fbpx

BPJS Ketenagakerjaan: Program Beserta Iurannya yang Harus Diketahui Perusahaan

04 Feb 2020

BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak setiap karyawan dan menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk mendaftarkan setiap karyawannya. Dengan mengikutsertakan karyawan Anda dalam program BPJS Ketenagakerjaan, berarti perusahaan Anda telah berinvestasi terkait keselamatan karyawan. Sehingga, jika terjadi hal tidak diinginkan terkait karyawan, perusahaan tidak perlu menanggung seluruh biaya yang muncul. Di mana, biaya tersebut akan ditanggung bersama, oleh perusahaan dan karyawan itu sendiri dalam iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk mengikutsertakan karyawan dalam program ini, perusahaan dapat mendaftarkan karyawan secara langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang ada di wilayah perusahaan Anda. Namun, bagi Anda yang tidak ingin repot mengurus pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan, Anda bisa mendaftarkan seluruh karyawan Anda melalui website resminya pada www.bpjsketenagakerjaan.co.id. Lalu berapa besarannya? Untuk besaran iuran BPJS ini bervariasi, tergantung program yang diikuti perusahaan dan juga besaran gaji karyawan itu sendiri. 

Program BPJS Ketenagakerjaan Karyawan

Terdapat 4 (empat) program yang bisa diikuti perusahaan dalam BPJS Ketenagakerjaannya, mulai dari jaminan keselamatan kerja, kematian, hari tua, dan pensiun. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini Talenta akan memberikan beberapa penjelasan mengenai keempat jaminan ini beserta iuran yang harus dibayarkan setiap bulannya.

a. Jaminan Keselamatan Kerja (JKK)

Manfaat ini merupakan perlindungan total berupa biaya medis dan kompensasi ketika karyawan Anda mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang timbul karena lingkungan tempat bekerja, termasuk ketika karyawan mengalami kecacatan permanen. Pelayanan medis yang ditanggung manfaat ini berupa pemeriksaan dasar dan penunjang, perawatan tingkat pertama dan lanjutan, serta fasilitas rawat inap kelas 1 rumah sakit pemerintah/daerah atau rumah sakit swasta yang setara.

Selain itu, jaminan ini juga menanggung perawatan intensif, penunjang diagnostik, pelayanan khusus, alat kesehatan dan implan, jasa dokter, operasi, transfusi darah, dan rehabilitasi medis–meliputi penggantian alat bantu, alat pengganti, dan gigi tiruan. Selain itu, jaminan ini juga memberikan penggantian biaya pengangkutan karyawan yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja ke rumah sakit dan ke rumah, serta biaya pertolongan P3K.

Bagi karyawan yang tidak mampu bekerja sementara, cacat anatomis, cacat fungsi sebagian, cacat total, meninggal dunia, hingga biaya pemakaman juga ditanggung oleh BPJS. Santunan ini juga diberikan sebagai beasiswa pendidikan anak peserta yang meninggal dunia atau cacat total yang disebabkan kecelakaan atau penyakit karena pekerjaan, nominal yang diberikan oleh jaminan ini sebesar Rp12.000.000.

b. Jaminan Kematian (JK)

Jaminan ini memberikan manfaat bagi ahli waris dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia, bukan karena kecelakaan kerja atau penyakit karena pekerjaan, tapi masih aktif bekerja dan belum mencapai masa pensiun. Kompensasi ini berupa santunan tunai Rp16.200.000, juga santunan berkala 24 kali Rp200.000, atau Rp 4.800.000 yang dibayar sekaligus. Sedangkan, bagi peserta yang memenuhi masa iuran minimal 5 tahun akan mendapat biaya pemakaman sebesar Rp3.000.000 dan beasiswa pendidikan anak sebesar Rp12.000.000.

c. Jaminan Hari Tua (JHT)

Manfaat ini diberikan kepada karyawan yang juga peserta BPJS Ketenagakerjaan berupa uang tunai yang dibayarkan kepada peserta yang telah mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total sebagai pengganti pendapatan peserta yang tidak lagi bekerja. Jaminan ini merupakan tabungan berupa akumulasi iuran ditambah pengembangan yang tercatat dalam rekening peserta BPJS. JHT ini bisa diberikan sekaligus kepada karyawan, namun juga bisa dibayarkan sebagian bagi peserta yang memasuki persiapan masa pensiun.

Menurut aturan yang berlaku, peserta BPJS yang belum memasuki masa pensiun atau 10 tahun bekerja dapat mengajukan klaim JHT sebesar 10% atau 30%. Pengambilan dana 30% diperbolehkan untuk kepemilikan rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan 10% untuk keperluan lain, termasuk persiapan pensiun.

d. Jaminan Pensiun (JP)

Bagi karyawan yang akan segera memasuki masa pensiun akan mendapatkan manfaat berupa jaminan pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan, antara lain:

  • Pensiun Hari Tua: berupa uang tunai bulanan hingga meninggal dunia bagi peserta yang masa kepesertaannya mencapai 15 tahun.
  • Pensiun Cacat: berupa uang tunai bulanan untuk peserta yang cacat total dan tidak bisa bekerja, iuran ini akan diberikan hingga peserta meninggal dunia.
  • Pensiun Janda/Duda: uang tunai bulanan untuk ahli waris hingga meninggal dunia atau menikah lagi.
  • Pensiun Anak: uang tunai bulanan untuk ahli waris (maksimal dua orang anak), diberikan hingga anak usia 23 tahun, atau bekerja atau menikah.
  • Pensiun Orang Tua: diberikan kepada orang tua yang menjadi ahli waris peserta BPJS dengan status lajang.

Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Untuk mendapatkan manfaat di atas, perusahaan wajib membayarkan iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tanggal 15 setiap bulannya. Namun, iuran ini tidak seluruhnya dibayarkan oleh perusahaan, tapi sebagian dipotong dari gaji karyawan. Berupa iuran yang harus dibayarkan perusahaan dan karyawan? Di bawah ini adalah besarannya.

a. Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) 

Untuk manfaat ini, iurannya berbeda-beda tergantung risiko kerja karyawan. Berapa iurannya?

  • Risiko kerja terendah: 0,24%
  • Risiko kerja rendah: 0,54%
  • Risiko kerja sedang: 0.89%
  • Risiko kerja tinggi: 1,27%
  • Risiko kerja sangat tinggi: 1,74%.

Untuk manfaat ini, karyawan tidak perlu membayarnya. Karena seluruh program ini ditanggung seluruhnya oleh perusahaan dan jumlahnya diambil dari total upah karyawan setiap bulannya.

b. Jaminan Kematian (JK)

Besaran iuran ini sebesar 0,3% dari total gaji karyawan, dan seluruhnya menjadi kewajiban dari perusahaan untuk membayarkannya

c. Jaminan Hari Tua (JKT)

Iuran program ini adalah sebesar 5,7%, dengan pembagian 3,7% ditanggung perusahaan, dan 2% dipotong dari gaji karyawan setiap bulan.

d. Jaminan Pensiun (JP)

Untuk program ini, iurannya adalah sebesar 3% dari upah, dengan pembagian 2% ditanggung perusahaan dan 1% dibayar karyawan dari gajinya setiap bulan. Namun, iuran ini memiliki batas maksimal upah, yaitu sebesar Rp7.000.000. Sehingga, ketika gaji karyawan di atas angka tersebut, maka iuran yang dibebankan tetap sejumlah 3% dari Rp7.000.000.

Itulah beberapa hal terkait program BPJS Ketenagakerjaan yang harus Anda ketahui sebagai HR untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada setiap karyawannya. Dalam melakukan perhitungan BPJS Ketenagakerjaan ini, Anda harus teliti, apalagi masing-masing karyawan tidak memiliki upah yang sama. Untuk menghitungnya, Anda membutuhkan waktu yang cukup banyak terutama ketika karyawan di perusahaan Anda berjumlah cukup banyak. 

Namun, tidak perlu khawatir. Anda dapat mengelola dan menghitung iuran BPJS Karyawan dengan lebih mudah melalui Talenta. Talenta merupakan software payroll dan HR yang dapat mempermudah Anda dalam mengelola iuran BPJS Karyawan dan menghitung seluruh komponen gaji lainnya. Dengan begitu, Anda bisa tetap fokus pada pekerjaan yang lebih strategis seperti mengembangkan karyawan itu sendiri. Ajukan demo Talenta sekarang!

Suka dengan artikel ini?
Bagikan ke teman Anda.

Email berlangganan

Dapatkan content HR premium langsung di email Anda!

Tinggalkan tugas rutin dan kembangkan bisnis lebih cepat bersama Talenta

Undang ke Kantor

Cari tahu bagaimana Talenta membantu bisnis Anda.

Undang Konsultasi

Live Demo

Ikuti workshop Meet Mekari untuk pelajari Talenta secara langsung.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Eksplorasi beragam fitur untuk semua kebutuhan Anda.

Coba Gratis
Suka dengan ArtikelnyaTalenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!

Suka dengan Artikelnya?Talenta punya banyak buat kamu!

Dapatkan konten premium mulai dari Artikel, ebook, case study, white papers, info-graphics dengan berlangganan sekarang!