Empat Tips Dasar Merekrut Calon Karyawan Start-Up yang Pas

Empat Tips Dasar Merekrut Calon Karyawan Start-Up yang Pas

Dalam membangun start-up, hal yang pertama kali dibutuhkan adalah sebuah tim yang tangguh. Oleh karena itu, kebutuhan akan sumber daya manusia yang unggul amat sangat dibutuhkan. Tak hanya “dapat melakukan pekerjaan dengan baik” tapi juga cakap berbagai hal serta memiliki kreativitas yang tinggi karena ide-ide mereka dibutuhkan berkaitan dengan kondisi naik dan turunnya perusahaan start-up. Sebagai pendiri, penting bagi Anda untuk merekrut orang yang tepat. Belum lagi meyakinkan mereka agar bersedia bergabung dengan Anda. Lalu bagaimakah strategi merekrut karyawan start-up yang pas? Eric Rafat, salah seorang pendiri perusahaan start-up di India, kali ini memberikan 4 (Empat) tips dasar bagaimana cara merekrut calon karyawan dalam perusahaan start-up agar sesuai dengan yang Anda cari.
Kesesuaian antara pekerjaan dan budaya organisasi. Bukan hanya cocok terhadap Anda, namun kesesuaian karyawan antara pekerjaan dan budaya perusahaan adalah aspek yang sangat penting bagi karyawan start-up mengingat naik turunnya gelombang yang akan dihadapi oleh perusahaan start-up.
Fokus ke portofolio kandidat, tidak hanya dari CV. Bagi start-up, Anda lebih perlu untuk mengamati riwayat portofolio, proyek, dan kemampuan dasar kandidat, karena CV bukanlah tolak ukur yang tepat. Sebagai contoh, bila Anda hendak merekrut developer, selain tes kemampuan koding, penting juga untuk melihat akun github atau proyek yang pernah dikerjakan.
Perkirakan Budget dan Kebutuhan. Sebelum merekrut, Rafat menyarankan agar Anda membuat perencanaan terlebih dahulu seperti apa job desc yang akan dilakukan oleh calon karyawan dan bagaimana kebutuhan Anda. Anda juga dituntut untuk mencari orang yang bisa menambahkan kemampuan Anda, bukan mencari orang yang memiliki kemampuan sama persis dengan yang Anda miliki. Saat menentukan budget, pikirkan juga status pekerjaannya, apakah lebih cocok full-time, part-time, atau malah freelance?
Cari karakterististik yang sesuai dengan laju start-up. Pekerja di perusahaan start-up biasanya memiliki suatu ciri khas dan keahlian tertentu dibandingkan di perusahaan korporat. Untuk itu perlu perhatikan beberapa karakteristik seperti: visi yang luas, pembelajar sejati, selalu gerak cepat, hingga berjiwa kompetitif.
 
Sumber: businessinsider.com & inc.com
Sumber gambar: bisnisbarengbee.com

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED29 Jul 2016
talenta
talenta