Cuti Tahunan Lebih dari 12 Hari, Bolehkah?

Cuti Tahunan Lebih dari 12 Hari, Bolehkah?

Cuti Tahunan Lebih dari 12 Hari, Bolehkah? – Dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja, hak cuti diberikan agar karyawan tetap memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa frekuensi libur berpengaruh positif terhadap tingkat produktivitas kerja. Ini artinya, cuti tidak hanya bermanfaat untuk karyawan saja, tetapi juga bagi perusahaan. 

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Ada banyak sekali jenis-jenis cuti, salah satunya cuti tahunan. Beberapa perusahaan di Luar Negeri memberikan kebebasan cuti tahunan, mulai dari enam minggu hingga tidak terbatas. Meskipun tidak semuanya adalah cuti yang diupah, hak cuti tahunan ini cukup memanjakan karyawan-karyawan yang bekerja di Netflix, Linkedin, dan General Electrics. 

Tidak hanya di luar negeri, di Indonesia, Gojek adalah perusahaan yang pertama kali menerapkan cuti bebas dan dibayar. Startup berlabel unicorn ini tidak membatasi jumlah cuti tahunan karyawan. Meskipun boleh cuit kapan saja, karyawan Gojek tetap dituntut untuk bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Jadi sebenarnya, apakah boleh perusahaan memberikan jatah cuti tahunan lebih dari 12 hari? Simak penjelasannya berikut ini!

Baca juga: Cuti Bersama Bertambah 4 Hari, Ini Aturannya ke Karyawan Swasta

Hak Cuti Tahunan Karyawan

Hak cuti tahunan telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 79 dan 84. Dalam Pasal 79 Ayat (2) disebutkan bahwa setiap tenaga kerja berhak memperoleh cuti tahunan sekurang-kurangnta 12 hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 bulan secara terus-menerus. 

Segala sesuatu yang mengatur tentang cuti tahunan telah tertuang pada perjanjian kerja atau peraturan perusahaan. Adakalanya dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, maupun perjanjian kerja bersama tidak mengatur secara terpisah jumlah cuti yang diberikan perusahan. Jika demikian maka berlaku UU Ketenagakerjaan yaitu cuti tahunan minimal 12 hari kerja.

Berdasarkan UU no. 13 Tahun 2003 Pasal 79 Ayat (2), hanya karyawan yang sudah bekerja minimal 12 bulan yang berhak mendapatkan cuti tahunan 12 hari. Perusahaan berhak menolak permintaan cuti karyawan yang belum genap satu tahun bekerja. Jika perusahaan memberikan izin maka kondisi ini disebut dengan cuti di luar tanggungan. Perusahaan boleh memotong gaji karyawan yang bersangkutan secara prorata sesuai dengan jumlah ketidak hadirannya.

Alasan Indonesia Hanya Memiliki 12 Hari Cuti Tahunan

Jika dibandingkan dengan jumlah cuti tahunan negara Brazil atau Britania Raya yang 30 dan 28 hari, Indonesia memang lebih sedikit, yaitu 12 hari. Angka 12 hari itu diambil dari kesepakatan rata-rata internasional, termasuk jumlah jam kerja sebanyak 8 jam. Jumlah hari cuti ini juga berdasarkan pertimbangan temuan ilmiah. Temuan tersebut mengatakan bahwa terdapat ambang batas waktu kesiapan manusia untuk dapat bekerja optimal.

Perbedaan budaya juga yang menyebabkan adanya perbedaan jumlah hari cuti tahunan antar negara.

Apakah Diperbolehkan Memberikan Cuti Tahunan Lebih dari 12 Hari?

Kutipan dalam UU Ketenagakerjaan Pasal 79 Ayat (2) huruf c, menyatakan bahwa “Cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 bulan secara terus-menerus.”

Jika dicermati, berdasarkan aturan tersebut menggunakan kata “sekurang-kurangnya” yang artinya adalah paling sedikit. Oleh karena itu, tidak ada larangan untuk memberikan cuti di atas 12 hari dalam satu tahun. Perusahaan yang memberikan cuti tahunan lebih dari 12 hari dalam satu tahun tidak melanggar peraturan perundang-undangan. 

UU Ketenagakerjaan hanya mengatur batas minimal jumlah cuti tahunan. Berdasarkan Pasal 79 Ayat (3) menyatakan bahwa kebijakan pelaksanaan cuti tahunan diatur oleh masing-masing perusahaan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.

Baca Juga: Kelola Cuti Lebih Mudah dengan Mengetahui Waktu Terbanyak Karyawan Mengajukan Cuti

Berapapun jumlah cuti tahunan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan, yang terpenting adalah pengelolaan cuti karyawan yang baik. Kini, proses pengajuan cuti dan pengelolaan cuti karyawan menjadi lebih mudah dengan bantuan software HR. Talenta adalah software HR terbaik dengan fitur yang lengkap. Tertarik mencoba demo gratis Talenta? Isi formulir berikut ini dan cari tahu produk Talenta selengkapnya di website. 

Blog_Talenta_Ketahui_Pola_Cuti_Karyawan_untuk_Persiapan_Arus_Cuti_yang_Lebih_Matang_INFOGRAFIK-2-1-768x1493
sumber: data diolah

PUBLISHED08 May 2020
Risna
Risna