7 Cara Berbicara Yang Sebaiknya Dibiasakan di Lingkungan Kerja

7 Cara Berbicara Yang Sebaiknya Dibiasakan di Lingkungan Kerja

Dalam perkembangan bisnis yang serba cepat ini, berkompetisi secara tidak sehat bukanlah cara yang relevan. Kolaborasi dan berkompetisi secara fair adalah jawabannya. Terlebih Google melalui risetnya menemukan bahwa menjadi “orang baik” dalam lingkungan kerja adalah salah satu kunci untuk mencapai tim kerja yang efektif. Hal yang sama juga sebaiknya mulai diterapkan dalam bisnis manapun. Menurut thecooperreview.com setidaknya 7 cara ini dapat digunakan untuk memperhalus kata-kata dalam berkolaborasi dengan rekan kerja.
 
Dalam menempatkan tenggat waktu
Dalam menempatkan tenggat waktu pekerjaan, anda sebaiknya menanyakan terlebih dahulu bagaimana pendapatnya sebagai ganti dari langsung menempatkan apa yang harus dilakukan. Hal ini menandakan bahwa anda peduli dengan pekerjaan utama dan opininya.
Contoh: “Pekerjaan ini harus diselesai hari senin.” diganti menjadi “Bagaimana menurut anda jika pekerjaan ini selesai hari senin?”
 
Dalam berdiskusi
Ketika berbagi ide dalam diskusi, menjadi seseorang yang terlalu mendominasi percakapan kadang tidak disukai karena orang lain tidak diberikan kesempatan. Sebagai gantinya, kita dapat memainkan kata-kata yang digunakan saat berbagi ide.
Contoh: “Saya memiliki ide….” diganti menjadi “Saya hanya berpikir bahwa….”
 
Meminta sesuatu melalui e-mail
Saat berkirim e-mail, bumbui e-mail anda dengan emoticon sehingga kata-kata anda terlihat lebih halus dan tidak memaksa.
Contoh: “Segera kirimkan ke saya.” diganti menjadi “Bisa tolong kirimkan ke saya saya jika sudah selesai?”
 
Jika co-worker mencuri ide anda
Jika co-worker mencuri ide anda, berterima kasihlah pada orang tersebut karena mereka telah menjelaskannya secara lebih jelas. Bukannya marah.
Contoh: “Itulah yang saya pikirkan…” diganti menjadi “Terima kasih karena telah menjelaskannya secara lebih jelas…”
 
Jika anda telah mengetahui sesuatu sebelumnya
Jika ada seseorang yang sedang menjelaskan sesuatu dan anda telah mengetahui sesuatu sebelumnya, lebih baik dengarkan saja terus dan hindari untuk memotongnya. Hal tersebut akan membuat orang tersebut lebih berguna bagi orang lain.
Contoh: “Saya sudah tau itu kok” diganti menjadi “Oh oke, anda bisa jelaskan kembali ke saya.”
 
Saat anda melihat suatu kesalahan
Orang akan lebih mengapresiasi anda jika anda menunjukkan bahwa anda tidak yakin terhadap sesuatu, dibandingkan jika anda langsung menunjuk ke suatu kesalahan.”
Contoh: “Itu salah…” diganti menjadi “Bisa dicek lagi? Kok saya kayaknya kurang yakin…”
 
Saat berkolaborasi
Saat berkolaborasi, salah satu di antara kita cenderung mendominasi keyboard dengan mengetik menggunakan dua jari. Menurut para pakar, mengetik menggunakan satu jari saat berkolaborasi dengan satu laptop membuat orang yang berkolaborasi dengan kita merasa lebih dihargai dan kita dinilai bukan sebagai orang yang terlampau mendominasi lho!
 
Kata-kata apa saja yang anda biasa ucapkan dalam berkolaborasi dengan rekan kerja anda? Yuk, share di kolom komentar 🙂
 
Sumber gambar: bisnis.liputan6.com

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

PUBLISHED07 Oct 2016
talenta
talenta