Insight Talenta

Diberhentikan dari Tempat Kerja? Hal Ini Harus Anda Lakukan!

Diberhentikan dari Tempat Kerja? Hal Ini Harus Anda Lakukan!

Memang, pasti menyakitkan dan mengecewakan jika Anda diberhentikan dari tempat kerja, terutama jika diberhentikannya secara tiba-tiba. Wajar, kalau saat ini Anda sedang melalui tahap bersedih diri, berawal dari penolakan, kemarahan, berusaha negosiasi terhadap perusahaan, hingga akhirnya, penerimaan. Apapun alasannya, hidup Anda harus terus berjalan.

Apakah Anda dipecat atau diberhentikan dari tempat kerja karena konflik pribadi atau Anda diberhentikan karena ketidakmampuan dalam melakukan pekerjaan tersebut? Beri waktu terhadap diri sendiri untuk marah atau tertekan karenanya. Manjakan diri Anda selama satu sampai dua hari.  Bahkan menurut Barry H. Honig, direktur Riskon, Anda perlu mengistirahatkan diri selama satu minggu. Jangan panik. Tinjau kembali CV, profil pribadi serta profesional Anda. Meluangkan waktu untuk mengatasi perasaan terluka akan membuat Anda lebih cepat sembuh di kemudian hari. 

  • Lupakan Rasa Malu 

Pengakhiran terjadi karena berbagai macam alasan, tidak perlu malu karenanya. Terkadang, seseorang hanya tidak tepat untuk pekerjaan tertentu. Buatlah daftar kualitas yang Anda rasa akan membuat Anda menarik bagi perusahaan. Lihatlah kembali daftar tersebut ketika Anda merasa tertekan, hal ini akan merubah pemikiran ketika nanti akan melamar pekerjaan baru.

  • Coba untuk Tetap Santai

Kehilangan pekerjaan dapat meningkatkan rasa cemas serta stress yang berlebihan, sehingga akan menimbulkan masalah kesehatan. Luangkan waktu untuk melihat tabungan dan coba untuk turunkan pengeluaran. Pertimbangkan untuk melakukan pekerjaan lepas atau kerja sampingan. Anda juga dapat mengembangkan diri dengan mempergunakan waktu luang untuk mengambil kelas keterampilan atau pendidikan lanjutan. Jadilah diri yang positif dan mengambil langkah untuk membuat hidup menjadi lebih menyenangkan.

  • Temukan Kembali Diri Anda

Menurut Rob Stearns, penulis “Winning Smart After Losing Big”, seseorang yang dipecat kadang-kadang justru baru saja menemukan kebebasan. Ini adalah waktu untuk Anda menilai kembali apa yang sebenarnya Anda ingin lakukan. Mungkin, pekerjaan tersebut memang tidak cocok bagi Anda. Mungkin, karir yang Anda jalani benar-benar bukan untuk Anda. Jika Anda pernah bermimpi melakukan suatu hal yang sama sekali berbeda dengan pekerjaan sebelumnya, ini mungkin saatnya Anda untuk mengeksplorasi hal lain.

Pemberhentian kerja justru membuat Anda menemukan jati diri yang sebenarnya.

Misalnya, Anda berkecimpung di dunia akuntansi, lalu Anda selalu ingin menjadi perancang tata busana. Ambilah kelas keterampilan tata busana dan menjadi pekerja lepas di kantor perancang untuk mendapat pengalaman.

  • Cari Kembali Pekerjaan

Jika Anda sudah merasa baikan setelah apa yang terjadi, Anda dapat memulai untuk mencari pekerjaan tetap untuk melanjutkan kehidupan. Tetapi, jika pekerjaan lepas atau sampingan sebelumnya telah membuat Anda nyaman, tidak tertekan dan bisa memberi kehidupan, lanjutkan saja. Cari kembali pekerjaan yang menurut Anda memang sesuai dengan hobi, passion atau keterampilan Anda. Saat ini, pencarian pekerjaan mudah dilakukan dengan adanya koneksi internet. Anda hanya perlu bersabar hingga menemukan pekerjaan yang tepat dengan diri Anda. Jangan mengulang kembali kesalahan yang sama.

  • Jujur dengan Calon Atasan

Jika Anda memang diberhentikan dari kantor sebelumnya, katakan saja demikian, jika hal tersebut memang dipertanyakan. Anda tidak harus untuk memulai duluan, tetapi tidak juga menyembunyikan. Anda tidak perlu mengatakan hal-hal buruk tentang atasan sebelumnya. Bersikap terhormat dan jelaskan hal-hal  apa yang Anda lakukan, dapat diterima dengan baik di tempat terakhir Anda bekerja. Miliki sikap negatif terhadap pekerjaan sebelumnya tidak akan membantu Anda mendapat pekerjaan yang baru.


PUBLISHED21 Mar 2020
Septina Muslimah
Septina Muslimah