Jenis Jadwal Shift Kerja yang Bisa Diterapkan Perusahaan Anda

Jenis Jadwal Shift Kerja yang Bisa Diterapkan Perusahaan Anda

Bagi sebagian perusahaan memberlakukan shift adalah kewajiban agar perusahaan dapat berjalan semestinya. Misalnya saja perusahaan pelayanan seperti restoran atau perusahaan pelayanan call center yang beroperasi selama 24 jam. Perusahaan pun menerapkan berbagai jenis jadwal shift kerja.

Tinggalkan HR dan payroll manual, saatnya beralih ke Aplikasi HRIS Talenta dengan fitur absensi online, payroll dan fitur yang mempermudah pekerjaan HRD lainnya.

Memahami jenis-jenis jadwal shift pun juga dapat membantu Anda untuk mengatur model shift kerja sesuai kebutuhan perusahaan. Berapa banyak pegawai yang Anda miliki, berapa target produksi per bulannya, atau jenis usaha yang sedang dijalani. Lalu apa saja jenis shift kerja yang dapat Anda terapkan pada jam kerja shift perusahaan Anda?

Shift Pertama

Shift pertama atau biasa disebut shift pagi adalah jenis shift kerja yang paling normal. Para pekerja shift pagi bekerja di pagi hari dan tidak bekerja pada sore atau malam hari. Jam kerja shift pertama biasanya antara jam 08.00 pagi hingga jam 17.00 sore atau 09.00 pagi hingga jam 18.00 sore.

Aturan sederhana pada penerapan shift pagi jika menerapkan tiga shift dan memiliki lebih dari 4 tim atau grup adalah setelah karyawan tersebut mendapatkan shift pertama atau pagi maka karyawan tersebut mendapatkan jatah libur dua hari. Libur hari kedua sejatinya bukan berarti benar-benar libur, karena karyawan harus bersiap untuk bekerja shift di malam harinya atau shift ketiga.

Shift kedua

Shift jenis ini terjadi mulai dari siang hari hingga malam hari. Jam kerja shift kedua atau shift siang adalah sekitar jam 11.00 siang hingga 08.00 malam. Shift ini sebenarnya jarang terjadi. Jika memang perusahaan menerapkan shift ini biasanya perusahaan memberlakukan 6 hari kerja per-minggu.

Shift ketiga

Shift ketiga atau shift malam. Biasanya berlaku pada perusahaan pelayanan atau barang yang berproduksi selama 24 jam. Contoh perusahaan-perusahaan yang menerapkan shift malam adalah perusahaan restoran 24 jam, call center, rumah sakit, pemadam kebakaran, dan juga kepolisian. Waktu jam kerja shift ini biasanya dimulai pada pukul 11.00 malam hingga jam 2 atau 3 pagi, bahkan beberapa ada yang memberlakukan dari pukul 2 atau 3 pagi hingga jam 8 pagi.

Para pekerja shift ketiga menjadi perhatian khusus bagi perusahaan. Ada beberapa aturan bagi perusahaan untuk mempekerjakan shift malam terutama di Indonesia dan semua telah diatur pada Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003.

Salah satunya yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan adalah perusahaan tidak boleh mempekerjakan karyawan perempuan di bawah 18 tahun dan wanita hamil. Perusahaan juga diwajibkan untuk memenuhi segala kebutuhan karyawan seperti kesehatan, gizi, makanan, dan juga keamanan. Perusahaan juga wajib memberikan fasilitas kendaraan pulang bagi karyawan yang membutuhkan terutama perempuan.

Pekerja shift malam juga menjadi perhatian para praktisi kesehatan karena sering mengalami gangguan siklus tidur. Bahkan di Amerika Serikat, ada sebuah organisasi bernama Sleep Foundation yang menjadi wadah bagi pekerja-pekerja shift untuk berkonsultasi terhadap gangguan tidur.

baca juga: Membuat Jadwal Kerja Shift Dengan Excel dan Contohnya

Shift Tetap

Shift tetap umum dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kecil yang memiliki karyawan yang sedikit karena masih memiliki jumlah produksi yang sedikit. Pada shift jenis ini karyawan bekerja pada waktu shift yang bersamaan dan waktu libur yang sama.

Shift Bergilir 

Kebalikan dari shift tetap, shift bergilir diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki intensitas produksi yang besar dengan karyawan yang cukup banyak. Shift bergilir memiliki jumlah libur dan jumlah kerja yang berbeda-beda. Misal karyawan A bisa saja masuk pagi di hari senin dan akan masuk shift malam pada hari rabu.

Double Shift

Split shift atau double shift adalah jenis shift yang sangat jarang terjadi. Biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang dimana pada periode tertentu memiliki kapasitas produksi yang melampaui target namun memiliki sumber daya yang sedikit. Split shift bisa diterapkan pada perusahaan pelayanan telepon atau call center, keamanan, atau restoran.

On-Call Shift

Shift jenis ini biasanya berlaku pada perusahaan teknik, IT, perawatan, atau petugas kebakaran. On-call shift berlaku jika tidak ada karyawan lain yang stand by dan ada suatu pekerjaan yang harus ditangani dengan segera. Misal perusahaan perbaikan kabel listrik.

Memahami dan menentukan jenis-jenis jadwal shift kerja akan membantu Anda dalam mengatur roster shift karyawan Anda. Karena jika salah menentukan jenis jadwal shift maka yang ada hanya akan menambah beban aset atau menghambat produksi. Bahkan bisa-bisa Anda dipidana karena terbukti melakukan praktik eksploitasi karyawan.

Menggunakan aplikasi mobile seperti Attendance by Talenta juga dapat mempermudah distribusi rostering shift karyawan. Anda dapat melakukan assign dengan karyawan terkait jam kerja dan juga deadline kerja. Dengan menggunakan Aplikasi mobile Anda juga dapat memantau absen karyawan dengan mudah hanya dengan satu akun. Anda dapat mengunduh Attendance by Talenta melalui Google Play Store.


PUBLISHED16 Mar 2020
Hafidh
Hafidh