5 Tugas HRD Perusahaan yang Tidak Menerapkan WFH

Wabah Virus Corona membuat ratusan ribu orang jatuh sakit dan ribuan orang meninggal. Pemerintah telah mulai membatasi orang masuk dan keluar negeri, mulai memberlakukan karantina di beberapa wilayah di Indonesia dan para perusahaan mulai menerapkan wfh. Pandemi ini menjadi peringatan bagi setiap perusahaan di Indonesia berhati-hati dalam membuat strategi, kebijakan dan prosedur untuk melindungi karyawan, klien dan operasional perusahaan. Lalu bagaimana dengan perusahaan yang tidak bisa menerapkan ? Apa tugas HRD perusahaan yang sampai saat ini belum bisa menerapkan cara kerja dari rumah? 

1. Memperhatikan dan Melindungi Karyawan di Tempat Kerja

Memperhatikan dan Melindungi Karyawan di Tempat Kerja - 5 Tugas HRD Perusahaan yang Tidak Menerapkan WFH

Virus Corona adalah virus yang diperkirakan menyebar melalui cairan pernapasan akibat batuk dan bersin dan kemudian menyebar dengan mudah. Bahkan virus ini diperkirakan menyebar melalui permukaan benda yang terkena cairan orang yang sudah terkena virus. Maka dari itu, sudah seharusnya tugas HRD untuk lebih memperhatikan karyawan daripada hari biasanya. Anda dapat meminta karyawan tidak bekerja jika mereka bergejala batuk, bersin, sesak nafas atau suhu di atas 37 derajat celcius. Jika tiba-tiba batuk, minta karyawan untuk gunakan tisu, siku atau bahu dan bukan dengan tangan kosong. Minta karyawan untuk selalu mencuci tangan ketika baru masuk tempat kerja atau menggunakan hand sanitizer yang sudah tersedia. Hindari berjabat tangan satu sama lain.

Survei yang dilakukan Willis Towers Watson yang dilakukan terhadap 158 pengusaha di dunia termasuk Amerika Serikat dan Cina, mereka meningkatkan komunikasi dengan karyawan baik secara langsung ataupun mengirim informasi tentang pencegahan. Para pengusaha tersebut juga mempersiapkan fasilitas tambahan seperti tempat mencuci tangan tambahan atau hand sanitizer.

2. Liburkan Karyawan Jika Mereka Menunjukkan Gejala

Liburkan Karyawan Jika Mereka Menunjukkan Gejala - 5 Tugas HRD Perusahaan yang Tidak Menerapkan WFH

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, karyawan harus di rumah atau pulang jika mereka bergejala Virus Corona. Sebagian dari mereka, tidak akan mengaku sepenuhnya karena karyawan yang berdedikasi sering menolak mengambil hari sakit atau bisa juga karena kebijakan perusahaan belum jelas terkait dengan karyawan yang sudah terkena Virus Corona. Apakah gaji mereka tetap ada atau kebijakan-kebijakan lainnya. Anda sebagai HRD dapat mendiskusikan terkait hal ini satu sama lain dengan tetap mematuhi aturan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Tetapi, tetap Anda harus tetap meliburkan karyawan yang sudah bergejala tersebut dan hubungi karyawan untuk menanyakan kabar dan kebijakan lebih lanjut.

3. Kebijakan Perusahaan Lebih Lanjut

Kebijakan Perusahaan Lebih Lanjut - 5 Tugas HRD Perusahaan yang Tidak Menerapkan WFH

Kemungkinan meningkatnya jumlah karyawan yang tidak bekerja semakin besar mengingat mudahnya penyebaran Virus Covid-19. HRD perusahaan harus meninjau kembali gaji, tunjangan dan kebijakan cuti sakit karyawan. Kebijakan perusahaan terhadap karyawan dapat dilakukan dengan tidak dikuranginya gaji pokok atau cuti sakit karena ini juga akan mendorong karyawan untuk melapor jika bergejala dan mengurangi potensi penyebaran di lingkungan tempat kerja. 

Berikan juga kebijakan mengenai pembatasan perjalanan dinas atau bisnis yang akan dilakukan karyawan perusahaan. Prioritasi perjalanan dan tunda sebisa mungkin segala perjalanan yang akan dilakukan. Karyawan harus berhati-hati untuk bepergian, jika memang diharuskan, karyawan tersebut harus melakukan karantina sendiri selama kurang lebih 14 hari setelah kembali untuk meminimalkan risiko penularan jika terinfeksi Virus Corona.

Batalkan segala konferensi atau meeting yang sudah dijadwalkan para divisi perusahaan. Atau sarankan untuk melakukan konferensi secara virtual atau dikenal dengan webinar. Intinya, sudah menjadi tugas HRD perusahaan untuk mengumumkan kebijakan yang jelas selama pandemi dan mengkomunikasikannya dengan seluruh karyawan.

4. WFH secara Parsial

WFH secara Parsial - 5 Tugas HRD Perusahaan yang Tidak Menerapkan WFH

Jika perusahaan Anda tidak bisa menerapkan WFH kepada seluruh karyawan, Anda dapat menerapkan wfh secara parsial atau sebagian. Karena apapun jenis perusahaan Anda, ada divisi-divisi tertentu yang bisa bekerja secara wfh sehingga kerumunan di kantor pun akan berkurang dengan sendirinya.  Misalnya, bagian marketing bekerja secara wfh sedangkan bagian produksi tetap bekerja di kantor.

5. Berkomunikasi dengan Karyawan secara Real-time

Berkomunikasi dengan Karyawan secara Real-time

Rumor berbahaya dan ketakutan para karyawan dapat menyebar secepat Virus Corona. Sangat penting bagi HRD perusahaan untuk terus meninjau semua karyawan termasuk karyawan yang sudah menerapkan wfh ataupun belum wfh dengan pembaruan faktual, teratur dan terkoordinasi secara internal. Baik itu tentang kebijakan perusahaan, pencegahan penularan maupun cara perizinan karyawan karena adanya gejala.

Baca juga : 4 Tips Work From Home (WFH) Agar Bisnis Sukses & Produktif

Komunikasi ini harus berasal dari HRD perusahaan dan jangan sampai ada kebijakan yang tidak konsisten. Perusahaan juga dapat menggunakan software HR dalam berkomunikasi dengan karyawan karena membuat segala alur komunikasi dan keperluan seperti gaji, tunjangan dan perizinan antara karyawan dan HRD dapat dimudahkan. 

Saat ini, sebagai penyedia HRIS, Talenta menyediakan penawaran spesial melalui program #WFHbukanliburan. Program ini merupakan serangkaian kampanye sebagai bentuk dukungan kami untuk menciptakan iklim bisnis yang tetap produktif meskipun sedang berada di tengah krisis dengan memaksimalkan penggunaan teknologi HRIS.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan gratis 3 bulan dengan melakukan aktivasi di bulan April 2020.

CTA Talenta


PUBLISHED03 Apr 2020
Septina
Septina

SHARE THIS ARTICLE: