Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Pegawai

Cara Menghitung Kenaikan Gaji Berkala Pegawai

Dalam perencanaan keuangan perusahaan, HR atau finance akan menghitung besaran upah pegawai termasuk kenaikan gaji berkala yang didapatkan. Berikut penjelasan kenaikan upah pegawai berdasar pada Pasal 23 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

3 Hal yang Harus Diperhitungkan dalam Kenaikan Gaji Pegawai

3 Hal yang Harus Diperhitungkan dalam Kenaikan Gaji Pegawai

1 . Penyesuaian Harga Kebutuhan Hidup

Terkait hal ini, perusahaan harus mempertimbangkan besaran inflasi tiap tahunnya, serta juga memperhatikan Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku di masing-masing tempat usaha.

Perusahaan harus mempertimbangkan besaran inflasi karena inflasi adalah tingkat kenaikan harga yang terjadi secara umum serta terus menerus pada jangka waktu tertentu. Adanya inflasi menggerus daya beli dari jumlah gaji yang sebelumnya diberikan. Oleh karena itu, gaji perlu disesuaikan setidaknya berdasarkan inflasi agar pekerja tetap memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2 . Peningkatan Produktivitas Kerja

Peningkatan gaji pegawai alangkah baiknya jika didesain sedemikian rupa agar berkaitan langsung dengan produktivitas kerja sehingga pegawai lebih termotivasi dalam mengerjakan pekerjaannya. Berikut adalah aspek yang bisa menjadi penilaian:

  • Pencapaian target atau KPI (key performance indicator),
  • Ketaatan pada peraturan, misalnya memperhitungkan aspek kedisiplinan, keterlambatan masuk kerja, dan lain-lain
  • Beberapa perusahaan yang menekankan aspek loyalitas juga memberikan poin pada lama kerja seorang pekerja pada perusahaan tersebut dalam hal kenaikan upah, sehingga memotivasi pekerja untuk tidak berpindah-pindah perusahaan. Hal ini cocok diterapkan pada perusahaan yang ingin menjaga kerahasiaan perusahaan.

3 . Kemampuan Perusahaan

Selain beberapa hal di atas, peningkatan gaji pegawai harus berpedoman pada struktur, skala upah perusahaan serta kemampuan keuangan perusahaan. Perusahaan dapat melakukan analisis dampak kenaikan gaji karyawan terhadap pendapatan perusahaan. Hal ini penting untuk menjamin kelangsungan bisnis perusahaan.

Peningkatan gaji juga harus disebutkan serta diatur di dalam peraturan perusahaan,  perjanjian kerja, atau perjanjian kerja bersama.

Note : Ketahui lebih lanjut bagaimana Pengaruh Kenaikan UMR 2020 terhadap Gaji Pokok Anda

Contoh Perhitungan Kenaikan Gaji Berkala Pegawai

Contoh Perhitungan Kenaikan Gaji Berkala Pegawai

Setelah mempertimbangkan berbagai aspek di atas, misalnya perusahaan memutuskan untuk meningkatkan gaji dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Kenaikan upah umum karena inflasi untuk seluruh jenjang pangkat adalah 6% dari gaji di tahun sebelumnya,
  • Selain bonus tahunan, bagi pegawai yang capaian kinerjanya 100% mendapat tambahan peningkatan gaji sebesar 1%, capaian kinerja 101%-120% mendapat tambahan sebesar 2% dan pegawai yang capaian kinerjanya di atas 120% mendapat tambahan sebesar 3%,
  • Selain potongan gaji sebelumnya, pegawai yang mendapat hukuman disiplin juga mendapat pengurangan sebesar: hukuman disiplin ringan -1%, hukuman disiplin sedang -2% dan hukuman berat sebesar -3%.

Jika terdapat pegawai dengan jabatan staf yang tahun sebelumnya mendapat upah Rp 10.000.000,00, memiliki capaian kinerja sebesar 110% namun mendapatkan hukuman disiplin ringan karena sering terlambat maka kenaikan gajinya dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

1. Kenaikan Gaji   

= Gaji sebelumnya x (% kenaikan gaji umum + % kenaikan karena capaian kinerja – % hukuman disiplin)

= 10.000.000 x (6% + 2% – 1%)

= 10.000.000 x (7%)

= 700.000

2. Gaji Baru = Gaji sebelumnya + Kenaikan gaji

= 10.000.000 + 700.000

= 10.700.000

Atau dapat juga dihitung dengan rumus sebagai berikut:

= Gaji sebelumnya x (100% + % kenaikan gaji total)

= 10.000.000 x (100% + 7%)

= 10.000.000 x 107%

= 10.700.000

Walaupun contoh di atas adalah kasus yang disederhanakan, namun Anda dapat membayangkan betapa rumitnya perhitungan kenaikan upah bagi seluruh pegawai di perusahaan. Apalagi jika perhitungan tersebut masih menggunakan cara manual dengan menghitung komponen gaji karyawan satu per satu. Ada risiko kesalahan hitung yang cukup besar selain daripada memerlukan waktu dan tenaga kerja.

Baca juga : 4 Manfaat Pengaplikasian Slip Gaji Bagi HR dan Perusahaan

Ada cara yang lebih efisien serta akurat, yakni menggunakan aplikasi kenaikan gaji berkala seperti Talenta. Software ini memiliki sistem yang terintegrasi dengan HRIS sehingga Anda dapat membuat skala dan jenjang pembayaran yang lebih kompleks dan detail, namun perhitungan yang lebih cepat karena perhitungan dilakukan secara otomatis. Bahkan untuk perhitungan rumit seperti perubahan Pph 21 akibat kenaikan gaji pegawai. Talenta dapat menyelesaikannya untuk Anda secara akurat dan tepat.

Cari tahu tentang software payroll Talenta di website Talenta atau coba demo Talenta secara gratis sekarang juga!


PUBLISHED30 Apr 2020
Emanuelle
Emanuelle