Manfaat Masyarakat Ekonomi Asean untuk Indonesia

Manfaat Masyarakat Ekonomi Asean untuk Indonesia

Disebutkan MEA adalah hal yang bermanfaat bagi indonesia. Lalu sebenarnya apa manfaat mea bagi Indonesia dan negara-negara asean lainnya? Apa tujuan MEA? Setelah membaca tulisan manfaat masyarakat ekonomi Asean untuk Indonesia ini, anda akan bisa jelaskan manfaat mea dan tujuannya.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Perlu diketahui, Konferensi Tingkat Tinggi KTT di Kuala Lumpur, Malaysia, menghasilkan perjanjian bersama bernama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Tujuan awalnya dibentuknya MEA adalah untuk menjadikan kawasan Asia Tenggara makmur dengan pembangunan serta pengembangan ekonomi merata di tiap-tiap negara yang menjadi anggotanya.

Lalu MEA adakah merupakan usaha pembentukan pasar tunggal yang diharapkan dapat membuat suatu negara menjual barang atau jasa dengan mudah ke negara-negara lain ke seluruh Asia Tenggara.

Terbentuknya MEA berusaha menjadikan ASEAN sebagai daerah perdagangan bebas yang meliputi seluruh komponen aktivitas ekonomi seperti investasi, modal, jasa, tenaga kerja terampil, serta barang.

Usaha ini dimaksudkan agar ASEAN dapat menyaingi China dan India dalam menarik investor asing. Dengan begitu, diharapkan kompetisi ekonomi dapat semakin ketat dan membuat daya saing meningkat.

MEA bukanlah hal baru karena perencanaannya telah dilakukan kurang lebih satu dekade sebelumnya. Mengenali dan memahami perkembangan ekonomi dunia yang fluktuatif serta berbagai gejolak internasional merupakan cara agar bisa memanfaatkan MEA dengan maksimal.

Anda Akan Bisa Jelaskan Apa Manfaat MEA Bagi Indonesia Dan Negara-Negara Asean Lainnya Setelah Baca Ini

Anda Akan Bisa Jelaskan Apa Manfaat MEA Bagi Indonesia Dan Negara-Negara Asean Lainnya Setelah Baca Ini

MEA dan Deklarasi Cebu

 

Pada tahun 2006, KTT menghasilkan konsesus Deklarasi Cebu yang berisi memajukan aktivitas MEA yang direncanakan dimulai 2020 menjadi 2015. Dalam pakta Deklarasi Cebu disebutkan bahwa MEA adalah sebuah usaha memberi corak baru bagi ciri ekonomi di kawasan ASEAN.

Ciri ekonomi tersebut dijabarkan menjadi 3 hal. Pertama, iklim ekonomi kawasan menjadi lebih kompetitif. Kedua, usaha pemerataan ekonomi dalam ruang lingkup negara-negara ASEAN. Ketiga, integrasi ekonomi global dengan pelosok untuk menjadi pasar tunggal serta basis produksi.

Tujuan MEA Adalah Untuk Kepentingan Bersama Negara Asean

MEA memiliki tujuan utama untuk menghadirkan pemerataan ekonomi bagi masyarakat ASEAN. Selain tujuan utama tersebut, MEA juga memiliki berbagai tujuan lain yang tentunya berhubungan dengan segi ekonomi negara ASEAN. Berikut ini berbagai tujuan tambahan dibentuknya MEA.

Tujuan MEA Adalah Untuk Kepentingan Bersama Negara Asean

1. Menciptakan pasar modal berbasis ASEAN

 

Tujuan pertama dibentuknya MEA yaitu untuk menciptakan pasar tunggal yaitu pasar modal yang mencakup negara-negara ASEAN. Selain itu, MEA berusaha menjadikan ASEAN sebagai pusat produksi dalam kaitannya pada elemen produk aktivitas ekonomi bebas.

Pasar tunggal yang dimaksud meliputi: bebas bea untuk aliran barang dan jasa dari regional ASEAN, keluar masuk investasi untuk kawasan terkait, aliran modal da tenaga kerja terdidik maupun terampil yang lancar di kawasan ASEAN.

2. Meningkatkan daya saing ekonomi ASEAN

 

Setelah menciptakan pasar modal, MEA juga bertujuan untuk menjadikan ASEAN sebagai daerah berdaya saing ekonomi tinggi. Usaha yang dilakukan agar tujuan tersebut tercapai yaitu dengan memperkuat peraturan dalam kompetisi ekonomi yang meliputi kelancaran e-commerce, Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), pengembangan infrastruktur, perpajakan, serta perlindungan konsumen.

3. Meratakan pemberdayaan ekonomi ASEAN

 

Tujuan lain dibentuknya MEA adalah untuk meratakan pemberdayaan ekonomi di kawasan ASEAN. Usaha pemerataan pemberdayaan ekonomi ini ditempuh dengan cara revitalisasi Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) terutama bagi negara Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam (KMLV). Keempat negara ini dianggap paling krusial untuk masalah pemberdayaan karena belum merata.

4. Meningkatkan peran ASEAN dalam percaturan kebijakan global

 

Tujuan lainnya adalah meningkatkan peran ASEAN dalam percaturan kebijakan global. Apabila hal tersebut terwujud, maka pendapat dan masukan negara-negara ASEAN untuk kebijakan ekonomi global akan dianggap penting. MEA berusaha mengintegrasikan ekonomi kawasan ASEAN dengan ekonomi global dengan proses pendekatan yang koheren antara ekonomi regional dan global.

Fakta MEA

 

Mengetahui definisi serta tujuan MEA tentu belum cukup untuk memahami seluk beluk tentang MEA. Agar mengetahui lebih dalam dan jelas mengenai MEA, berikut ini terdapat beberapa fakta-fakta tentang MEA.  

1. Menumbuhkan daya saing pasar yang sehat

MEA turut serta mengantisipasi kejenuhan pasar terhadap suata barang atau jasa. MEA terus berusaha untuk menumbuhkan daya saing pasar sehingga masing-masing negara ASEAN dapat menyadari kemungkinan kejenuhan pasar dan membuat industri kreatifnya tidak stagnan. Hal ini akan secara otomatis membuat produsen memperhatikan produknya agar bisa diterima di industri global.

2. Keberadaan MEA Adalah Untuk Memicu perbaikan infrastruktur

Dengan adanya MEA maka negara-negara yang tergabung mulai menyadari pentingnya infrastruktur yang memadai. Hal tersebut kemudian memicu perbaikan infrastruktur dengan terjadinya pembangunan di bidang sarana dan prasarana suatu negara. Hal ini diharapkan dapat membuat negara-negara anggota MEA berkembang dan semakin maju.

3. Dapat meningkatkan mutu SDM

Untuk mengatasi persaingan Sumber Daya Manusia (SDM) di pasar internasional, MEA turut merangsang peningkatan mutu SDM di berbagai negara ASEAN. Hal yang paling dikejar agar terus meningkat yaitu pendidikan masing-masing SDM sehingga lebih terampil dan mendalami bidangnya. Semakin baik mutu SDM maka semakin bisa bersaing di pasar internasional.

4. Memberi keuntungan bagi negara yang bergabung

Menjadi bagian dari MEA tidak akan menimbulkan dampak merugikan sama sekali. Malah yang terjadi adalah sebaliknya. MEA memberikan berbagai keuntungan serta manfaat bagi negara-negara yang menjadi anggotanya.

Manfaat bagi Indonesia

 

Indonesia merupakan salah satu anggota ASEAN dan menjadi bagian MEA. Untuk bisa jelaskan apa manfaat MEA bagi Indonesia dan negara-negara asean lainnya, anda juga harus baca bagian yang ini.

Tentu saja, yang pasti akan ada berbagai manfaat yang didapatkan oleh Indonesia ketika menjadi bagian dari MEA. Berikut ini terdapat 6 manfaat MEA untuk Indonesia.

1. Manfaat MEA Adalah Untuk Kegiatan Ekspor Yang lebih lancar

Dengan adanya MEA, ekspor dari Indonesia menjadi lebih mudah karena tidak lagi terhambat bea cukai. Barang-barang yang dikirim dari Indonesia dapat sampai lebih cepat dengan kualitas tetap terjamin.

Hal ini tentunya sangat menguntungkan, karena terdapat berbagai barang, misalnya dari sektor perkebunan dan perikanan, yang merupakan unggulan Indonesia dalam bidang ekspor.

2. Bertambahnya laba negara

Masih berhubungan dengan ekspor yang mudah, MEA memberikan keuntungan lainnya bagi Indonesia. Ekspor yang tidak dikenai biaya membuat margin pendapatan lebih besar sehingga laba negara pun bertambah.

3. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat

MEA juga membuat terbukanya lapangan pekerjaan di kawasan ASEAN semakin lebar dan mudah. MEA memberi dukungan penuh untuk program pertukaran tenaga kerja masing-masing negara.

Hal tersebut menguntungkan bagi Indonesia karena dengan terbukanya lapangan pekerjaan maka dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengangguran akan dapat berkurang karena pilihan pekerjaan semakin beragam dan banyak bagi masyarakat Indonesia.

4. Semakin berkembangnya industri kreatif

Manfaat yang cukup signifikan dirasakan oleh anggota MEA adalah untuk membuat persaingan industri kreatif semakin ketat. Terutama untuk Indonesia.

Apalagi perdagangan internasional menuntut produk inovatif serta tenaga kerja yang kompeten sesuai bidangnya.

Hal itu membuat SDM di Indonesia sendiri semakin meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing di pasar internasional.

5. Investasi dari luar meningkat

Melalui MEA, investasi antarnegara menjadi lebih mudah. Investasi dari luar ke Indonesia pun akhirnya meningkat dan berdampak pada perekonomian negara. Perusahaan-perusahaan kecil atau industri kreatif akan lebih mudah mendapatkan suntikan dana dari luar.

6. Ekonomi negara semakin stabil

MEA berusaha hadir untuk mempersempit kesenjangan sosial penduduk di sebuah negara. Oleh karena itu, MEA membantu dengan mempermudah alur perdagangan secara internasional. Indonesia merasakan manfaat dari hal tersebut yaitu semakin stabilnya ekonomi negara.

MEA ternyata sangat menguntungkan bagi negara ASEAN terutama bagi Indonesia. Meingkatnya daya saing pasar secara sehat membuat masyarakat kita semakin kreatif dan inovatif.

Selain itu, tujuan MEA adalah untuk membuat lapangan kerja internasional semakin terbuka lebar.

Dengan begitu, tidak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan dalam mencari pekerjaan karena dengan adanya MEA, kita sudah semakin dimudahkan.

Pembukaan lapangan kerja yang meningkat ini akhirnya juga berdampak terhadap kesejahteraan anggota MEA yang semakin membaik.

Nah, setelah membaca tulisan di blog Insight Talenta ini tentu anda bisa bisa jelaskan apa manfaat mea bagi Indonesia dan negara-negara asean lainnya


PUBLISHED18 Nov 2019
Ervina
Ervina