Ini Komponen Penting dalam Laporan Penggajian Karyawan

Ini Komponen Penting dalam Laporan Penggajian Karyawan

Jika Anda bekerja di sebuah perusahaan, laporan penggajian karyawan bukanlah sesuatu yang asing. Laporan penggajian karyawan merupakan laporan bulanan yang wajib dibuat oleh pihak Human Resources (HR) khususnya yang menangani payroll. 

Nantinya, laporan ini akan menghasilkan slip gaji. Slip gaji sendiri merupakan penjelasan gaji yang didapat oleh karyawan, meliputi gaji pokok, tunjangan, potongan, uang lembur, dan lain sebagainya. 

Note : Baca artikel Dasar Hukum Struktur dan Skala Upah (SSU) di Indonesia

Selain itu, laporan penggajian juga dapat digunakan sebagai instrumen untuk memproyeksikan kondisi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu. Proses pembuatan laporan penggajian pun tidaklah sulit. 

Biasanya, beberapa perusahaan berskala kecil akan menggunakan format Microsoft Excel untuk membuat laporan penggajian. Dalam artikel kali ini, Talenta by Mekari akan membahas mengenai komponen penting dalam laporan penggajian dan contohnya.

Komponen dalam Laporan Penggajian

Untuk membuat laporan penggajian karyawan yang baik dan benar, diperlukan beberapa komponen penting yang mendukungnya, antara lain sebagai berikut:

Data Umum Perusahaan

Data umum berisi informasi terkait perusahaan wajib dicantumkan dalam pembuatan laporan penggajian. Misalnya nama, alamat, dan nomor telepon perusahaan.

Data Pribadi Karyawan

Selain data umum perusahaan, data pribadi karyawan juga wajib dicantumkan. Hal ini untuk memastikan setiap karyawan memperoleh jumlah pembayaran gaji yang tepat.

Untuk menjamin keakuratan dan menghindari kekeliruan karyawan dengan nama yang sama, sebaiknya laporan tersebut memuat nama lengkap, jabatan, nomor pegawai. Di samping itu, ada pula jumlah kehadiran dan ketidakhadiran karyawan yang membantu menentukan besaran gaji yang diterima.

Contoh Informasi Gaji dengan Slip Gaji Sederhana

Note : Baca artikel Proses Penggajian Karyawan Jadi Lebih Mudah dan Efektif dengan Talenta

Nominal Gaji Karyawan

Laporan penggajian tentu harus memuat besaran gaji karyawan dengan jelas, seperti gaji pokok, yang merupakan pendapatan rutin yang diterima karyawan dalam periode tertentu, tunjangan yang merupakan penghasilan tambahan berdasarkan insentif atau kriteria khusus, serta bonus atau lembur yang berlaku sesuai kebijakan masing-masing perusahaan.

Periode Gaji Karyawan

Komponen penting lainnya adalah periode gaji. Laporan penggajian harus memuat tanggal gajian yang telah ditetapkan oleh perusahaan untuk meminimalisir kerancuan apabila suatu saat dicocokkan dengan bukti pembayaran.

Potongan Gaji Karyawan

Tak kalah penting, potongan gaji karyawan juga harus dicantumkan dalam laporan penggajian. Biasanya komponen ini memuat iuran pajak serta BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan. Namun, apabila ada perusahaan yang menanggung komponen tersebut, maka dapat ditulis sebagai tunjangan.

Informasi terkait Pajak

Demi memberikan transparansi dalam mematuhi tanggung jawab terhadap pemerintah, laporan penggajian juga harus memuat informasi terkait data pembayaran pajak penghasilan (PPh 21) karyawan dari gaji dan tunjangan yang diperoleh.

Total Gaji Karyawan

Komponen terakhir namun sangat penting adalah total keseluruhan gaji yang didapatkan karyawan, atau netto. Agar karyawan dapat dengan mudah memahaminya, maka pada slip gaji harus ada penjelasan sederhana yang berisi penghasilan karyawan serta apa saja faktor pengurangnya dengan jelas dan rinci.

Note : Baca artikel 7 Software Payroll Berbayar yang Bisa Anda Coba Gratis!

Contoh Laporan Penggajian Karyawan

Membuat laporan penggajian karyawan sangat mudah dilakukan. Selain dengan cara super praktis seperti menggunakan software payroll online, Anda juga dapat menggunakan cara manual dengan format Microsoft Excel yang umum digunakan oleh banyak perusahaan berskala kecil hingga sedang.

Untuk lebih memahami bagaimana pembuatan laporan penggajian, berikut contohnya:

Nama Kode Pegawai Status Jabatan Gaji Pokok Tunjangan BPJS Kesehatan BPJS Ketenagakerjaan Pajak Gaji Bersih

Sabrina Amelia

 

13090848 Menikah Manager Rp 15.000.000 Rp 750.000 Rp 150.000 Rp 150.000 Rp 528.750 Rp 14.921.250

Ines Mutia

 

12457934 Lajang Produksi Rp 10.000.000 Rp 500.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 290.000 Rp 10.010.000

Viona Sabila

 

14299763 Lajang Produksi Rp 10.000.000 Rp 500.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 290.000 Rp 10.010.000

Muhammad Fatih

 

15394827 Lajang Pemasaran Rp 8.000.000 Rp 400.000 Rp 80.000

Rp 80.000

Rp 187.000 Rp 8.053.000

Zainal Amrullah

 

15563006 Lajang Staf Rp 6.000.000 Rp 300.000 Rp 60.000 Rp 60.000 Rp 84.000 Rp 6.096.000

Itulah contoh format laporan penggajian karyawan menggunakan Microsoft Excel. Namun, apabila perusahaan tersebut sudah berskala besar, maka sistem payroll online merupakan solusi yang sangat tepat untuk menjangkau seluruh instansi perusahaan.

Berbicara soal menghitung gaji karyawan dan mengelola data-data terkait, tentunya diperlukan ketelitian dan keakuratan guna meminimalisir kesalahan. Mengenai masalah itu, Anda tidak perlu khawatir. Talenta menyediakan sistem payroll.

Sistem payroll  Talenta sudah terintegrasi dengan absensi, cuti, dan lembur dan mengikuti peraturan terbaru pemerintah untuk memudahkan HR menghitung dan mengelola gaji karyawan dengan mudah dan praktis. Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung. 

Note : Baca artikel Strategi HRD untuk Melakukan Negosiasi Gaji Karyawan

CTA Talenta

 


PUBLISHED04 Aug 2020
Poppy
Poppy