Antisipasi Gelombang Baru COVID-19 di Lingkungan Kerja

Antisipasi Gelombang Baru COVID-19 di Lingkungan Kerja

Sejumlah perusahaan di Indonesia sudah memulai kembali aktivitas bisnis dengan penerapan kenormalan baru atau new normal. Namun upaya antisipasi harus terus dilakukan untuk menurunkan risiko adanya gelombang baru COVID-19 di lingkungan kerja. 

Sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan medis International SOS, menyebutkan bahwa lebih dari 70% kekhawatiran pemilik bisnis adalah adanya gelombang baru pandemi.

Namun, ketika banyak perusahaan takut akan gelombang baru, ada beberapa perusahaan yang masih belum memiliki persiapan untuk menghadapi ancaman tersebut. 

Bagaimana cara perusahaan menyiapkan antisipasi gelombang baru COVID-19 di lingkungan kerja? Survei tersebut menemukan cara antisipasi yang dapat dijadikan prioritas utama. Berikut ini penjelasannya!

1. Perbarui Rencana Bisnis dan Prosedur Operasional

gelombang kedua virus corona

Selama pandemi gelombang pertama, perusahaan mungkin telah melakukan sejumlah perubahan pada strategi bisnis hingga prosedur operasional. Manajemen krisis pada gelombang pertama tidak bisa Anda tinggalkan begitu saja. Gunakan terus strategi tersebut setidaknya hingga akhir tahun. 

Sementara strategi manajemen krisis untuk mengantisipasi gelombang kedua COVID-19 juga harus disiapkan.

Dalam survei tersebut, sebanyak 60% responden menyatakan bahwa cara ini adalah prioritas utama yang harus dilakukan.

2. Memberikan Dukungan Kepada Karyawan

Keselamatan karyawan di kantor adalah tanggung jawab perusahaan sepenuhnya. Keputusan memberlakukan sistem bekerja dari rumah adalah salah satu solusi terbaik yang bisa dilakukan. 

Namun ternyata, sistem bekerja dari rumah bisa menimbulkan masalah baru yaitu perasaan tidak nyaman hingga tingkat stres karyawan yang meningkat.

Menurut beberapa penelitian tingkat stress yang tinggi justru berisiko besar tertular virus.

Tugas HR adalah memastikan bahwa karyawannya merasa nyaman dan aman bekerja selama pandemi. 

Dukungan kepada karyawan dapat dilakukan dengan memberikan layanan konseling untuk memastikan kesehatan karyawan terjaga selama pandemi.

3. Memperhatikan Protokol Kesehatan

Setiap karyawan yang akan masuk area kerja harus melakukan pengecekan suhu tubuh. Bagi karyawan yang memiliki suhu di atas 37 derajat celcius, langsung dilarang masuk kantor untuk mencegah penularan virus. 

Karyawan wajib melaporkan riwayat kesehatan dan perjalanan saat akan masuk kantor. Ketika berada di lingkungan kerja, semua karyawan wajib mengenakan masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sesering mungkin.

Note: Dalam rangka antisipasi lanjutan penyebaran COVID-19, perusahaan perlu menyusun protokol baru yang harus dijalankan. Baca artikel menarik Talenta Panduan Kembali Bekerja di Kantor dengan Aman saat New Normal

4. Memantau Kesehatan Karyawan secara Berkala

Kesehatan karyawan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika perusahaan mengizinkan adanya aktivitas kerja di kantor. Memantau kesehatan secara berkala dapat dilakukan dengan cara mengundang tenaga medis ke kantor untuk melakukan cek kesehatan. 

Perlu diketahui bahwa terdapat tingkatan umur yang berisiko besar tertular COVID-19. Oleh karena itu, perusahaan perlu mendapatkan data karyawan untuk memantau kesehatan mereka.

Talenta merupakan software HRIS yang membantu Anda mengelola database karyawan. Dapatkan rekap harian untuk memonitor secara keseluruhan kondisi kesehatan karyawan Anda dengan laporan yang dikirim melalui email.

Karyawan jufa dapat mengisi survei langsung dari aplikasi Talenta dan mendapatkan hasil asesmennya secara langsung. Berbagai penawaran untuk asuransi, kesehatan, dan paket benefit lainnya bisa Anda dapatkan dalam satu software saja.

5. Menjaga Kesehatan Mental Karyawan

Isu kesehatan mental karyawan di tengah pandemi merupakan masalah yang serius bagi kelangsungan bisnis Anda. Bekerja dari rumah, perasaan cemas, khawatir, dan takut akan ancaman kesehatan hingga ancaman PHK terus menghantui. 

Penting sekali untuk mengatasi masalah ini dengan cara memberikan pendampingan dan dukungan secara moral kepada karyawan. Berikan layanan pendampingan dan konsultasi dari psikolog untuk menjaga aset sumber daya manusia perusahaan Anda.

CTA money back guarantee talenta

6. Cegah Penularan Lewat Absensi Fingerprint dengan Talenta

Beberapa fasilitas umum di kantor memiliki pengaruh besar terhadap penularan COVID-19, salah satunya adalah mesin absensi. Untuk menekan penularan virus lewat mesin absensi yang sudah dipegang oleh banyak karyawan, Anda dapat mulai beralih menggunakan sistem absensi online

Salah satu penyedia layanan sistem absensi online terpercaya di Indonesia adalah Talenta. Sebagai bentuk dukungan dibukanya kembali aktivitas bisnis dan menekan ancaman gelombang baru COVID-19, Talenta hadir sebagai solusi HRIS perusahaan Anda.

Fitur-fitur yang ada pada Talenta mampu menjadi solusi atas permasalah HR selama pandemi. 

Ciptakan rasa aman di lingkungan kerja bersama Talenta. Coba demo gratis Talenta sekarang juga.


PUBLISHED06 Jul 2020
Risna
Risna