Kepres Tetapkan Pilkada 2017 sebagai Hari Libur Nasional

Kepres Tetapkan Pilkada 2017 sebagai Hari Libur Nasional

Hari Pemungutan Suara (Pilkada) 2017 sudah semakin menjelang masa-masa akhir kampanye. Agar masyarakat Indonesia memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk menggunakan hak pilihnya, pemerintah memutuskan untuk menetapkan 15 Februari 2017 yakni pilkada sebagai hari libur nasional.

Kelola payroll & administrasi HR jadi lebih mudah, kembangkan bisnis lebih cepat

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Hari Pemungutan Suara, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017 ditetapkan sebagai hari libur nasional. Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2017 ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 10 Februari 2017.

Menurut Keppres ini, berdasarkan pasal 84 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 bahwa pemungutan suara dilakukan pada hari yang diliburkan.

Lebih lanjut, Komisi Pemilihan Umum (KPU), menurut Keppres ini, melalui Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2017 telah menetapkan hari, tanggal, dan waktu pemungutan suara pada hari Rabu, 15 Februari 2017.

Pilkada 2017 sebagai Hari Libur Nasional, Bagaimana Nasib Karyawan?

Pilkada 2017 serentak akan diikuti oleh 101 daerah di Indonesia. Instansi swasta dan pemerintah di 101 daerah penyelenggara pilkada dihimbau untuk wajib meliburkan karyawan nya demi menggunakan hak pilihnya. Sehingga hari libur nasional dan cuti bersama 2017 pun bertambah.

Namun, libur nasional ini tidak ditetapkan kepada daerah-daerah yang tidak mengikuti Pilkada. Daerah yang tidak mengikuti pilkada akan tetap bekerja seperti biasa kecuali karyawan yang bekerja tersebut memiliki hak pilih di daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

Dengan ditetapkan hari Pilkada sebagai hari libur nasional tetapi tidak semua daerah mendapatkan hari libur, apakah perusahaan yang meliburkan karyawan dapat memotong gaji karyawan nya?

Untuk menyiasati hal berikut, perusahaan dapat menjadikan hari Pilkada sebagai company holiday dengan kebijakan masing-masing perusahaan agar karyawan tetap melaksanakan hak pilih tanpa memotong hak yang mereka dapatkan di perusahaan.

Hal ini penting untuk diinformasikan kepada karyawan di perusahaan agar meminimalisir terjadinya kesalahpahaman. Talenta sebagai software HRIS berbasis cloud dapat membantu Anda untuk menandai tanggal 15 Februari sebagai hari libur nasional dan secara otomatis dapat diinformasikan kepada karyawan dengan cara hanya mengakses dari satu software.

Dengan penyempurnaan dan kemajuan-kemajuan fitur yang selalu Talenta berikan kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia, kami juga berharap Indonesia menjadi lebih maju dengan pemimpin-pemimpin yang nantinya dapat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.


PUBLISHED10 Feb 2017
talenta
talenta