Insight Talenta

4 Hal yang Wajib Anda Lakukan Saat Akan Cuti Liburan

4 Hal yang Wajib Anda Lakukan Saat Akan Cuti Liburan

Selain gaji setiap bulan, sebagai karyawan Anda juga berhak atas cuti Liburan yang biasanya bisa diambil maksimal 16 hari tiap tahunnya. Cuti sangat perlu Anda manfaatkan untuk berlibur dan lepas sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan agar tak mudah stres serta bisa menemukan kembali power alias kekuatan juga motivasi untuk bekerja.
Sebelum mengambil cuti liburan, ada baiknya Anda memang melakukan beragam persiapan. Selain tentunya mengajukan surat cuti beberapa bulan sebelumnya, ada beberapa hal lainnya yang wajib Anda lakukan sebelum menikmati santainya cuti di tempat libur. Apa saja hal yang dimaksud? Simak langsung penjelasannya di bawah ini.

  1. Anda wajib proaktif untuk membicarakan backup plan selama cuti bersama dengan rekan kerja.

Selama Anda cuti otomatis pekerjaan yang selama ini jadi tanggung jawab Anda tak ada yang menjalankan. Meski hanya beberapa hari saja, tapi kepergian Anda untuk cuti liburan justru dapat mengganggu workflow rekan kerja bahkan divisi lain (dengan catatan selama ini Anda bekerja kerap berhubungan dengan divisi lain).
Untuk itulah, jauh hari sebelum cuti liburan usahakan lakukan musyawarah dengan rekan kerja Anda terutama atasan langsung. Bicarakan siapa yang ketika nanti cuti menggantikan atau mem-backup pekerjaan Anda. Komunikasikan masalah ini dengan baik dan sebaiknya Anda juga sudah menyiapkan strategi agar saat cuti nanti tak perlu lagi diribetkan dengan urusan pekerjaan.

  1. Jika selama ini Anda berhubungan dengan klien, arahkan untuk menghubungi rekan yang sudah dipasrahi tugas saat cuti liburan.

Kalau urusan dengan rekan kerja sudah beres, maka sekarang giliran Anda untuk mengurus workflow dengan klien. Bagi Anda yang selama ini bekerja dengan banyak klien penting, maka usahakan untuk memberitahu mereka jika selama periode tertentu masalah komunikasi pekerjaan akan dialihkan ke rekan Anda.
Pastikan Anda memberikan penjelasan dan pendelegasian yang jelas dan rinci kepada rekan yang menggantikan Anda untuk berhubungan dengan klien. Hal ini supaya si klien tak bingung ketika tiba-tiba Anda arahkan untuk membicarakan suatu proyek misalnya dengan rekan Anda.

  1. Jika terpaksa, sediakan waktu maksimal 20 menit saja di pagi hari untuk mengecek email.

Saat sudah cuti nanti, maka Anda bisa menentukan apakah masih akan menyentuh pekerjaan atau tidak. Jika masih terpaksa harus bekerja, sediakan waktu maksimal 20 menit saja di pagi hari hanya untuk mengecek email penting saja. Ingat, tak boleh lebih dari 20 menit dan periksalah hanya email pekerjaan yang penting saja.
Jika harus dibalas, pastikan hanya membalas email yang sangat penting. Misal dari klien dan dari atasan. Selain itu, jika masih bisa ditunda maka jangan balas email sebelum cuti liburan berakhir.

  1. Jauhi laptop, ingat Anda sedang cuti liburan bukan pindah bekerja ke tempat liburan!

Saat cuti, usahakan sebisa mungkin untuk menjauhi laptop. Walau Anda terasa kosong misal di pagi hari saat sarapan, usahakan untuk tidak membuka laptop untuk urusan pekerjaan. Ingatlah saat cuti Anda sebenarnya memutuskan diri untuk liburan, bukannya pindah bekerja ke tempat liburan. Maksimalkan waktu liburan dengan baik agar jiwa Anda kembali fresh dan siap untuk kembali bekerja nanti.
Itulah beberapa hal yang wajib Anda lakukan saat berniat akan cuti liburan. Persiapkan cuti Anda dengan baik, agar Anda bisa berlibur dengan nyaman dan pekerjaan yang ditinggalkan sejenak di kantor bisa tetap berjalan dengan baik.
Sumber gambar :www.glassdoor.com
 

 


PUBLISHED07 Jul 2017
talenta
talenta