Kelola Karyawan Lebih Mudah saat PSBB Jakarta dengan Sistem HR

Kelola Karyawan Lebih Mudah saat PSBB Jakarta dengan Sistem HR

Karyawan adalah salah satu aset terbaik yang dimiliki oleh perusahaan. Untuk dapat mengelola kinerja karyawan, dibutuhkan HR manajemen yang dibantu oleh sistem HR yang baik. 

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Apalagi saat ini beberapa provinsi khususnya di DKI Jakarta telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sistem HR harus dimiliki guna mempermudah HR dalam mengelola kebutuhan karyawan.

Sementara itu, pengertian HR software adalah sebuah sistem yang dapat mengolah dan menyimpan data karyawan dalam jumlah yang banyak dan kompleks. Yang dimaksud data karyawan adalah data absensi, penggajian, laporan kinerja, yang mempengaruhi performa karyawan tersebut. 

Lalu pertanyaannya, mengapa perusahaan membutuhkan sistem HR? Dan apa perannya bagi perusahaan?

Keberadaan sistem ini mampu membantu perusahaan untuk mencapai tujuan dengan menemukan sumber daya manusia yang berkualitas. Misalnya saja pada tahap rekrutmen, sistem mampu menyeleksi kandidat yang sesuai dengan kriteria yang paling sesuai. 

Mengingat proses rekrutmen yang panjang, sedangkan masih banyak tugas HR lainnya yang harus diselesaikan, di sinilah pentingnya menggunakan automasi sistem HR.

Dengan sistem yang otomatis proses perekrutan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Sehingga staff HR dapat melakukan pekerjaan yang sifatnya strategis lainnya. 

Note : Baca artikel Contoh Aplikasi HRIS yang Gantikan Tugas HR di Perkantoran selama PSBB Jakarta

Mengenai PSBB Jakarta

Pemprov DKI Jakarta mulai 14 September 2020 hingga 25 September 2020 kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. PSBB Jakarta jilid II yang berlaku hari ini lebih ketat dibandingkan aturan sebelumnya.

Penerapan PSBB Jakarta mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 terkait perubahan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta.

Selama masa PSBB, seluruh warga di DKI Jakarta dianjurkan untuk:

1. Tetap di rumah dan tidak bepergian,
2. Kecuali ada keperluan mendesak,
3. Kecuali beraktivitas dalam usaha esensial yang diperbolehkan.

Note : Baca artikel Tips HR Kelola Karyawan Selama PSBB Jakarta

Sektor Bisnis yang Boleh Tetap Buka saat PSBB Jakarta

Selama PSBB Jakarta, 11 sektor usaha atau bisnis tetap boleh beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi kapasitas 50%. Ke-11 sektor bisnis tersebut adalah:

1. Kesehatan
2. Bahan pangan, makanan, minuman
3. Energi
4. Komunikasi dan teknologi informasi
5. Keuangan, Perbankan, Sistem Pembayaran, Pasar Modal
6. Logistik
7. Perhotelan
8. Konstruksi
9. Industri strategis
10. Pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu.
11. Kebutuhan sehari-hari

Kegiatan Esensial yang Dapat Beroperasi dengan Pembatasan Kapasitas

Tempat-tempat ini boleh beroperasi dengan maksimal 50% karyawan:

1. Kantor perwakilan negara asing dan/atau organisasi internasional dalam menjalankan fungsi diplomatik dan konsuler serta fungsi lainnya.
2. BUMN/BUMD yang turut serta dalam penanganan COVID-19 dan/atau dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
3. Organisasi kemasyarakatan lokal dan internasional yang bergerak pada sektor sosial dan/atau kebencanaan.

Kecuali kantor Pemerintah yang bersifat pelayanan langsung kepada publik yang terkait dengan kebutuhan mendasar, seperti pemadam kebakaran, kesehatan, dan lain-lain. Pengaturan kantor pemerintah beroperasi, sesuai pengaturan Permen PAN-RB di zona dengan risiko tinggi, dengan maksimal 25% pegawai.

Bila ditemukan kasus positif pada lokasi kegiatan-kegiatan di atas, maka seluruh usaha dan kegiatan pada lokasi tersebut harus ditutup paling sedikit selama 3 hari operasi.

Kegiatan Non Esensial Dapat Beroperasi dengan Pembatasan Kapasitas

Tempat-tempat ini boleh beroperasi dengan pembatasan kapasitas:

  1. Pimpinan kantor dan tempat kerja wajib mengatur mekanisme bekerja dari rumah bagi para pegawai. Apabila sebagian pegawai harus bekerja
    di kantor, maka pimpinan tempat kerja wajib membatasi paling banyak 25% pegawai berada dalam tempat kerja dalam satu waktu bersamaan.
  2. Pasar dan pusat perbelanjaan dapat beroperasi dengan menerapkan batasan kapasitas paling banyak 50% pengunjung yang berada dalam
    lokasi dalam waktu bersamaan. Restoran, rumah makan, cafe di dalam pusat perbelanjaan hanya boleh menerima pesan antar / bawa pulang.

Bila ditemukan kasus positif pada lokasi kegiatan-kegiatan di atas, maka seluruh usaha dan kegiatan pada lokasi tersebut harus ditutup paling sedikit selama 3 hari operasi.

Note : Baca artikel Ulasan Lengkap Soal Aturan PSBB Jakarta yang Harus Diketahui HR

Peran Sistem HR dalam Pengelolaan Karyawan

Banyaknya tugas HR baik secara administratif maupun strategis membuat waktu mereka banyak digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan administratif. Seperti yang diketahui bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi HR membutuhkan cukup banyak waktu. 

Dengan adanya sebuah sistem pada HR perusahaan, pekerjaan yang sifatnya administratif dapat dikerjakan oleh sistem. Inilah peran sistem human resource dalam pengelolaan karyawan:

Memudahkan Konfigurasi Kerja Karyawan

Terkadang kinerja karyawan terlihat tidak bagus bukan karena skill mereka buruk, melainkan adanya ketidakjelasan pada jobdesk yang diberikan oleh perusahaan. Hal ini menyebabkan karyawan tidak bisa maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan. 

Dengan adanya human resource system yang telah diterapkan pada perusahaan, semua jobdesk karyawan dapat ditentukan secara jelas dan terstruktur. Karyawan juga bisa melihat target pencapaian masing-masing yang mempengaruhi penilaian kinerja. 

Melalui sistem, pengaturan kerja karyawan dapat dilakukan secara jelas dan mudah. Baik dari sisi perusahaan dan karyawan akan merasa diuntungkan. 

Pembayaran Gaji Secara Akurat

Penghitungan gaji secara manual sangat berisiko untuk terjadi kesalahan yang bisa menyebabkan kerugian baik karyawan maupun perusahaan. Tidak hanya itu, menghitung gaji manual juga membutuhkan banyak waktu. Tidak jarang jika mendekati hari penggajian, staff HR banyak yang lembur

Salah satu keunggulan dari sistem human resource adalah mampu melakukan perhitungan dan pembayaran gaji secara otomatis. Karena itulah perusahaan sangat membutuhkan sistem tersebut untuk membantu proses payroll lebih cepat dan akurat. 

Biasanya dalam sebuah sistem human resource perusahaan saling terintegrasi. Misalnya saja dalam perhitungan gaji karyawan, sistem payroll terintegrasi dengan sistem absensi. Sehingga dalam perhitungannya bersifat akurat berdasarkan catatan absensi yang tersimpan dalam sistem. 

Berbasis Employee Self Service

Di bidang HR, teknologi dan personalisasi dapat digabungkan melalui sistem employee self service atau ESS. Pengertian ESS adalah pemberian hak kepada karyawan untuk mengakses informasi dan data pribadi mereka yang terkait pekerjaan. 

ESS dapat diimplementasikan dalam sistem human resource perusahaan dengan tujuan mempermudah tugas HR sekaligus mempermudah karyawan untuk mendapatkan haknya saat bekerja. 

Misalnya saja jika karyawan lupa melakukan absensi, yang bersangkutan bisa meralat absensi melalui fitur ESS setelah mendapat persetujuan dari HR. Karyawan juga bisa mengajukan cuti secara mendadak melalui ESS. 

Jadi, inilah peran sistem Human Resource pada perusahaan yang tentunya sangat membantu kinerja HR dan juga karyawan. 

Kabar baiknya sekarang Anda bisa menggunakan sistem HR dengan fitur lengkap dari software Talenta. Sebagai software HR di Indonesia, Talenta memiliki fitur ESS yang mudah digunakan dan memenuhi syarat sebagai sistem layanan mandiri terbaik. 

Coba gratis layanan ESS Talenta dengan mendaftarkan email Anda pada form ini

Note : Baca artikel Solusi Cepat Menghitung PPh 21 Gaji Karyawan saat PSBB Jakarta: Beli Software HRD!


PUBLISHED16 Sep 2020
Risna
Risna