Ketimbang Psikotes, Hal Ini Justru Lebih Penting Saat Proses Rekrutmen

Ketimbang Psikotes, Hal Ini Justru Lebih Penting Saat Proses Rekrutmen

Tak jarang pelamar kerja, terutama yang baru saja memulai mencari pekerjaan akan mengagung-agungkan proses psikotes. Sehingga tak jarang dari para pelamar rela melakukan hal curang demi bisa lolos dan dianggap sebagai salah satu kandidat terbaik yang wajib dilirik perusahaan. Meski tak salah, proses psikotes sebenarnya bukanlah satu-satunya tahapan dalam proses rekrutmen. Bahkan, bisa dibilang psikotes adalah bagian kecil dari proses rekrutmen karyawan. Lantas, tahapan apa sebenarnya yang jauh lebih penting saat proses rekrutmen? Berikut penjelasannya.
Bagaimana Anda berharap besar bisa lolos psikotes, jika CV saja tak menarik.
Sebelum Anda berharap bisa mendapatkan pekerjaan dengan menyiapkan trik guna lolos proses psikotes, coba pikirkan satu hal ini. Meski terlihat remeh, Curicullum Vitae alias CV yang baik dan menarik adalah kunci pertama Anda bisa mengikuti tahapan demi tahapan rekrutmen. Persiapkan CV Anda sebaik-baiknya, berikan informasi yang jelas lengkap dengan portfolio jika ada. Hal ini perlu dilakukan agar kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan jauh lebih tinggi.
Jika Anda bingung bagaimana cara membuat CV yang baik dan menarik, kini sudah banyak situs yang menyediakan template CV menarik. Tinggal masukan saja informasi yang dibutuhkan dan pilihlah template yang paling menarik atau sesuai dengan selera Anda.
Jika CV sudah dibuat sebaik mungkin, lebih persiapkan diri untuk interview. Mengapa?
Setelah CV sudah Anda buat semenarik mungkin dan perusahaan mulai melirik, persiapkan diri lebih banyak pada proses interview. Mengapa demikian? Proses interview sebenarnya adalah tahapan yang paling menunjukkan siapa diri Anda sebenarnya ketimbang proses psikotes. Meski tak bisa dilepaskan, proses interview sebenarnya adalah tahapan yang paling penting karena saat Anda melalui tahapan ini maka Anda sedang bertaruh mempertahankan reputasi dan membuktikan bahwa Anda adalah sosok yang pantas untuk direkrut atau dilirik oleh perusahaan.
Tak hanya itu saja, proses interview jauh lebih penting karena di tahapan ini Anda juga berkesempatan untuk mengenal perusahaan. Artinya, Anda bisa menimbang apakah visi dan misi perusahaan sesuai dengan visi dan misi Anda dalam berkarir. Di tahapan ini, Anda juga bisa mengenal kebudayaan perusahaan lewat petinggi atasan yang sedang meng-interview Anda.
Akhir kata, sebenarnya Anda wajib mempersiapkan diri sebaik mungkin saat proses rekrutmen. Entah itu, saat melamar atau psikotes dan interview. Lakukan hal sebaik mungkin dan persiapkan diri Anda dengan maksimal, agar Anda bisa menarik perhatian para petinggi perusahaan. Karena pada dasarnya di semua tahapan rekrutmen, reputasi Anda sebenarnya dipertaruhkan.
 
Sumber cover: http://www.business-opportunities.biz/2015/05/04/best-questions-ask-job-seeker-interview/

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED02 May 2017
talenta
talenta