Insight Talenta

Kenalan dengan Jenis Tenaga Kerja untuk Kebutuhan Perusahaan

Pengusaha harus benar-benar mampu mengenali jenis-jenis tenaga kerja agar dia bisa mendelegasikan pekerjaan yang diberikan ke ahlinya. Pertumbuhan dan perkembangan suatu perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas strategi yang diterapkan dalam perusahaan tersebut.

Namun ada faktor pendukung lainnya seperti lingkungan kerja yang mendukung, pemimpin yang dapat dijadikan panutan, dan karyawan yang berperan aktif dalam mendukung kelangsungan usaha. Isu-isu terkait ketenagakerjaan dapat dianggap sebagai kunci penting dalam mengamankan sumber daya tenaga kerja.

Sebagai seorang pengusaha, Anda perlu mengetahui jenis-jenis tenaga kerja agar dapat memilah orang berdasarkan kemampuan dan lokasinya.

“The right man for the right job.”

Jangan sampai salah menempatkan seseorang, ini hanya akan mengurangi efisiensi operasional perusahaan.

jenis tenaga kerja perusahaan

Apa Itu Definisi Tenaga Kerja?

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan tenaga kerja sebagai orang yang melakukan atau melakukan sesuatu.

Tenaga kerja juga diartikan sebagai orang yang mampu melakukan suatu pekerjaan. Tenaga kerja ini disebut juga sebagai pekerja atau pegawai.

Sedangkan menurut Wikipedia, tenaga kerja mencakup orang-orang yang bekerja untuk menghasilkan output berupa barang dan jasa. Seorang warga negara Indonesia dianggap sebagai pekerja pada saat mencapai usia kerja.

Usia kerja di Indonesia mulai dihitung dari umur 15 tahun hingga 64 tahun. Pekerja berhak untuk mendapatkan pekerjaan, mengembangkan potensinya, meningkatkan keterampilannya dan memilih tempat bekerja.

Tenaga kerja juga dibedakan menjadi beberapa kelompok, seperti tenaga kerja terlatih dan tenaga kerja terdidik. Lantas apa yang dimaksud dengan kedua tipe tenaga kerja tersebut?

  1. Pengertian Tenaga Kerja Terlatih

Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang tidak diukur dengan pendidikan formal. Tenaga kerja ini hanya membutuhkan pelatihan di tempat kerja untuk memenuhi syarat sebagai tenaga kerja yang sangat terampil.

  1. Pengertian Tenaga Kerja Terdidik

Tenaga kerja terdidik yang memenuhi syarat adalah pekerja yang telah mengenyam pendidikan formal sebelum melanjutkan pekerjaan.

Pendidikan formal bisa di sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah menengah atas (SMA), pendidikan tinggi tingkat strata 1 (S1), strata 2 (S2), dll.

tenaga kerja terdidik

Hak dan Kewajiban Tenaga Kerja

Tenaga kerja memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut untuk melakukan dan memperoleh:

Hak tenaga kerja

  • Hak mendapatkan gaji (upah)
  • Hak untuk diperlakukan seperti tenaga kerja lainnya
  • Hak atas perlindungan kesehatan
  • Hak untuk meminta cuti

Kewajiban tenaga kerja

KUHP Perdata mengatur kewajiban tenaga kerja di pasar tenaga kerja dalam Pasal 1603, 1603a, 1603b dan 1603c, di mana pekerja harus:

  • Menjalankan tugas yang diberikan sesuai dengan pekerjaan
  • Hormati dan taat pada aturan yang ditetapkan oleh perusahaan
  • Kompensasi atau penalti atas kerusakan properti perusahaan

Jenis-jenis Tenaga Kerja yang Wajib Diketahui Pebisnis

Pada dasarnya, jenis sumber daya manusia dibagi menjadi 2 kategori: staf manajemen (Tenaga Eksekutif) dan staf operasi (Tenaga Operatif).

  1. Tenaga Eksekutif

Tenaga kerja terutama bertanggung jawab untuk membuat keputusan dan melakukan fungsi manajemen organik. Ruang lingkup tugas ini antara lain meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan.

Para eksekutif ini harus memiliki pengetahuan yang baik tentang manajemen dan memiliki pandangan ke depan. Umumnya, para eksekutif ini memegang posisi manajerial (Supervisor, Direktur) atau manajemen puncak (CEO, Ketua).

  1. Tenaga Operatif

Tenaga kerja yang terampil dalam bidang-bidang tertentu yang relevan dengan pekerjaan mereka. Mereka akan melakukan pekerjaannya dengan baik jika diberi tanggung jawab untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan kemampuannya.

Tenaga operatif ini dibagi menjadi 3:

  • Tenaga terampil: Tenaga kerja dalam kelompok ini sepenuhnya terampil di bidangnya. Misalnya, karyawan di bidang IT, keuangan atau pajak.
  • Tenaga setengah terampil: Para tenaga kerja ini terampil tetapi tidak spesifik untuk bidang keahlian tertentu.
  • Tenaga tidak terampil: Tenaga kerja yang satu ini tidak memiliki keahlian khusus. Terlepas dari segalanya, perusahaan masih membutuhkan tenaga kerja. Misalnya, petugas kebersihan atau office boy. Mereka dapat melakukan pekerjaan mereka karena pekerjaan itu dilakukan berulang-ulang.

Contoh Tenaga Kerja Menurut Jenisnya

Berikut contoh tenaga kerja yang dibedakan berdasarkan jenisnya:

  • Tenaga kerja terdidik: contohnya adalah guru, jurnalis, dokter, akuntan dan pengacara
  • Tenaga kerja terlatih: contohnya adalah penjahit, montir, dekorator bunga, sopir, montir.
  • Tenaga kerja tidak terdidik: contohnya pekerja lepas seperti OB, cleaning service dan buruh harian.

Perbedaan Tenaga Ahli dan Tenaga Terampil

Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang hanya ahli dalam bidang tertentu. Tingkat keterampilan di bidang ini dapat dicapai jika tenaga kerja menjalani pelatihan khusus.

Tidak hanya melalui pelatihan, pengrajin terampil juga dapat memperoleh keterampilan ini melalui pengalaman bertahun-tahun bekerja di bidang yang sama. Contoh tenaga kerja terampil adalah adalah penulis dan musisi.

Sedangkan tenaga terampil atau terlatih adalah mereka yang memiliki keahlian karena pengalaman kerja dan pelatihan linier sehingga keduanya berpotensi menghasilkan tenaga ahli. Contoh spesialis adalah ahli forensik, ahli bedah dan lain-lain.

Peran Penting Tenaga Kerja dalam Bisnis

  • Tenaga kerja adalah investasi terbesar pengusaha dalam bisnis mereka.
  • Peran tenaga kerja tidak hanya untuk melakukan tugas yang diberikan. Tapi ada peran lain yang mempengaruhi bisnis.
  • Tenaga kerja berperan dalam menjaga stabilitas pekerjaan. Apa artinya? Pekerjaan tetap adalah tantangan bisnis.
  • Sumber daya manusia menjadi tameng utama ketika perusahaan menghadapi kegagalan, ide-ide baru dari sumber daya manusia disampaikan untuk menciptakan produk baru yang dapat bersaing di pasar.

Upaya Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. Upaya ini dapat dilakukan oleh perusahaan itu sendiri atau pemerintah jika perusahaan tempat Anda bekerja adalah milik negara.

Berikut beberapa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja:

  1. Memberikan pelatihan, sertifikasi dan alokasi tunjangan bagi staf pengajar.
  2. Membuka kesempatan magang bagi mahasiswa atau mahasiswa tingkat akhir untuk mengasah kemampuan dan siap memasuki dunia kerja setelah lulus.
  3. Meningkatkan kualitas kesehatan dengan memberikan nutrisi yang baik. Misalnya, perusahaan mungkin menawarkan fasilitas katering yang sehat dan 5 sempurna sehingga fokus dan produktivitas tenaga kerja tetap terjaga.
  4. Menyajikan seminar dan workshop terkait kepedulian pekerjaan kepada dunia kerja.

Cara Menghasilkan Tenaga Kerja yang Berkualitas

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memiliki lima strategi untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas sebagai berikut:

  • Selalu memberikan kesempatan magang
  • Memberikan pendidikan kewirausahaan dengan tujuan melibatkan tenaga kerja di dunia usaha
  • Melakukan kebangkitan Politeknik
  • Membangun ekosistem universitas yang siap merespons Industri 4.0
  • Melakukan reorientasi kurikulum (Redirect Program)

Kesimpulan

Dengan mengetahui jenis tenaga kerja atau karyawan, Anda dapat mengatur orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan berdasarkan wilayah mereka. Biarkan bisnis yang Anda buat terus berkembang dengan manajemen yang terorganisir.

Cara mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik dengan mempekerjakan tenaga kerja yang telah membuktikan diri sebagai tenaga ahli maupun dengan menciptakan tenaga terampil melalui program perusahaan sendiri.

Masing-masing jelas berlaku, selama pemilik bisnis memilih paket yang sesuai dengan kondisi bisnisnya. Karena kedua metode tersebut jelas memiliki tantangan atau kebutuhan masing-masing akan SOP.

Buat SOP untuk Tenaga Kerja dengan Mekari Talenta

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. Software HRIS biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Sehingga hadirnya Mekari Talenta  memberikan solusi dengan menghadirkan HR Software yang dapat diakses secara online dan dapat membantu mengotomatisasi proses speerti pembayaran gaji, benefit karyawan, dan absensi dalam suatu dashboard yang mudah digunakan.

Fitur benefit karyawan dari Talenta ini akan memudahkan Anda dalam mendukung kesejahteraan karyawan melalui fitur akses gaji lebih awal dan tentunya tanpa biaya atau bunga pinjaman. Untuk informasi lebih lanjutnya kunjungi link berikut: https://mekari.com/produk/mekari-flex/benefit-karyawan/.

Talenta menggunakan business model managed subscription, jadi anda berlangganan secara tahunan ke Talenta untuk menggunakan software ini. Tidak bisa bayar sekali didepan lalu pakai selamanya.

Selain itu, semua data yang ada di dalam aplikasi Mekari Talenta akan terjamin keamanannya, karena kami memiliki kualitas keamanan standar ISO 27001 yang setara dengan bank.

Talenta juga menggunakan teknologi enkripsi sehingga data-data yang tersimpan tidak akan dapat dilihat oleh pihak yang tidak berwenang.

Fitur Mekari Talenta:

Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu HR dalam mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan.

  • Software attendance management: untuk mengelola cuti, absen, jadwal shift kerja, perhitungan lembur dan timesheet karyawan.
  • Aplikasi absensi online: untuk mengelola kehadiran karyawan tanpa perlu menggunakan mesin fingerprint.
  • Aplikasi HRIS: untuk mengelola database karyawan, proses rekrutmen hingga manajemen aset.
  • Software payroll: untuk melakukan penggajian lebih efisien dengan perhitungan yang akurat dan cepat.
  • Aplikasi slip gaji: untuk mengelola slip gaji karyawan dengan lebih aman dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Dengan fitur – fitur ini, HR dapat mengelola rekrutmen karyawan dengan lebih mudah, mulai dari job listing, penjadwalan interview, hingga onboarding hanya dalam satu aplikasi yang terintegrasi dan berbasis online.

Tertarik mencoba software HR Talenta? Kunjungi https://www.talenta.co/ sekarang juga!


PUBLISHED23 Feb 2022
Guest Guest
Guest Guest