3 Tips WFH Ala LRT Jakarta agar Karyawan Tetap Bekerja Profesional

3 Tips WFH Ala LRT Jakarta agar Karyawan Tetap Bekerja Profesional

Sebagai bentuk antisipasi penekanan serta pengurangan penularan Virus Corona atau COVID-19, sebagian besar perusahaan telah menerapkan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Dengan berlakunya aturan social distancing atau menjaga jarak antar satu sama lain serta imbauan pemerintah bagi masyarakat untuk menerapkan isolasi di rumah masing-masing, membuat kontak langsung berkurang dan akhirnya berdampak kepada kegiatan bisnis.

Note : Baca artikel Panduan Kembali Bekerja di Kantor dengan Aman saat New Normal

Namun terlepas dari situasi sulit saat ini, banyak perusahaan yang sudah sukses menerapkan work from home seperti PT LRT Jakarta. Kegiatan operasional mereka tetap berjalan seperti biasa meskipun mayoritas karyawannya bekerja dari rumah.

Namun diakui HR Service Manager PT LRT Jakarta, Bintang Kemal, memberlakukan sistem bekerja dari rumah butuh strategi jitu agar karyawan tetap bekerja secara  profesional. Berikut ini ulasan Bintang kepada Talenta by Mekari, Selasa (14/4).

Bonus Tahunan Karyawan dan Cara Mudah untuk Menghitungnya

Sistem Komunikasi Harus Berjalan Lancar

Bintang menjelaskan layanan transportasi LRT Jakarta tetap berjalan normal, namun kegiatan back office berjalan secara work from home. Untuk mensiasati ini, Bintang mengungkapkan sistem komunikasi dengan menggunakan teknologi sangat dibutuhkan.

“LRT Jakarta aktif menggunakan conference call, email dan chatting untuk mempermudah proses komunikasi karyawan,” kata dia.

Note : Baca artikel Bagaimana Cara Mendesain HR di Masa Depan?

Komunikasi yang lancar berguna untuk situasi seperti pencocokkan jadwal antara karyawan yang bekerja di operasional dan back office

“Lakukan conference call atau komunikasi via platform online dengan tim kerja secara teratur. Dimulai dari pembahasan progress kerja yang sudah diberikan, diskusi mengenai kendala serta jalan keluar apabila terkendala akan sesuatu,” jelas Bintang.

Perlunya Transformasi Digital

Mengharapkan kegiatan bisnis atau pekerjaan berjalan lancar seperti biasanya di tengah situasi ini tentunya adalah suatu hal yang naif, untuk itu perusahaan harus selalu siap dengan cara merencanakan back up plan jika seandainya ada kendala yang muncul.

Sebagai HR Service Manager, tentunya hal ini tidak luput dari agenda Bintang. Dia mengungkapkan pentingnya transformasi digital di situasi yang kurang kondusif ini.

“Hal lainnya yang bisa dipertimbangkan adalah segera membuat contingency plan untuk mendukung prosedur manual agar bisa diubah menjadi digital, contohnya seperti online approval, sehingga pekerjaan tidak terhambat urusan administrasi manual seperti menunggu persetujuan langsung dari HR atau divisi lainnya,” ungkap Bintang.

Note : Baca artikel Memahami Tapera, Jenis Potongan Gaji Baru dengan Sistem Mirip BPJS

Solusi HRIS menghadapi Tren Teknologi di Industri Manufaktur

Optimasi Penggunaan Teknologi HRIS

Selain komunikasi yang dijaga dengan baik, LRT Jakarta juga tetap memanfaatkan teknologi HRIS untuk membantu urusan administrasi perusahaan yang terhambat selama penerapan work from home.

Saat ini, LRT Jakarta memanfaatkan layanan aplikasi Talenta by Mekari dalam pembuatan shift yang mengikuti baik kebutuhan operasional dan back office.

“Kami juga sudah menggunakan fitur Request Attendance dalam hal ini sehingga memudahkan untuk mengetahui jam kerja karyawan apabila berada di luar pilihan shift yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, sistem operasional LRT Jakarta masih mengikuti arahan pemerintah hingga saat ini, sedangkan kegiatan back office dilakukan semaksimal mungkin dengan menghindari adanya pengiriman karyawan ke kantor.

Note : Baca artikel Keuntungan Karyawan Gunakan Teknologi Cloud saat Work From Home

“Kecuali ketika ada situasi yang mendesak, maka salah satu personel departemen yang bertanggung jawab akan datang untuk menyelesaikan tugasnya sesegera mungkin agar dapat kembali ke rumah,” tambah Bintang,

Untuk kemudahan urusan administrasi, Bintang mengungkapkan Talenta memudahkan prosesnya. Perhitungan semua komponen Payroll dapat dilakukan secara WFH karena hanya membutuhkan koneksi internet yang baik untuk mengelolanya.

“Bahkan di saat pandemi seperti ini, kami mengharapkan semua staff dapat memberikan update terhadap data karyawan terutama emergency contact mereka sehingga kami dapat memberikan bantuan dan menghubungi pihak yang tepat apabila diperlukan,” ssebutnya.

Note : Baca artikel Penting bagi HR, Ini Panduan Lengkap UU Ketenagakerjaan Indonesia

Sebagai penyedia HRIS, dalam rangka mendukung imbauan pemerintah untuk melakukan work from homeTalenta juga menyediakan penawaran spesial melalui program #WFHbukanliburan. Program ini merupakan serangkaian kampanye sebagai bentuk dukungan kami untuk menciptakan iklim bisnis yang tetap produktif meskipun sedang berada di tengah krisis dengan memaksimalkan penggunaan teknologi HRIS.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Talenta di website  Talenta atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Talenta secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan gratis 3 bulan dengan melakukan aktivasi di bulan April 2020.

CTA Talenta


PUBLISHED14 Apr 2020
Delima Meylynda
Delima Meylynda