Insight Talenta

Ancaman Virus Corona Pasca-PSBB, Bagaimana Sikap Perusahaan?

Ancaman Virus Corona Pasca-PSBB, Bagaimana Sikap Perusahaan?

Baru-baru ini, Juru Bicara Khusus Penanggulangan Virus Corona di Indonesia, Achmad Yurianto menyebutkan adanya kasus ancaman Virus Corona di kantor melalui mesin absensi fingerprint di Jawa Tengah. Hal ini menegaskan bahwa ancaman Virus Corona pasca-PSBB benar-benar nyata. Lantas bagaimana tantangan dan risikonya?

Tantangan dan Risiko di Gelombang Kedua Penyebaran COVID-19

Kondisi dunia kerja di Indonesia mengalami banyak guncangan sejak kasus pertama dari COVID-19 diumumkan pada Maret lalu. Perusahaan dan Bisnis dipaksa beradaptasi dengan situasi yang terjadi dan mencari solusi terbaik untuk masa depan bisnis mereka, tanpa mengesampingkan kesehatan karyawan.

Kemudian lebih jauh pemerintah mengumumkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah. Selama PSBB berlangsung, aktivitas gedung perkantoran harus ditutup sementara, sehingga satu-satunya jalan bagi perusahaan adalah mengadaptasi model kerja remote atau Work from Home (WFH).

Setelah lebih dari dua bulan berlangsung, aturan PSBB akhirnya dilonggarkan dan era new normal pun memasuki masa transisi. Banyak perusahaan mengambil langkah sigap dan mulai mengatur jadwal masuk kerja (Work from Office) bagi karyawannya. Berbagai protokol kesehatan baru pun diterapkan, seperti kewajiban mengenakan masker, pengecekan suhu tubuh, hingga pengaturan jarak tempat duduk karyawan.

Belum genap satu bulan masa transisi berjalan, kini muncul kekhawatiran baru akan adanya gelombang kedua Coronavirus terutama di Indonesia. Kluster yang paling mengkhawatirkan pun berasal dari perusahaan dan pabrik. Misalnya saja pabrik yang berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Penularan Virus Corona di klaster baru pun disinyalir melalui media mesin absensi fingerprint.

Prediksi ledakan pasien baru yang terjangkit virus mematikan ini dipicu oleh ketidaktaatan masyarakat di masa pasca-PSBB. Merespon prediksi tersebut, para pemimpin perusahaan dan pemilik bisnis pun wajib menyadari risiko yang akan datang bersamaan dengan gelombang kedua ini.

Dari sisi Kesehatan karyawan, kemunculan klaster-klaster baru dari Virus Corona di ruang publik tentu akan membahayakan jiwa mereka. Terlebih, apabila mereka terpaksa harus bepergian untuk menunaikan pekerjaan mereka. Ketika gelombang kedua datang, perusahaan harus tetap memprioritaskan kondisi Kesehatan karyawan meski tidak adanya larangan atau pembatasan sosial dari Pemerintah.

Operasional bisnis pun akan menjadi tantangan bagi perusahaan saat gelombang kedua tiba. Saat ini, banyak perusahaan yang sedang berjalan pada proses pemulihan pasca PSBB. Gelombang kedua dari COVID-19 tentu akan menghambat proses tersebut karena keadaan akan kembali seperti masa PSBB. Penting bagi perusahaan agar mempersiapkan berbagai skema pemulihan bisnis baru dengan mempertimbangkan kedatangan gelombang kedua ini.

Simak panduam tim editorial kami tentang bekerja di kantor selama masa transisi hanya di Panduan Kembali Bekerja di Kantor dengan Aman saat New Normal

Upaya Pencegahan

Banyak upaya pencegahan ancaman Virus Corona pasca-PSBB yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mencegah terjadinya penularan kasus COVID-19 terutama pada klaster perusahaan.

Pertama, mempertimbangkan kembali untuk bekerja dari rumah atau (work from home). Mengingat risiko yang terjadi selama work from office. Namun satu hal yang perlu diingat, apakah perusahaan sudah siap untuk kembali menerapkan work from home? Apakah pencapaian perusahaan dapat diraih selama work from home?

Kedua, mengatur jam kerja baru agar tidak terjadi adanya penumpukan karyawan di kantor selama work from office. Anda bisa menerapkan opsi rotasi jam kerja. Bagian apa saja yang membutuhkan untuk bekerja  bertatap langsung? Mana bagian yang tidak perlu bekerja dari rumah?

Ketiga, menerapkan absensi online dan beralih dari mesin absensi fingerprint. Risiko mesin sidik jari ini yang besar karena bisa menjadi media penyebaran perlu dipertimbangkan penggunaannya. Menggunakan absensi online bisa menjadi solusi praktis bahkan jangka panjang bagi perusahaan.

Salah satu persiapan yang perlu dilakukan perusahaan adalah mengadopsi solusi HRIS untuk membantu tugas manajemen HR.

Memilih mitra teknologi yang tepat menjadi langkah yang sangat krusial. Untuk itu, Anda tidak perlu ragu dalam memilih Talenta sebagai mitra teknologi yang menyediakan software HRIS terbaik. Dengan produk Talenta, Anda dapat mengelola penugasan karyawan dengan lebih mudah melalui dashboard yang interaktif dan mudah dikelola. Solusi dari Talenta juga memudahkan karyawan mengajukan cuti, klaim, dan melihat slip gaji.

Pelajari lebih lanjut mengenai produk Talenta di laman resmi kami. Konsultasikan masalah HR Anda kepada kami dengan mengakses free demo Talenta.

 


PUBLISHED10 Jul 2020
Dio
Dio