Komunikasi adalah proses di mana seseorang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan serta menggunakan informasi untuk berhubungan dengan lingkungan dan orang lain. Umumnya, komunikasi dilakukan dengan lisan yang dimengerti oleh kedua belah pihak.
https://talenta.co/wp-content/uploads/2019/12/5-tips-membangun-komunikasi-dengan-baik-tanpa-canggung-K6iqef8eig.jpg
Akan tetapi, komunikasi tidak terbatas pada lisan saja karena masih bisa dilakukan dengan gerak-gerik tubuh atau memperlihatkan sikap tertentu, seperti menggelengkan kepala, tersenyum, hingga mengangkat bahu yang disebut juga dengan komunikasi menggunakan bahasa nonverbal.

 

Definisi Komunikasi Menurut Para Ahli

Ada beberapa ahli yang mengutarakan pendapatnya mengenai pengertian komunikasi, yaitu:

  • Bernard Berelson & Gary A. Steiner

    Dalam buku ‘Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar’ karangan Dedy Mulyana, Bernard Berelson dan Gary A. Steiner menyatakan bahwa komunikasi merupakan sebuah tindakan atau proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan, dan semacamnya. Hal yang ditransmisikan ini dapat berupa simbol-simbol, kata-kata, gambar, figur, grafik dan semacamnya.

  • Aristoteles

    Komunikasi adalah alat yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses demokrasi.

  • Carl I. Hovland

    Menurut Carl I. Hovland adalah proses yang mungkin dilakukan oleh pembawa informasi dengan tujuan memberikan rangsangan kepada orang lain untuk mengubah perilakunya.

  • William I. Gordon

    Pengertian komunikasi secara singkat dan ringkas dapat didefinisikan sebagai suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.

  • Harorl D. Lasswell

    Komunikasi merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?).

  • Shannon & Weaver

    Komunikasi adalah interaksi yang saling mempengaruhi yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain baik disengaja maupun tidak. Menurutnya komunikasi tidak terbatas pada bahasa verbal saja, namun juga pada ekspresi wajah, lukisan, teknologi, dan lainnya.

  • James A. F. Stoner

    Komunikasi adalah sebuah proses yang dilakukan seseorang dengan tujuan memberikan pengertian kepada orang lain dengan memindahkan suatu pesan tertentu.

  • Onong Uchjana Effendy

    Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media).

Cara Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi 

Komunikasi adalah salah satu sarana untuk bisa berhubungan dengan orang lain. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa komunikasi terbagi menjadi dua, yaitu verbal dan nonverbal. Komunikasi yang jelas tentunya akan membuat orang lain dapat memperhatikan dan mengerti apa yang kita bicarakan.
https://talenta.co/wp-content/uploads/2019/12/selain-gaji-ini-hal-yang-mempengaruhi-kenyamanan-kerja-karyawan.png

Komunikasi memiliki peranan penting dan dapat membantu pekerjaan. Namun, beberapa orang merasa bahwa dirinya kerap kesulitan dalam berkomunikasi. Sebenarnya, ada cara-cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi. Apa sajakah? Berikut ulasannya.

  • Melakukan Kontak Mata

    Hal terpenting dalam berkomunikasi adalah dengan melakukan kontak mata. Cara ini akan membantu meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Saat berkomunikasi, Anda harus selalu menjaga kontak mata ketika berbicara dengan orang lain ataupun saat melakukan presentasi. Tentunya, kontak mata ini dilakukan secara wajar saja.

    Mulailah dengan tersenyum saat Anda akan berbicara dengan orang lain sehingga mereka merasa nyaman saat berbicara dengan Anda. Menjaga kontak mata ternyata dapat meningkatkan kepercayaan orang lain terkait dengan pembahasan yang Anda bicarakan karena setiap kalimat yang diucapkan terdengar lebih meyakinkan.

  • Memperhatikan Artikulasi (Pelafalan yang Jelas)

    Selain menjaga kontak mata, penting bagi Anda untuk selalu berbicara dengan jelas. Artikulasi dari setiap kata yang diucapkan harus jelas terdengar oleh lawan bicara Anda. Jangan sampai lawan bicara Anda hanya mendengar gumaman dan tidak mengerti yang Anda bicarakan. Jika Anda merasa hal ini sering dialami, mulailah untuk berlatih dalam mengucapkan kata-kata dengan tegas dan jelas. Anda bisa memulai latihan dengan melafalkan ‘A,I,U,E,O’.

  • Menyesuaikan dengan Lawan Bicara

    Menempatkan diri Anda saat berbicara dengan orang lain adalah salah satu hal penting yang juga perlu diperhatikan. Ingat, Anda tidak bisa menyamakan setiap gaya berbicara kepada semua orang. Tentunya, berbicara kepada atasan dan teman akan berbeda, termasuk juga kepada orang tua. Oleh karena itulah, Anda harus selalu bisa menyesuaikan lawan berbicara saat berkomunikasi.

  • Menambahkan Bahasa Tubuh

    Anda pasti kerap melihat pembawa acara selalu menunjukkan mimik dan ekspresi sesuai dengan acara yang mereka bawakan. Ini adalah bentuk atau cara mereka untuk menyampaikan sesuatu sehingga penonton dapat memahaminya dengan mudah. Saat berkomunikasi, Anda juga bisa menambahkan bahasa tubuh untuk mempermudah lawan bicara mengerti pembicaraan.

    Ekspresi wajah adalah salah satu bagian dari bahasa tubuh yang efektif untuk digunakan dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, Anda bisa berlatih dalam menggunakan bahasa tubuh untuk meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi. Selain ekspresi, gerakan tangan serta postur tubuh juga diperlukan dalam berkomunikasi. Pastikan bahasa tubuh yang Anda lakukan sesuai agar kalimat yang dikeluarkan tidak membuat orang lain bingung.

  • Menambahkan Empati

    Komunikasi yang baik akan terjadi saat Anda memahami kondisi lawan bicara. Cara yang paling efektif untuk memahami yang dimaksudkan lawan bicara adalah dengan menempatkan diri sebagai orang yang Anda ajak bicara. Luangkanlah waktu untuk melihat lingkungan di sekitar Anda untuk membantu mengetahui cara yang efisien dalam berkomunikasi.

  • Berbicara dengan Santai

    Hal penting yang perlu diingat adalah kondisi gugup tidak akan menciptakan ruang komunikasi yang baik. Biasanya, orang yang gugup cenderung akan bicara lebih cepat dan dengan suara pelan sehingga sering kali menyulitkan lawan bicara. Oleh karena itu, Anda harus selalu berbicara dengan santai sehingga orang yang diajak berbicara akan lebih mengerti apa yang dimaksud.Kondisikan mental Anda dalam posisi yang santai dan tenang ketika berbicara. Pikirkanlah hal-hal positif saat akan berbicara. Gugup adalah suatu hal yang lumrah, terutama saat Anda akan berbicara di hadapan orang banyak. Lakukanlah cara mudah dengan menarik napas dalam-dalam beberapa kali untuk membuat Anda lebih rileks. Saat tenang, komunikasi pun akan lebih efektif sehingga orang lain dapat lebih mudah mengerti apa yang Anda bicarakan.

  • Mengontrol Emosi

    Saat Anda membicarakan sesuatu yang dapat membangkitkan rasa emosional di dalam diri, Anda harus tetap mengatur emosi agar kondisi stabil. Saat emosi ikut larut dalam pembicaran, tentunya kalimat yang diucapkan cenderung menjadi tidak jelas terdengar. Hal ini bukan berarti Anda tidak diperbolehkan memasukkan unsur perasaan saat berbicara karena yang terpenting adalah Anda tetap bisa mengontrolnya dengan baik. Jangan sampai emosi yang dikeluarkan malah mengendalikan pembicaraan sehingga komunikasi pun menjadi tidak baik.

Komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan seseorang, terutama saat di lingkungan sosial. Saat berbicara dengan orang lain, tentunya Anda ingin mereka mengerti semua yang Anda bicarakan, bukan? Oleh karena itu, Anda harus mengetahui cara-cara berkomunikasi yang baik agar lawan bicara dapat mengerti dengan mudah.

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
loading
Suka dengan Artikelnya?Talenta punya lebih banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari artikel, ebook, case study, white papers, infographic dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan artikelnya?Dapatkan artikel HR premium langsung di email Anda!

Jadilah orang pertama yang akan mendapatkan artikel premium mulai dari study case, infographic, ebook, hingga white paper.