Catat! Per April, Iuran Tunjangan BPJS Kesehatan Kembali Turun

Catat! Per April, Iuran Tunjangan BPJS Kesehatan Kembali Turun

Per-April, Iuran Tunjangan BPJS Kesehatan Kembali Turun – Sejak penetapan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh pemerintah pada tahun 2015 silam, BPJS Kesehatan telah menjadi program wajib bagi karyawan dan sebagian besar dari iuran dari tunjangan BPJS Kesehatan harus ditanggung oleh perusahaan. Persentase pembayaran tarif yang berlaku adalah 5 persen, dimana 4 persen menjadi kewajiban perusahaan dan 1 persen dari upah.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Hingga kini, persentase pengenaan tarif pembayaran iuran BPJS Kesehatan karyawan belum berubah. Namun, pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2019 sempat menetapkan penyesuaian baru yang mempengaruhi iuran BPJS Kesehatan karyawan.

Baca juga: Manajemen Payroll dengan Perhitunga BPJS yang Praktis dan Efisien

 

Kenaikan Batas Maksimal Upah dalam PP No.75 Tahun 2019

Dalam PP No.75 Tahun 2019, besaran bata maksimal upah yang dipakai sebagai patokan perhitungan iuran mengalami kenaikan. Nilai batas maksimal yang sebelumnya ditetapkan sebesar 8 juta Rupiah kini naik ke angka 12 juta Rupiah. Hal ini berdampak pada pengeluaran perusahaan dalam pembayaran tanggungan BPJS karyawan yang memiliki gaji di atas 8 juta Rupiah. Berikut ini, terlampir tabel pemberlakuan iuran baru menurut Perpres No.75/2019:

Peserta BPJS Iuran Sebelumnya Iuran Terbaru
PBI Rp. 23.000 Rp. 42.000
PPU ·    Pegawai Pemerintah: 5% (3% pemberi kerja, 2% peserta)

·    Pegawai BUMN dan Karyawan Swasta: 5% (4% pemberi kerja, 1% peserta)

·    Batas upah/gaji paling tinggi sebagai dasar perhitungan: Rp. 8.000.000

·    Batas upah paling rendah: UMK/UMP yang berlaku

·    Pegawai Pemerintah: 5% (4% pemberi kerja, 1% peserta)

·    Pegawai BUMN dan Karyawan Swasta: 5% (4% pemberi kerja, 1% peserta)

·    Batas upah/gaji paling tinggi sebagai dasar perhitungan: Rp. 12.000.000

·    Batas upah paling rendah: UMK/UMP yang berlaku

PBPU & BP ·     Kelas III : Rp. 25.500

·     Kelas II : Rp. 51.000

·     Kelas I : Rp. 80.000

·     Kelas III : Rp. 42.000

·     Kelas II : Rp. 110.000

·     Kelas I : Rp. 160.000

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan: Program Beserta Iurannya yang Harus Diketahui Perusahaan

 

Lika-Liku Kenaikan BPJS Kesehatan 2020

Sejak pemberlakuan kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada awal Januari 2020, berbagai pihak, mulai dari pengusaha hingga serikat pekerja, mengajukan penolakan kepada pemerintah. Salah satu alasan utama dari pengajuan protes adalah penarikan tarif yang tidak sama besar karena upah minimum di berbagai daerah berbeda-beda.

Merespon protes dari pihak pemberi kerja dan pekerja, pemerintah mengeluarkan pernyataan bahwa kenaikan tunjangan BPJS Kesehatan merupakan kebijakan yang dapat diambil karena persentase pekerja yang terkena dampak hanya sebagian kecil saja. Menurut data BPJS Kesehatan per 31 Agustus 2019, hanya ada 3% dari peserta PPU yang memiliki penghasilan di atas 8 juta Rupiah per bulan.

Kini, pemerintah telah mengambil keputusan untuk mengembalikan skema dan nilai iuran BPJS Kesehatan ke nilai yang berlaku sebelum PP No.75 Tahun 2019 diresmikan. Pemberlakuan keputusan ini diatur dalam Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 7/P/HUM/2020 dan akan berlaku per April 2019.

Pembatalan kenaikan iuran BPJS ini mengharuskan perusahan menghitung ulang iuran BPJS setiap bulan. Cara praktis yang dapat dimanfaatkan untuk menghitung tunjangan BPJS Kesehatan karyawan adalah dengan menggunakan solusi teknologi HRIS milik Talenta.

Solusi Talenta yang mampu mengelola administrasi data SDM perusahaan ini dilengkapi mampu menghitung iuran BPJS secara online dan otomatis, dan datanya dapat langsung terintegrasi dengan slip gaji serta payroll.

Tinggalkan cara hitung manual dengan Excel yang memakan waktu dan buat waktu lebih efisien dengan Talenta. Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung.

Written by: Dio Handrian


PUBLISHED29 Apr 2020
Dewi Maharani
Dewi Maharani