Insight Talenta

Jenis Tenaga Kerja Menurut Kemampuan, Jenis dan Sifatnya

Ketenagakerjaan merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan tenaga kerja. Dalam Undang-Undang No 13 Tahun 2003 yang mengatur tentang Perlindungan Tenaga Kerja, definisi tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. 

Sedangkan ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tenaga kerja adalah orang yang bekerja atau mengerjakan sesuatu, pekerja, pegawai, atau sebagainya. Secara garis besar penduduk suatu negara dibedakan menjadi dua kelompok, yakni tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. 

Dalam buku Ekonomi (2009) karya Dewi Kusumawardani, penduduk tergolong tenaga kerja jika penduduk telah berusia 15-64 tahun. Sementara di usia kurang dari 15 tahun dan lebih dari 64 tahun tidak termasuk tenaga kerja. Tenaga kerja merupakan salah satu faktor produksi yang penting bagi negara. Tanpa adanya tenaga kerja, faktor produksi alam dan faktor produksi modal tidak dapat digunakan secara optimal. Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduknya banyak. Namun tidak semua penduduk memiliki pekerjaan.

Tenaga kerja hadir untuk memaksimalkan setiap faktor produksi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Setiap orang yang mampu untuk melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang dan jasa, serta memiliki usia yang sesuai, dapat dikategorikan sebagai tenaga kerja.

Secara garis besar penduduk suatu negara juga dibagi menjadi dua yaitu, tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Bagi penduduk dengan usia 15-64 tahun sudah dapat dikatakan sebagai tenaga kerja walaupun belum atau masih secara aktif mencari kerja.

Tanpa adanya tenaga kerja, maka faktor produksi alam dan faktor produksi modal yang dimiliki suatu negara tidak dapat digunakan dengan maksimal. Simak selengkapnya untuk cari tahu lebih lanjut mengenai pengertian tenaga kerja dan hal penting lainnya!

tenaga kerja menurut ahli

Pengertian Tenaga Kerja Menurut Para Ahli

Berdasarkan Dr. Payaman yang dikutip A.Hamzah (1990) menyatakan bahwa tenaga kerja merupakan seseorang yang tengah bekerja, sedang mencari kerja atau sedang melaksanakan pekerjaan lainnya.

Secara praktis, tenaga kerja dapat dibagi sebagai angkatan kerja dan bukan angkatan kerja, hal ini dapat terlihat dari penghasilan yang dimiliki apakah berasal dari jasa atau produk yang dihasilkan atau penghasilan dari pihak lain seperti, ibu rumah tangga dan pensiunan.

Berdasarkan Eeng Ahman & Epi Indriani, tenaga kerja merupakan jumlah populasi penduduk yang dapat dan sanggup bekerja jika memiliki permintaan bekerja serta dipengaruhi oleh usia dari tenaga kerja.

Jenis – Jenis Tenaga kerja

Menurut Kemampuannya

Berikut ini jenis-jenis tenaga kerja menurut kemampuannya adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja terdidik

Tenaga kerja terdidik merupakan tenaga kerja yang mempunyai riwayat pendidikan tinggi. Pendidikan tertinggi tenaga kerja terdidik maksimal lulusan S1.

Contoh tenaga kerja terdidik : Profesor, dokter, Dosen , Guru, insinyur, TNI, polisi, dan lain sebagainya.

  • Tenaga kerja terlatih

Tenaga kerja terlatih yakni tenaga kerja yang mengandalkan keterampilan dan kemampuan khusus yang dikuasainya. Tenaga kerja terlatih ini tidak hanya orang yang memiliki riwayat pendidikan tinggi. Tetapi memiliki kemampuan atau keterampilan tertentu dan memiliki daya tangkap yang baik.

  • Tenaga kerja tidak terdidik

Yakni tenaga kerja yang tidak memiliki riwayat pendidikan yang tinggi serta tidak memiliki keterampilan tertentu, misalnya hanya sampai lulusan SMP ataupun SD.

Contoh tenaga kerja tidak terdidik : Tukang rongsok, kuli bangunan, buruh cuci dan lain sejenisnya.

Menurut Jenis Pekerjaannya

Berikut ini merupakan jenis-jenis tenaga kerja menurut pekerjaannya adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja lapangan

Tenaga kerja lapangan yakni tenaga kerja yang langsung terjun kelapangan. Contoh tenaga kerja lapangan adalah marketing / pemasaran lapangan.

  • Tenaga kerja pabrik

Tenaga kerja pabrik yakni tenaga kerja yang bekerja disuatu pabrik. Contoh tenaga kerja pabrik :  Buruh pabrik yang bekerja dibagian produksi.

  • Tenaga kerja kantor

Tenaga kerja kantor adalah tenaga kerja yang bekerja dalam suatu kantor atau perusahaan. Contoh tenaga kerja kantor : Tenaga administrasi (ADM).

Menurut Sifatnya

Berikut ini jenis-jenis tenaga kerja menurut sifatnya adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja rohani

Tenaga kerja rohani yakni tenaga kerja yang lebih menggunakan kemampuan otak atau pikirannya dibandingkan dengan tenaganya. Tenaga kerja rohani ini umumnya orang-orang yang bekerja di daerah yang bersih, berpenampilan baik, formal, dan sopan.

Contoh tenaga kerja rohani :  Direktur, HRD, manajer, kepala devisi, kepala cabang, dan lain-lainnya.

  • Tenaga kerja jasmani

Merupakn tenaga kerja yang lebih mengandalkan tenaganya daripada kemampuan otak atau pikirannya. Umumnya jumlah tenaga kerja jasmani ini sangat banyak jika dibandingkan dengan tenaga kerja rohani.

Menurut Hubungan dengan Produk

Dibawah ini jenis-jenis tenaga kerja menurut hubungannya dengan produk adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja langsung

Tenaga kerja langsung yakni tenaga kerja yang terjun langsung terhadap suatu barang atau produk. Contoh tenaga kerja langsung : Tenaga kerja yang berada dibagian produksi barang.

  • Tenaga kerja tidak langsung

Merupakan tenaga kerja yang berhubungan dengan suatu barang atau produk tapi tidak terjun langsung terhadap produk tersebut. Contoh tenaga kerja tidak langsung : Tenaga kerja yang merancang / mendesain suatu produk yang akan dipasarkan.

Menurut Fungsi Pokok dalam Perusahaan

Berikut ini merupakan  jenis-jenis produksi menurut fungsi pokok dalam suatu perusahaan , sebagai berikut :

  • Tenaga kerja bagian produksi

Merupakan tenaga kerja yang kegiatannya membuat produk atau barang-barang yang akan dipasarkan.mContoh tenaga kerja bagian produksi :  Buruh pabrik yang bekerja dibagain produksi barang / produk.

  • Tenaga kerja bagian pemasaran

Merupakan tenaga kerja yang bekerja di bagian pemasaran. Jenis tenaga kerja ini biasanya bertanggung jawab dalam memasarkan suatu produk atau barang yang telah selesai di produksi. Contoh tenaga kerja bagian pemasaran : Marketing.

  • Tenaga kerja bagian umum dan administrasi

Merupakan tenaga kerja yang bekerja dalam hal mengurus surat-menyurat dan kepentingan-kepentingah lain yang diluar kepentingan pemasaran dan kepentingan produksi barang.

hak kewajiban tenaga kerja

Hak dan Kewajiban Tenaga Kerja

Tenaga kerja memiliki hak serta kewajibannya masing-masing. Hak yang dimaksudkan disini adalah sesuatu yang perlu diberikan kepada tenaga kerja akibat kewajiban yang diembannya.

Termasuk mendapat hak atas perlindungan keselamatan dan kesehatan, moral dan kesusilaan serta perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia. sebagai berikut:

  1. Memperoleh Upah

Setiap tenaga kerja yang telah memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya, memiliki hak yang paling dasar, yaitu upah dalam bentuk uang maupun tunjangan sesuai dengan kesepakatan yang dijalin.

  1. Kesempatan dan Perlakuan yang Sama Rata

Hak ini berhubungan dengan keadilan yang dirasakan oleh seluruh tenaga kerja, untuk mendapatkan perlakuan dan kesempatan yang sama sesuai dengan kewajiban yang telah dilaksanakan. 

Perlakuan yang sama didapatkan tanpa saling diskriminasi antar tenaga kerja dalam suatu perusahaan.

  1. Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan

Setiap tenaga kerja memiliki hak atas perlindungan kesehatan dan keselamatan selama bekerja, termasuk pada pekerjaan yang memiliki resiko atas keselamatan.

  1. Hak untuk Cuti

Dalam undang-undang yang mengatur ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003, tertulis mengenai hak atas istirahat maupun cuti pada pekerja. Pekerja memiliki hak untuk mendapatkan cuti bagi karyawan yang telah bekerja selama 1 tahun.

Selain itu, pekerja memiliki kewajiban untuk mentaati aturan, serta berbagai konsekuensi yang ada dalam perusahaan. Tidak lupa untuk menjaga kerahasiaan data-data yang terdapat dalam perusahaan, dan mendukung visi misi yang akan dijalankan oleh perusahaan.

Atur Ketengakerjaan dengan Talenta by Mekari

Talenta adalah salah satu merk HRIS (human resources information system), yakni software (perangkat lunak) untuk manajemen sumber daya manusia. HR Software biasanya bertujuan mengurangi beban kerja administrasi di bidang penggajian, benefit karyawan, perpajakan karyawan, absensi, dan performance appraisal.

Dengan menggunakan Talenta, Anda akan lebih mudah dalam memberikan tunjangan kepada karyawan. Aplikasi benefit karyawan Talenta ini menawarkan fitur akses gaji lebih awal yang akan memberi keuntungan bagi karyawan Anda tanpa biaya atau bunga pinjaman. Kunjungi https://mekari.com/produk/mekari-flex/ untuk lebih lengkapnya.

Sehingga hadirnya Talenta by Mekari  memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi HRD yang dapat diakses secara online dan dapat membantu mengotomatisasi proses speerti pembayaran gaji dan absensi dalam suatu dashboard yang mudah digunakan.

Talenta menggunakan business model managed subscription, jadi anda berlangganan secara tahunan ke Talenta untuk menggunakan software ini. Tidak bisa bayar sekali didepan lalu pakai selamanya.

Selain itu, semua data yang ada di dalam aplikasi Talenta by Mekari akan terjamin keamanannya, karena kami memiliki kualitas keamanan standar ISO 27001 yang setara dengan bank.

Talenta juga menggunakan teknologi enkripsi sehingga data-data yang tersimpan tidak akan dapat dilihat oleh pihak yang tidak berwenang.

Fitur Talenta by Mekari:

Berikut beberapa fitur utama yang dapat membantu HR dalam mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan.

  • Software attendance management: untuk mengelola cuti, absen, jadwal shift kerja, perhitungan lembur dan timesheet karyawan.
  • Aplikasi absensi online: untuk mengelola kehadiran karyawan tanpa perlu menggunakan mesin fingerprint.
  • Aplikasi HRIS: untuk mengelola database karyawan, proses rekrutmen hingga manajemen aset.
  • Software payroll: untuk melakukan penggajian lebih efisien dengan perhitungan yang akurat dan cepat.
  • Aplikasi slip gaji: untuk mengelola slip gaji karyawan dengan lebih aman dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja.

Dengan fitur – fitur ini, HR dapat mengelola rekrutmen karyawan dengan lebih mudah, mulai dari job listing, penjadwalan interview, hingga onboarding hanya dalam satu aplikasi yang terintegrasi dan berbasis online. Tertarik mencoba Talenta secara gratis? Kunjungi https://www.talenta.co/ sekarang juga!

Demikianlah pembahasan kami mengenai jenis-jenis tenaga kerja, Semoga bermanfaat.


PUBLISHED25 Feb 2022
Made
Made