Daftar Pertanyaan yang Cocok Diajukan Kepada Calon Karyawan Millennial

Daftar Pertanyaan yang Cocok Diajukan Kepada Calon Karyawan Millennial

Tak bisa dipungkiri, hampir sebagian besar jumlah karyawan yang mulai atau hendak memasuki dunia kerja saat ini didominasi oleh anak muda yang datang dari generasi millennial. Rata-rata dari mereka biasanya memang memiliki kemampuan dan pengalaman yang masih belum cukup banyak.
Untuk itulah, Anda sebagai bagian dari HR perusahaan yang mungkin berbeda usia dengan calon karyawan wajib mempersiapkan proses rekrutmen dengan baik. Salah satunya adalah mempersiapkan proses wawancara. Dikutip dari situs Inc, untuk mewawancara calon karyawan dari generasi millennial maka Anda wajib mempersiapkan daftar pertanyaan yang sedikit agak berbeda.
Lantas, pertanyaan seperti apa yang cocok ditanyakan kepada karyawan millennial? Berikut panduannya.
1. Apakah Anda lebih suka bekerja di rumah, di kantor “tradisional” atau di kantor dengan denah terbuka?
Setiap orang memiliki preferensi cara. Anda ingin memastikan bahwa kandidat memiliki tempat kerja yang sesuai dengan keinginannya. Hal ini akan berpengaruh pada produktivitas kerja mereka.
2. Bagaimana caranya agar Anda bisa menerima kritik dan saran dengan cara yang positif?
Ketika tiba saatnya evaluasi, kebanyakan generasi millennial hanya mau mendengarkan masukan positif dan kritik membangun. Hal ini perlu disesuaikan dengan budaya internal di perusahaan.
3. Ceritakan tentang proyek besar pernah Anda kerjakan. Apa peran Anda dalam tim proyek tersebut? Bagaimana jika Anda butuh waktu lama untuk menyelesaikan proyek itu?
Dengan pertanyaan ini, Anda bisa mengetahui bahwa generasi millennial tumbuh dengan stimulasi konstan dan tidak sabar. Jadi, Anda perlu memahami tingkat kesabaran mereka. Apakah mereka bisa bertahan dalam satu tugas dalam waktu lama?
4. Apakah Anda lebih suka menjadi penemu atau pemimpin?
Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan ini. Dengan melontarkan pertanyaan ini, Anda akan mendapat jawaban tentang passion dalam hidup mereka. Apakah mereka ingin membuat sesuatu? Ataukah mereka ingin menjadi pengatur orang-orang?
5. Pilih dua hal berikut ini: A) Apakah Anda ingin tim kecil dengan anggaran dan otonomi yang serba guna? Atau B) Tim besar dan anggaran dengan proses pengambilan keputusan berlapis-lapis?
Pertanyaan tersebut untuk mengetes apakah mereka terdorong untuk mengambil risiko atau mereka ingin mengendalikan atas norma dan peraturan yang sudah ada? Orang dengan jiwa kewirausahaan akan selalu mengambil pilihan pertama.
6. Ceritakan saat Anda merasa terpuruk dan cara keluar dari kesulitan tersebut?
Dengan pertanyaan ini, Anda ingin memastikan mereka cocok di dalam organisasi. Dengan memekerjakan orang yang memiliki optimisme tinggi, maka Anda akan mendapat tenaga kerja yang mampu meraih tujuan besar dan mencoba mengubah masa depan menjadi lebih baik.
7. Apa yang akan Anda lakukan jika bertemu dengan seorang pemimpin senior yang sedang berjalan di hadapan, sementara ada telepon penting yang sudah ditunggu-tunggu?
Skenario ini akan membuat mereka berpikir tentang bagaimana menyelesaikan dan memilih masalah prioritas. Sebab, mereka tidak akan selalu bisa melakukan dua hal sekaligus.
8. Ceritakan tentang masa di mana Anda mengalami kegagalan?
Kegagalan akan terjadi (dan merupakan cara belajar yang berharga). Jadi Anda perlu tahu tentang tanggapan generasi mileial saat mengalami kegagalan.
Itulah beberapa pertanyaan yang bisa Anda ajukan kepada calon karyawan yang datang dari generasi millennial. Semoga dengan panduan di atas, Anda bisa mendapatkan karyawan terbaik untuk bergabung bersama perusahaan. Terutama bagi Anda yang baru saja merintis perusahaan atau tengah berjuang membangun bisnis startup.
Sumber gambar : www.glamour.com
Sumber data : www.inc.com

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED03 Nov 2017
talenta
talenta