistem kompensasi antar perusahaan tentu saja berbeda-beda dan tidak bisa disamakan. Misalnya saja dalam kompensasi finansial langsung, ada perusahaan yang hanya memberikan upah saja tanpa tunjangan. Ada juga yang memberikan insentif sebagai perangsang kinerja karyawan. Kompensasi jenis ini membutuhkan perhitungan yang cermat, terutama jika perusahaan memberikan banyak komponen dalam penilaiannya.

Pengelolaan keuangan perusahaan memiliki pengaruh yang besar pada tingkat kompensasi yang diberikan kepada karyawan. Kini, Anda dapat memanfaatkan software payroll Indonesia untuk mempermudah urusan penghitungan kompensasi bagi karyawan. Software HR dapat diandalkan dalam berbagi tugas administrasi penggajian. Pekerjaan HR yang rumit dan menghabiskan banyak waktu akan bisa diselesaikan dengan cepat dan akurat menggunakan software.

Talenta, adalah salah satu software HR terpercaya di Indonesia. Anda tidak perlu lagi menghitung komponen kompensasi karyawan secara manual menggunakan excel. Menghitung besaran gaji, tunjangan, bonus, komisi, hingga premi BPJS bisa dilakukan secara otomatis menggunakan fitur yang dimiliki oleh Talenta. Hasil perhitungan yang akurat akan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata karyawan. 

 

 


PUBLISHED04 Mar 2020
Risna
Risna