Agar Tetap Profesional, Ini Cara Menghadapi Interview Kerja dengan Sahabat

Agar Tetap Profesional, Ini Cara Menghadapi Interview Kerja dengan Sahabat

Tak bisa dipungkiri, Anda yang bekerja di bagian HR pasti akan menemukan suatu kondisi dimana ada kalanya harus menginterview sahabat sendiri yang hendak bergabung dengan perusahaan tempat Anda bekerja saat ini. Kondisi ini biasanya akan membuat Anda dilematis. Pasalnya, Anda harus dituntut tetap profesional menjalankan prosesi interview kerja tetapi tak bisa dipungkiri dalam lubuk hati terdalam ada rasa ingin membantu sahabat agar mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
Dalam beberapa kondisi telah terbukti, menginterview sahabat sendiri terkadang memang memunculkan keadaan blunder. Terutama saat Anda memutuskan akan menerima atau menolak sahabat yang ternyata kualifikasinya tak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Untuk itu, ada beberapa langkah konkret yang wajib Anda (terutama para pekerja HR dibagian rekrutmen) pegang saat menginterview sahabat sendiri. Berikut diantaranya.
1. Bicarakan hanya seputar pekerjaan
Hal pertama yang perlu dan wajib Anda lakukan saat menghadapi kondisi harus menginterview sahabat sendiri adalah bersikap profesional. Bersikap profesionl ini bisa dilakukan dalam berbagai cara, salah satunya adalah menetapkan diri bahwa selama proses interview Anda hanya akan membicarakan seputar pekerjaan.
Meski Anda telah mengenal dekat sahabat yang sedang atau akan Anda interview tersebut, Anda tetaplah wajib bersikap hormat, penuh perhatian dan tentunya sopan. Jangan terbawa suasana kala si sahabat misalnya mulai mengajak Anda bercanda atau berbicara santai bahkan bergosip.
Anda harus menekankan pada diri Anda untuk tetap ke alur pembicaraan yang benar. Bicarakan soal kualifikasinya lalu cari tahu apa yang melatarbelakangi sahabat Anda berniat melamar posisi di perusahaan tempat Anda bekerja.
Meski Anda sudah mengenal luar dalam sikap maupun karakter sahabat Anda, sudah sepantasnya saat interview Anda menanyakan hal ini sebagai syarat dan uji apakah hal yang disampaikan oleh sahabat saat interview sesuai dengan karakter aslinya.
2. Diskusikan masalah hubungan kerja dan persahabatan Anda
Hal ini juga tak boleh Anda lewatkan saat interview kerja dengan sahabat. Pada saat menjelang akhir interview atau malah pada saat awal interview, Anda harus menegaskan padanya bagaimana posisi Anda yang saat itu sedang menjadi interviewer dan sahabat yang menjadi interviewee.
Anda bisa mulai dengan membicarakan kondisi jika nanti ia tak diterima bahwa keputusan bukanlah ada pada Anda seorang, melainkan juga komposisi dari banyak pihak. Anda harus menjelaskan bahwa adanya diri Anda saat ini tidak serta merta menjamin ia bisa diterima di perusahaan, karena kembali kualifikasi adalah hal utama yang diperhitungkan perusahaan saat menerima kandidat karyawan.
Dengan menjelaskan posisi seperti ini, Anda akan dengan mudah memberi keputusan dan memberikan rekomendasi sejujur-jujurnya kepada divisi yang posisi jabatannya sedang dilamar oleh sahabat Anda. Ini akan menguntungkan perusahaan karena mendapat kandidat terbaik tanpa melihat bahwa rekomendasi hasil interview Anda adalah berasas teman atau sahabat saja.
3. Jangan hanya menginterview sendiri, ajak pihak lainnya
Tak lupa, agar terhindar dari keputusan yang berat sebelah saat interview sahabat terkait pekerjaan maka sudah selayaknya Anda mengajak pihak lain saat menginterview. Misalnya, Anda bisa mengajak satu rekan Anda dari bagian yang sama untuk memberikan masukan yang netral terkait hasil interview.
Alangkah lebih baiknya jika Anda juga bisa mengajak divisi yang posisinya sedang dilamar oleh sahabat Anda. Sehingga, keputusan diterima atau tidaknya sahabat lebih objektif dan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan saat ada dalam kondisi harus menginterview sahabat sendiri. Semoga dengan informasi ini, Anda pun lebih tahu bagaimana cara bersikap objektif kala menghadapi kondisi harus menginterview kandidat karyawan yang ternyata adalah sahabat sendiri.
Sumber data: www.themuse.com

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED02 May 2018
talenta
talenta