Beberapa hari lalu, pemerintah secara resmi mengumumkan penambahan jumlah cuti bersama Lebaran tahun 2018. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi atau Menpan-RB) diputuskan bahwa cuti bersama Lebaran tahun ini bertambah menjadi 3 hari.
Dikutip dari IDN Times, cuti bersama Lebaran akan bertambah mulai dari tanggal 11 hingga 12 Juni dan dilanjutkan sesudah Lebaran yaitu 20 Juni 2018. Seperti diketahui Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018 dan awalnya cuti bersama diplot pada tanggal 13-14 Juni dilanjutkan 18-19 Juni. Dengan adanya penambahan hari ini, maka total cuti bersama Lebaran di tahun ini adalah 11 hari.
Bertambahnya jatah hari cuti Lebaran 2018 sebenarnya bak dua mata pisau, membawa hal positif dan juga negatif.
Terkait adanya penambahan jatah cuti Lebaran di tahun ini sebenarnya memang membawa hal positif dan negatif pada alur kerja banyak perusahaan. Untuk beberapa industri pekerjaan seperti tekstil misalnya, penambahan jatah cuti Lebaran 2018 membawa sedikit masalah.
Dikutip dari Tribunnews, penambahan cuti Lebaran ternyata berdampak layaknya domino bagi industri ini. Menurut pengakuan Prama Yudha Amdan, Executive Member Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSYFI) keputusan penambahan hari libur Lebaran biasanya akan diikuti dengan SK lanjutan dari Kementerian Perhubungan terkait restriksi jalan tol yang secara tak langsung akan berdampak pada biaya logistik.
Penambahan jatah libur ini juga menurut pengakuan Prama akan berdampak pada industri yang beroperasi 24 jam. Penambahan hari libur berarti bisa dibilang sebagai lembur, maka jika ada 10 hari libur maka industri otomatis terbebani biaya buruh untuk 20 hari normal.
Penambahan jatah cuti Lebaran juga akan berdampak pada sisi produksi. Di mana adanya penambahan jatah libur maka beban produksi pun secara otomatis akan meningkat.
Meski begitu, untuk beberapa industri dan bidang pekerjaan tertentu adanya penambahan jatah cuti Lebaran justru menguntungkan.
Terlepas dari adanya risiko kerugian yang dialami beberapa industri tekstil dan produksi besar, penambahan jatah cuti Lebaran hingga 11 hari di tahun ini sebenarnya cukup menguntungkan untuk beberapa bidang pekerjaan dan industri lainnya. Seperti perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa maupun kantor pemerintahan.
Penambahan jatah cuti Lebaran diharapkan mampu mengurangi kebiasaan bolos kerja para pegawai yang bergerak di bidang jasa maupun pekerjaan lainnya saat Lebaran tiap tahunnya. Dengan diperpanjangnya jatah cuti Lebaran diharapkan para pekerja sudah puas berlibur ke kampung halaman dan bisa masuk tepat waktu.
Penambahan jatah cuti Lebaran juga diharapkan menjadi solusi bagi alasan absensi karyawan karena terjebak macet. Dengan panjangnya durasi libur Lebaran banyak pilihan waktu untuk kembali pulang, sehingga tidak ada lagi penumpukan kendaraan atau macet di jalan saat mudik.
Dengan adanya perubahan jadwal libur Lebaran di tahun ini, bagian HR perusahaan memang harus melakukan penyesuaian terkait administrasi. Alih-alih diribetkan dengan penyesuaian administrasi konvensional terkait perubahan jadwal cuti Lebaran ini, ada baiknya perusahaan memanfaatkan software HR seperti Talenta untuk memudahkan kinerja.
Dengan memanfaatkan software HR, Anda para HR akan lebih mudah mengyesuaikan perubahan jadwal cuti bersama karen dibantu sistem database yang terintegrasi.
Sumber data:

  1. www.news.idntimes.com
  2. www.tribunnews.com

 

Apa yang bisa kami lakukan untuk Anda?

Miliki sistem HR tepercaya dengan mencoba Talenta sekarang! Ikuti 3 cara berikut tanpa rasa khawatir untuk mendapatkan sistem HR yang lebih mudah:

Jadwalkan Demo 1:1

Undang kami untuk datang ke kantor Anda dan berdiskusi lebih lanjut tentang Talenta.

Ikuti Demo

Ikuti Workshop Talenta

Datang dan bergabung di workshop untuk ketahui lebih lanjut tentang Talenta.

Daftar Workshop

Coba Demo Interaktif

Coba akun demo langsung dan temukan bagaimana Talenta dapat membantu Anda.

Coba Gratis
  • Indonesia
  • English
loading