Etiskah Menanyakan Slip Gaji Perusahaan Lama kepada Kandidat Calon Karyawan?

Etiskah Menanyakan Slip Gaji Perusahaan Lama kepada Kandidat Calon Karyawan?

Beberapa dekade ini, ada satu hal yang cukup mengganggu cara berpikir saya terhadap proses rekrutmen di berbagai perusahaan. Atas dalih membandingkan, tak sedikit perusahaan di Indonesia masih kerap menanyakan besaran gaji bahkan meminta slip gaji perusahaan lama kandidat calon karyawan.
Mirisnya, di beberapa kesempatan jika si kandidat calon karyawan menolak untuk menyebutkan besaran atau menyerahkan slip gaji perusahaan lamanya maka dengan itu pula pupus sudah harapan si kandidat calon karyawan bergabung bersama dengan perusahaan. Terdengar sangat tak adil bukan?
Lantas, etiskah sebenarnya pihak rekrutmen atau perusahaan menanyakan besaran gaji atau bahkan meminta slip gaji perusahaan lama kandidat calon karyawan? Dari kacamata pribadi, berikut opini saya mengenai fenomena yang masih terjadi di beberapa perusahaan mulai skala kecil sampai besar di Indonesia bahkan dunia ini.
Menanyakan besaran bahkan slip gaji perusahaan lama sama dengan perbuatan kurang menyenangkan dan tak profesional. Mengapa?
Pada dasarnya, menanyakan berapa besaran gaji bahkan sli gaji perusahaan lama si kandidat calon karyawan memang sama dengan perbuatan yang tak profesional. Ini sama saja dengan Anda mencoba untuk mengetahui seluk beluk urusan rumah tangga tetangga Anda, padahal sebenarnya itu bukanlah hal urgen dan penting untuk Anda ketahui.
Praktek seperti ini, sama saja mengajarkan kepada kandidat calon karyawan Anda untuk menjadi pribadi yang ‘ember’ atau tak bisa menjaga rahasia perusahaan. Meski hanya besaran gaji, hal ini tetaplah hal confidential yang memang tak sepatutnya diobrolkan bersama dengan perusahaan lain.
Coba bayangkan saja, jika kandidat calon karyawan yang sedang Anda incar saat ini 2 atau 3 tahun lagi memutuskan untuk keluar dari perusahaan Anda dan menjajal interview dengan perusahaan lain. Lalu, ia dengan mudah membocorkan berapa besaran atau bahkan menyerahkan slip gaji yang sebenarnya sifatnya rahasia alias confidential kepada calon perusahaan barunya.
Sama saja, ia mengkhianati Anda bukan? Membiarkan praktek tanya-menanya soal besaran gaji dan slip gaji perusahaan lama bukanlah hal yang perlu dibiarkan. Supaya, karyawan bisa mengerti pentingnya menjaga hal yang bersifat rahasia dari perusahaan lama dan tak mengajarkannya menjadi pribadi yang ‘ember’.
Tak hanya itu, menanyakan slip gaji di era digital seperti sekarang bukanlah praktek kerja yang relevan lagi.
Maksudnya disini adalah, sudah banyak perusahaan masa kini yang tak lagi memberikan slip gaji fisik kepada karyawan. Alasannya, kini semuanya sudah berbentuk digital maka mengapa cara-cara kuno dengan memberikan slip perlu dilakukan.
Jika semisal, perusahaan lama si kandidat calon karyawan tak pernah memberikan slip gaji padahal Anda ingin sekali tahu dan menerima slip gaji dari perusahaan lama si kandidat calon karyawan. Lantas, haruskah Anda menolak mempekerjakannya? Padahal si kandidat calon karyawan memiliki potensi besar bagi perusahaan.
Lantas, apakah langkah bijak yang perlu dilakukan jika memang SOP perusahaan Anda mengharuskan si kandidat calon karyawan membagi besaran gaji yang diperolehnya di perusahaan lama?
Banyak hal sebenarnya yang bisa dilakukan. Salah satu yang paling memungkinkan adalah dengan lebih menanyakan kisaran atau rentang gaji yang diterima si kandidat calon karyawan sebelumnya.
Hal ini, dirasa lebih etis dan bijak karena Anda tak harus memaksa membongkar rahasia perusahaan lama. Si karyawan juga akan merasa lebih nyaman dengan pertanyaan ini, karena ia merasa tak diinterogasi dan dipaksa untuk membicarakan hal-hal yang bersifat confidential dari perusahaan lamanya.
Setelah Anda tahu rentang dan kisaraan gaji yang diterima di perusahaan sebelumnya, maka Anda bisa kroscek kebenarannya melalui situs maupun beragam program komparasi gaji yang kini kian menjamur. Anda mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan tentu karyawan tak perlu ‘berkorban’ untuk membocorkan informasi rahasia perusahaan lama.
Sumber gambar : www.money.usnews.com

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED08 Dec 2017
talenta
talenta