Bentuk Globalisasi Ekonomi & Pengaruhnya Terhadap Indonesia

Bentuk Globalisasi Ekonomi & Pengaruhnya Terhadap Indonesia

Apa yang ada di pikiran Anda saat mendengar kata “Globalisasi”? Beberapa orang mungkin akan berpikir bahwa globalisasi adalah sebuah kemajuan zaman, namun ada juga yang berpendapat bahwa globalisasi merupakan ancaman untuk sebuah generasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB), globalisasi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Lalu bagaimana dengan globalisasi ekonomi?

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Akhir-akhir ini kata globalisasi sudah tidak lagi asing terdengar dalam berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali globalisasi ekonomi. Secara harfiah, arti globalisasi ekonomi adalah proses masuknya ilmu ekonomi yang mencakup produksi, distribusi dan konsumsi ke ruang lingkup dunia tanpa adanya batasan antar negara atau wilayah. Globalisasi ekonomi memandang dunia adalah sebuah kesatuan yang bertujuan untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih luas. 

Globalisasi ekonomi erat kaitannya dengan perdagangan bebas yang berusaha menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan internasional. Hambatan-hambatan tersebut biasanya terjadi karena tarif ekspor atau impor yang terlalu tinggi sehingga membuat harga barang tidak kompetitif. Bisa juga hambatannya berupa politik dagang yang diberlakukan suatu negara untuk melindungi produksi dalam negeri. Secara teori, hambatan-hambatan ini ditolak oleh perdagangan bebas. 

Bentuk Nyata Globalisasi Ekonomi

Era globalisasi ekonomi sudah tiba, Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Talenta!

Untuk beberapa orang mungkin masih kebingungan menggambarkan bagaimana bentuk nyata dari globalisasi ekonomi. Berikut ini adalah ciri bahwa globalisasi ekonomi sudah berkembang di dunia:

  1. Perkembangan teknologi sehingga mengubah konsep ruang dan waktu. Keberadaan telepon genggam, televisi, satelit, hingga internet membuat komunikasi global terjadi begitu cepat. Kini siapapun bisa berkomunikasi tanpa terhambat oleh jarak dan waktu.
  2. Terjadinya ketergantungan pasar dan produksi ekonomi di negara yang berbeda sebagai akibat dari adanya perdagangan internasional. 
  3. Adanya interaksi kultural mengenai aneka hal baru yang melintasi aneka ragam budaya. 
  4. Meningkatnya masalah yang menjadi perhatian bersama, seperti berhubungan dengan lingkungan hidup, regulasi daerah, atau juga krisis multinasional.

Dr. Tanri Abeng, S.E., M.B.A adalah seorang pengusaha Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan. Menurut beliau, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi terjadi dalam bentuk:

  • Globalisasi Produksi

Untuk menekan biaya, sebuah perusahaan melakukan produksi di beberapa negara. Hal ini dilakukan karena beberapa faktor, misalnya saja upah buruh di sebuah negara cukup reda, atau murahnya tarif bea masuk. Bisa juga karena infrastruktur yang tersedia di suatu negara lebih memadai hingga iklim usaha yang dimiliki sebuah negara sangat kondusif. Salah satu contoh perusahaan yang sering terlibat dalam globalisasi produksi adalah perusahaan manufaktur.

  • Globalisasi Pembiayaan

Perusahaan global memiliki akses pembiayaan lebih seperti melakukan pinjaman atau investasi di semua negara di dunia. Investasi tersebut dapat dilakukan secara langsung maupun portofolio saja. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperluas satuan sambungan telepon. Contoh lainnya adalah PT Jasa Marga melakukan pembiayaan dengan pola build-operate-transfer (BOT) bersama mitra usaha mancanegara dalam usaha memperluas jaringan jalan tol.

  • Globalisasi Tenaga Kerja

Contoh dari adanya globalisasi tenaga kerja adalah hadirnya tenaga kerja asing di sebuah negara. Perusahaan akan memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai dengan tingkatannya. Pemanfaatan buruh kasar di suatu negara berkembang atau staf profesional dari tenaga kerja yang sudah berpengalaman adalah sebuah contoh nyata yang bisa dilihat. 

  • Globalisasi Jaringan Informasi

Dengan berbagai kemajuan teknologi, kini informasi di seluruh dunia dapat diterima lebih cepat dan akurat. Sarana informasi seperti radio, televisi, maupun internet dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyarakat di dunia. Dengan adanya jaringan informasi yang mudah, akan membuat brand ternama lebih mudah memasarkan produknya ke seluruh dunia. Contohnya saja brand terkenal Gucci,  Louis Vuitton, restoran pizza, atau restoran fast food sudah ada di pasar dunia. Hal ini membuat selera masyarakat baik yang ada di pusat kota maupun di daerah berubah menjadi selera global. 

  • Globalisasi Perdagangan

Dengan adanya penyeragaman dan penurunan tarif serta penghapusan hambatan-hambatan non tarif dapat dikatakan sudah terjadi globalisasi di bidang perdagangan. Inilah yang membuat perdagangan dunia menjadi semakin ketat, cepat, dan adil.

Baca juga: Jabatan yang Tidak Diperbolehkan Diduduki TKA, Salah Satunya HRD, Apa Alasannya?

Pengaruh atau Dampak Globalisasi pada Suatu Negara

Dengan adanya globalisasi tentunya memberikan pengaruh pada sebuah negara, tidak hanya pengaruh positif saja tetapi juga pengaruh negatif. Bagai pisau bermata dua, dampak positif dan negatif dari sebuah perdagangan dunia akan terus ada.

1. Dampak Positif

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi pada negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia. 
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan melalui perubahan lokasi industri yang lebih efisien. Selain itu, penanaman modal internasional menjadi lebih terbuka.
  • Menurunkan angka tingkat kemiskinan dunia. Hal ini dikarenakan dengan adanya peluang naiknya pendapatan suatu negara hasil dari perdagangan bebas dengan skala internasional.
  • Dengan adanya globalisasi, harapannya sebuah negara lebih efisien untuk bersaing di pasar dunia.
  • Meningkatkan pendapatan perkapita global.
  • Meningkatkan variasi komoditi barang dan jasa di suatu negara. Seiring dengan banyaknya jumlah negara yang menawarkan berbagai barang dan jasa, tentu variasi di dunia perdagangan internasional menjadi lebih banyak. Dengan adanya variasi ini, kebutuhan penduduk suatu negara dapat terpenuhi. 

2. Dampak Negatif

  • Meningkatkan ketimpangan pendapatan di sebuah negara karena biasanya yang terdampak langsung oleh adanya globalisasi adalah lingkungan perkotaan. Walaupun dengan adanya globalisasi dapat berdampak pada ekonomi secara menyeluruh, namun risiko ketimpangan ini tetap saja bisa terjadi. 
  • Terjadinya ketimpangan pendapatan per-kapita antara negara maju dan negara berkembang. 
  • Tingkat keamanan pekerjaan menjadi berkurang sebagai akibat dari ruang lingkup pasar yang sangat besar sehingga sulit untuk memastikan keamanan ketika melakukan pekerjaan atau transaksi.
  • Meningkatkan sensitifitas dan instabilitas ekonomi terhadap berbagai fenomena, sebagai contohnya adalah terorisme dan perang antar negara. 
  • Mekanisme penyesuaian ekonomi di sebuah negara menjadi tidak efektif. Hal ini terjadi karena sebuah negara harus bersifat fleksibel jika ingin mengikuti perdagangan dunia.
  • Kerusakan lingkungan yang timbul akan semakin besar mengingat banyaknya pihak yang terlibat selama proses produksi hingga konsumsi. 

Baca juga: Geliat Pasar Industri Manufaktur dalam Perekonomian Indonesia

Pengaruh Globalisasi terhadap Perekonomian Indonesia

Sebagai negara yang ikut andil, ada empat sektor di Indonesia yang mengalami dampak globalisasi ekonomi. Sektor ekspor, impor, investasi, dan tenaga kerja adalah sektor yang paling banyak terkena dampak globalisasi ekonomi. Dampaknya bisa berupa dampak positif maupun negatif seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Dengan adanya globalisasi juga dapat mengubah pola perilaku pelaku ekonomi dalam proses produksi. Pengaruhnya dapat meliputi efisiensi dan intensifikasi penggunaan faktor produksi. Sisi positifnya, Indonesia dapat mengalami pertambahan frekuensi perdagangan dan investasi pada sektor yang dapat diperdagangkan, serta industri nasional yang lebih kompetitif. Dari sisi negatifnya, hal ini dapat merusak kenyamanan publik.

Globalisasi membuat sektor ekonomi tradisional mulai ditinggalkan dan berubah menjadi sektor ekonomi modern. Masyarakat sudah mulai merasa bahwa pasar-pasar tradisional mulai tertinggal sehingga membawa dampak pada kebijakan pelaku ekonomi yang mengikuti globalisasi. 

Tanpa disadari, globalisasi sudah banyak terjadi kehidupan manusia mulai dari hal yang kecil. Salah satunya adalah banyaknya aplikasi-aplikasi yang membantu Anda dalam mengurus sebuah bisnis. Talenta adalah software HRIS yang membantu Anda dalam mengelola administrasi perusahaan termasuk payroll dan HR. Ayo daftar dan bergabung dengan jutaan pengguna setia Talenta lainnya. 

 


PUBLISHED25 Nov 2019
Risna
Risna