Pegawai Negeri VS Pegawai Swasta, Mana Yang Lebih Baik?

Pegawai Negeri VS Pegawai Swasta, Mana Yang Lebih Baik?

Zaman sekarang, variasi profesi semakin beragam. Dari pegawai kantoran, pegawai negeri, tenaga kesehatan, guru, pedagang, hingga pengusaha. Dari pekerjaan tersebut, semua ada plus dan minusnya. Kali ini, Talenta akan membahas plus minus dua pekerjaan yang sangat populer dan banyak dikerjakan oleh Warga Negara Indonesia: Pegawai Swasta dan Pegawai Negeri. Mari kita bahas secara rinci apa saja plus-minus antara Pegawai Negeri dan Pegawai Swasta yang mungkin nanti bisa dijadikan pertimbangan bagi job-hunter.
 
Pegawai Negeri
Mayoritas masyarakat di Indonesia masih memilih untuk Pegawai Negeri sebagai pilihan pekerjaan utamanya. Terutama jika kedua orang tuanya, atau salah satunya adalah berprofesi sebagai PNS, dimana mereka telah menerima manfaatnya secara langsung dengan bekerja sebagai PNS. Hal ini cukup masuk akal mengingat PNS cukup terjamin hidupnya, jenjang karier yang jelas, dan sebagainya.
Apa saja kelebihan dari bekerja sebagai PNS?

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.
  • Gaji yang dietrima tetap dan jelas.
  • Waktu kerja yang jelas dan cenderung luang
  • Adanya tunjangan hari tua (Dana Pensiun)
  • Jenjang karier yang jelas. Adanya kenaikan pangkat PNS. Mengenai jenis-jenis pangkat telah dijelaskan di postingan sebelumnya.

 
Namun disamping kelebihan, apa saja kekurangannya?

  • Tidak bisa melakukan negosiasi gaji.Karena gaji yang didapatkan sudah digolongkan sesuai dengan golongannya.
  • Terikat birokrasi yang diatur oleh pemerintah.
  • Banyak yang mengatakan kalau ingin kaya jangan jadi PNS. Karena besaran gaji PNS di Indonesia cenderung pas-pasan, yang membedakan hanyalah masalah insentif dan tunjangan saja.
  • Sulit untuk berkembang karena terikat birokrasi dari pemerintah tersebut.

 
Pegawai Swasta
Ada orang yang memang telah memutuskan untuk menjadi pegawai swasta sejak awal, walaupun ada juga yang beralih menjadi pegawai swasta karena tidak diterima menjadi PNS. Walaupun banyak pihak yang masih sering memandang rendah pegawai swasta, namun tidakk sedikit juga yang bangga bekerja di perusahaan swasta dibandingkan menjadi PNS. Apa saja factor-faktor yang membuat bangga itu?
 

  • Gaji lebih besar, pegawai swasta bebas melakukan negosiasi gaji sesuai dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki.
  • Mudah untuk mengembangkan diri karena perusahaan memberikan kesempatan seluas-luasnya dan tidak terikat birokrasi.
  • Lebih giat bekerja, adanya jatah lembur dan terikat target yang tinggi.
  • Berpotensi cepat naik pangkat dan dipromosikan.Jika seorang pegawai swasta mampu memberikan kinerja yang baik, biasanya akan dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.

Lalu apa yang membuat Pegawai Swasta sering dipandang sebelah mata?

  • Tidak adanya Dana Pensiun.
  • Jam kerja yang tidak menentu. Meskipun sudah ada batasan jam kerja sebanyak 8 jam per hari, namun masih ada yang harus lembur walaupun mendapat bayaran lembur.
  • Persaingan yang tinggi di kalangan pegawai swasta membuat peluang satu pegawai tergantikan dengan pegawai lain. Hal ini bisa datang kapan saja. Belum lagi jika kondisi perusahaan sedang lesu, pegawai bisa terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

 
Kesimpulan
Tidak ada yang lebih baik dan lebih buruk karena semuanya sudah ada kelebihan, kekurangan, dan resiko masing-masing. Apapun pilihannya, semuanya baik asalkan kita dapat menjalankannya dengan baik juga.
Jadi, setelah mengetahui plus-minus antara Pegawai Negeri dan Pegawai Swasta, Anda pilih yang mana?
 
 
Sumber gambar: ruangpegawai.com


PUBLISHED29 Sep 2016
talenta
talenta