Pengelolaan Karyawan Industri Manufaktur dengan HRIS

Sebelum mengetahui manfaat HRIS dalam pengelolaan karyawan industri manufaktur, Anda harus mengetahui kenapa HR dalam industri manufaktur menjadi perhatian khusus. Sudah menjadi rahasia umum bila seorang karyawan yang bekerja dalam perusahaan harus dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Dan itu terjadi di semua perusahaan di mana saja dan dalam bidang apa saja, karena dalam bisnis perusahaan harus dicari bagaimana cara agar dapat mendapatkan keuntungan bagi kelangsungan hidup perusahaan.

Begitupun dalam industri manufaktur yang sekarang menjadi idola pemerintah dalam membuat pertumbuhan perekonomian yang baik bagi Indonesia. Tidak sia-sia, Indonesia menjadi tempat favorit para investor. Hal ini bisa terllihat peningkatan signifikan dari tahun ke tahun pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia. Peningkatan investasi dan kinerja ekspor dalam industri manufaktur mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional dan meningkatkan daya saing secara domestik, regional, dan global.

Kementerian Perindustrian juga mencatat beberapa sektor yang memiliki persentase kinerja di atas PDB secara nasional, diantaranya industri logam dasar sebesar 9,94%, industri tekstil dan pakaian jadi sebesar 7,53%, serta industri alat angkutan sebesar 6,33%. Hal ini pun dipengaruhi oleh daya beli masyarakat terhadap berbagai jenis produk yang semakin meningkat, sehingga proses produksi pun akan meningkat sesuai dengan permintaan.

Dan terbukti industri manufaktur dapat lebih produktif dan bisa memberikan efek berantai secara luas sehingga mampu meningkatkan nilai tambah bahan baku, memperbanyak tenaga kerja, menghasilkan sumber devisa terbesar, serta penyumbang pajak dan bea cukai terbesar.

Baca juga: Pengembangan Industri Manufaktur Melalui Komputerisasi

Meningkatnya Industri Manufaktur Seiring Meningkatnya Kebutuhan Tenaga Kerja

Dengan perkembangan besar ini, perusahaan pasti akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dengan baik. Karena dalam pengaplikasiannya dalam perusahaan, tenaga kerja yang merupakan sumber daya manusia ini adalah orang-orang kompeten, terampil dan berkualitas di bidangnya masing-masing. Sehingga sangat diharapkan untuk para pekerja agar dapat bekerja baik sesuai kemampuan yang dimiliki demi kepentingan perusahaan mendapatkan keuntungan dalam bisnis yang dijalankannya.

Karena itulah, pengelolaan yang baik tenaga kerja yang ada sangat dibutuhkan. Karena dalam industri manufaktur ini banyak sekali tenaga kerjanya, jadi bila HR tidak bisa mengelola karyawan dengan baik maka akan berdampak pada kinerja karyawan itu sendiri.

Berdasarkan data  di catatan Kementrian Perindustrian, sektor industri manufaktur ini menerima tenaga kerja sangat besar. Penambahannya sejak 2015 ke tahun 2019 kenaikannya 17,4 persen. Dan bisa dibayangkan untuk tahun 2020, angka tersebut akan semakin bertambah. Ada 6 sektor industri manufaktur yang banyak menyerap tenaga kerja, yaitu

  1. Industri makanan 26.67%
  2. Industri pakaian jadi 13.69%
  3. Industri kayu, barang dari kayu dan gabus 9,93%
  4. Industri tekstil 7,46%
  5. Industri barang galian bukan logam 5,72%
  6. Industri furnitur 4,51%

Karyawan yang bekerja di perusahaan industri manufaktur juga biasanya dibekali dengan pelatihan menggunakan tekhnologi 4.0, pendidikan, pelatihan bahkan sertifikasi . Agar para karyawan dapat menjalankan pekerjaannya dengan sangat baik dan menjadi seorang yang memiliki kompetensi baik dalam industri manufaktur.

Baca juga: Perkembangan Bisnis Manufaktur di Indonesia & Cara Mengelolanya dengan Baik

Talenta, Memiliki Solusi HRIS Efektif Untuk Industri Manufaktur

Dengan banyaknya karyawan yang bekerja dalam industri manufaktur, Perusahaan pasti sangat membutuhkan cara dalam pengelolaan karyawan terutama dalam industri manufaktur yang sangat bermacam-macam dan beraneka ragam.  Departemen HR (Human Resources) juga membutuhkan ketepatan dalam pengelolaan karyawannya. Karena HR akan mengurus semua hak karyawan yang pastinya berhubungan dengan gaji dan tunjangan yang diberikan perusahaan industri manufaktur kepada karyawannya.

Di sini Talenta mencoba memahami para pelaku di perusahaan industri manufaktur dengan menyediakan sistem sofware payroll yang terintegrasi dengan semua sistem karyawan. Karena terbukti kalau automasi payroll sangat menghemat biaya hingga 80%. Selain itu, departemen HR perusahaan akan lebih fokus menangani banyaknya karyawan yang ada dengan dibantu sistem dari Talenta. HR tidak habis waktunya untuk mengerjakan tugas rutin yang tidak terlalu penting. Bisnis jadi tetap berjalan lancar dan akan bergerak cepat di semua departemen.

Beberapa keuntungan yang akan didapat bila perusahaan manufaktur menggunakan sistem HRIS Talenta

  1. Administrasi karyawan yang rapi dan tertata rapi.
  2. Payroll komprehensif untuk tingkatan pekerjaan karyawan.
  3. Hemat waktu berkat sistem terintegrasi.
  4. Penghitungan pajak yang tepat.
  5. Pembayaran payroll karyawan yang tepat, cepat dan efisien ke semua rekening bank.

Anda dapat menggunakan Talenta gratis melalui demo untuk mendapatkan pengalaman atur karyawan manufaktur dengan otomatis dan mudah.

 

 


PUBLISHED01 Mar 2020
Echa
Echa

SHARE THIS ARTICLE: