Hal-Hal Yang Harus Dihindari Saat Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan

Hal-Hal Yang Harus Dihindari Saat Mengundurkan Diri Dari Pekerjaan

Mengundurkan diri dari pekerjaan adalah hal yang biasa. Banyak sekali alasan yang mendasari seorang karyawan agar mengambil keputusan mengundurkan diri dari pekerjaannya. Baik alasan yang masuk akal maupun tidak, berbagai macam alasan ini akan menentukan sikap Anda saat keluar dari perusahaan lama. Untuk itu, guna menghindari citra buruk yang ditinggalkan saat Anda memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan, sebaiknya hindari hal-hal berikut saat memutuskan resign dari pekerjaan.
Pengunduran diri diajukan pada saat marah. Orang bijak mengatakan: jangan mengambil keputusan saat sedang marah. Hal yang sama Meski Anda merasa kecewa akibat perlakuan kantor terhadap Anda, jangan pernah sekali-kali mengajukan permohonan pengunduran diri ketika sedang marah. Hal ini Anda lakukan bukan saja membuat citra Anda menjadi buruk di mata perusahaan, melainkan bisa bertambah buruk.
Pengunduran diri diajukan ketika bersitegang dengan atasan atau rekan kerja. Berbeda pendapat dengan atasan dan rekan kerja adalah hal yang tak jarang terjadi. Tapi yang terpenting, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk pengunduran diri. Alangkah baiknya jika Anda mampu menyampaikan pendapat Anda kepada atasan saat suasana tepat untuk berbicara.
Malas-malasan masuk kerja. Dalam manajemen kebanyakan berlaku peraturan one month notice dimana karyawan yang akan mengundurkan diri disarankan mengajukan permohonan satu bulan sebelum berhenti kerja. Setelah surat permohonan diri Anda diajukan, Anda tetap harus masuk kerja. Karena dalam beberapa kasus, karyawan mulai jarang masuk ke kantor setelah beberapa hari mengajukan surat permohonan. Kecuali Anda mengambil sisa jatah cuti yang tidak dapat diuangkan.
Menjelekkan perusahaan lama. Apapun alasan Anda untuk keluar dari perusahaan lama, tidak ada alasan yang membenarkan Anda menceritakan keburukan perusahaan lama dan orang-orang yang masih bekerja di sana terhadap siapapun. Apalagi membagikan cerita tersebut di media sosial karena bisa jadi salah satunya adalah calon atasan Anda. Perlu diketahui, sekarang HRD mencari tahu latar belakang calon karyawan melalui media sosial dan dalam tahap wawancara akan muncul pertanyaan alasan Anda keluar dari perusahaan lama. Katakan saja hal-hal yang positif daripada menjelekan perusahaan lama.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED26 Aug 2016
talenta
talenta